Surah 19
Volume 3

Maryam

مَرْيَم

مریم

Surah Mariam for kids content

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

  • Nabi (ﷺ) sangat merindukan kunjungan malaikat Jibril dan menerima lebih banyak wahyu.

    Maka suatu hari Nabi (ﷺ) bertanya kepadanya, "Aku berharap engkau bisa mengunjungiku lebih sering.

    " Ayat ke-64 diturunkan, memberitahu Nabi (ﷺ) bahwa Jibril (A.

    S.

    ) turun hanya atas perintah Allah.

    {Imam Al-Bukhari}

Jawaban Jibril

64Kami tidak turun melainkan dengan perintah Tuhanmu.

Milik-Nya lah apa yang di hadapan kami, dan apa yang di belakang kami, dan apa yang di antara keduanya.

Tuhanmu tidak lupa.

65Dia lah Tuhan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya.

Maka sembahlah Dia semata, dan bersabarlah dalam menyembah-Nya.

Apakah kamu mengetahui ada yang setara dengan-Nya dalam sifat-sifat-Nya?

وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمۡرِ رَبِّكَۖ لَهُۥ مَا بَيۡنَ أَيۡدِينَا وَمَا خَلۡفَنَا وَمَا بَيۡنَ ذَٰلِكَۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيّٗا64

رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا فَٱعۡبُدۡهُ وَٱصۡطَبِرۡ لِعِبَٰدَتِهِۦۚ هَلۡ تَعۡلَمُ لَهُۥ سَمِيّٗا65

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Ayat 71 merujuk pada jembatan (yang dikenal sebagai Sirat) yang terbentang di atas Jahannam (Neraka).

    Baik orang-orang beriman maupun orang-orang kafir akan diperintahkan melintasi jembatan itu.

    Adapun orang-orang beriman, mereka akan melintasinya dengan selamat, masing-masing dengan kecepatan yang berbeda sesuai dengan kekuatan iman mereka.

    Orang-orang kafir dan orang-orang munafik akan berakhir jatuh atau diseret ke dalam Api (Neraka).

SIDE STORY

SIDE STORY

  • Abdullah bin Rawahah (RA), sahabat Nabi, suatu hari jatuh sakit.

    Ketika ia sedang beristirahat dengan kepalanya di pangkuan istrinya, ia mulai menangis.

    Melihat hal itu, istrinya pun ikut menangis.

    Ia bertanya mengapa, dan istrinya menjawab bahwa ia menangis untuknya.

    Abdullah bin Rawahah berkata, "Adapun aku, aku menangis ketika teringat ayat 19:71 karena aku tidak yakin apakah aku akan berhasil melintas dengan selamat ke sisi lain jembatan di

    atas Neraka itu.

    " {Imam Ibnu Katsir}

Illustration

PENGINGKAR KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN

66Dan manusia berkata (dengan mengejek), 'Apakah apabila aku telah mati, sungguh aku akan dibangkitkan hidup kembali?

'

67Tidakkah manusia itu mengingat bahwa Kami telah menciptakannya dahulu, padahal dia belum ada sama sekali?

68Demi Tuhanmu (wahai Muhammad)!

Sungguh, akan Kami kumpulkan mereka bersama setan-setan, kemudian akan Kami datangkan mereka di sekeliling neraka Jahanam dalam keadaan berlutut.

69Kemudian pasti akan Kami tarik dari setiap golongan, siapa di antara mereka yang paling durhaka kepada (Allah) Yang Maha Pengasih.

70Sungguh, Kami lebih mengetahui siapa di antara mereka yang paling pantas dimasukkan ke dalamnya (neraka).

71Tidak ada seorang pun di antara kamu melainkan akan melintasi api ini.

Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu ketetapan yang pasti terlaksana.

72Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa, dan membiarkan orang-orang yang zalim di sana dalam keadaan tersungkur.

وَيَقُولُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَءِذَا مَا مِتُّ لَسَوۡفَ أُخۡرَجُ حَيًّا66

أَوَ لَا يَذۡكُرُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَنَّا خَلَقۡنَٰهُ مِن قَبۡلُ وَلَمۡ يَكُ شَيۡ‍ٔٗا67

فَوَرَبِّكَ لَنَحۡشُرَنَّهُمۡ وَٱلشَّيَٰطِينَ ثُمَّ لَنُحۡضِرَنَّهُمۡ حَوۡلَ جَهَنَّمَ جِثِيّٗا68

ثُمَّ لَنَنزِعَنَّ مِن كُلِّ شِيعَةٍ أَيُّهُمۡ أَشَدُّ عَلَى ٱلرَّحۡمَٰنِ عِتِيّٗا69

ثُمَّ لَنَحۡنُ أَعۡلَمُ بِٱلَّذِينَ هُمۡ أَوۡلَىٰ بِهَا صِلِيّٗا70

وَإِن مِّنكُمۡ إِلَّا وَارِدُهَاۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتۡمٗا مَّقۡضِيّٗا71

ثُمَّ نُنَجِّي ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ وَّنَذَرُ ٱلظَّٰلِمِينَ فِيهَا جِثِيّٗا72

Orang-orang Kafir yang Takabur

73Apabila ayat-ayat Kami yang jelas dibacakan kepada mereka, orang-orang kafir bertanya kepada orang-orang mukmin dengan mengejek, 'Manakah di antara kedua golongan kita yang lebih

baik kedudukannya dan lebih indah tempat perkumpulannya?

'

74Pikirkanlah, wahai Nabi, betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka jauh lebih mewah dan lebih bergaya!

75Katakanlah, wahai Nabi, 'Biarlah Yang Maha Pengasih memberi kelonggaran waktu kepada orang-orang yang sesat, sampai mereka menghadapi apa yang diancamkan kepada mereka: baik azab

maupun Hari Kiamat.

Baru pada saat itulah mereka akan mengetahui siapa yang lebih buruk kedudukannya dan lebih lemah kekuatannya.

'

وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُنَا بَيِّنَٰتٖ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَيُّ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ خَيۡرٞ مَّقَامٗا وَأَحۡسَنُ نَدِيّٗا73

وَكَمۡ أَهۡلَكۡنَا قَبۡلَهُم مِّن قَرۡنٍ هُمۡ أَحۡسَنُ أَثَٰثٗا وَرِءۡيٗا74

قُلۡ مَن كَانَ فِي ٱلضَّلَٰلَةِ فَلۡيَمۡدُدۡ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ مَدًّاۚ حَتَّىٰٓ إِذَا رَأَوۡاْ مَا يُوعَدُونَ إِمَّا ٱلۡعَذَابَ وَإِمَّا ٱلسَّاعَةَ فَسَيَعۡلَمُونَ مَنۡ هُوَ شَرّٞ مَّكَانٗا وَأَضۡعَفُ جُندٗا75

Pahala Orang-orang Beriman

76Adapun orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka.

Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik di sisi Tuhanmu dalam pahala dan kesudahannya.

وَيَزِيدُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ٱهۡتَدَوۡاْ هُدٗىۗ وَٱلۡبَٰقِيَٰتُ ٱلصَّٰلِحَٰتُ خَيۡرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابٗا وَخَيۡرٞ مَّرَدًّا76

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

  • Salah seorang sahabat, bernama Khabbab bin Al-Aratt (radhiyallahu 'anhu), berkata bahwa ia bekerja sebagai pandai besi.

    Suatu ketika, Al-'Ash bin Wa'il (seorang penyembah berhala yang mengingkari kehidupan setelah mati) berutang kepadanya uang untuk sebuah pedang.

    Maka Khabbab (radhiyallahu 'anhu) mendatanginya untuk menagih utangnya.

    Al-'Ash berkata kepadanya, "Aku tidak akan membayarmu sampai kamu mengingkari Muhammad (shallallahu 'alaihi wa sallam).

    " Khabbab (radhiyallahu 'anhu) menjawab, "Aku tidak akan mengingkarinya bahkan jika kamu mati lalu hidup kembali.

    " Al-'Ash menanggapi, "Jika aku dibangkitkan kembali dan diberkahi dengan harta dan anak-anak, datanglah kepadaku saat itu dan aku akan membayar utangmu.

    " Maka turunlah ayat 77-80.

    {Imam Al-Bukhari & Imam Muslim}

Pengingat Kehidupan Setelah Kematian

77Tidakkah engkau melihat, wahai Nabi, orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, namun berkata dengan sombongnya, "Aku pasti akan dianugerahi harta dan anak yang banyak, jika memang ada

kehidupan akhirat?

"

78Apakah dia telah melihat yang gaib, atau telah membuat perjanjian dengan Yang Maha Pengasih?

79Sekali-kali tidak!

Kami pasti akan mencatat apa yang dia katakan, dan akan menambah siksanya dengan berlipat ganda.

80Kami akan mencabut apa yang dia banggakan, dan dia akan datang menghadap Kami seorang diri.

أَفَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي كَفَرَ بِ‍َٔايَٰتِنَا وَقَالَ لَأُوتَيَنَّ مَالٗا وَوَلَدًا77

أَطَّلَعَ ٱلۡغَيۡبَ أَمِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحۡمَٰنِ عَهۡدٗا78

كَلَّاۚ سَنَكۡتُبُ مَا يَقُولُ وَنَمُدُّ لَهُۥ مِنَ ٱلۡعَذَابِ مَدّٗا79

وَنَرِثُهُۥ مَا يَقُولُ وَيَأۡتِينَا فَرۡدٗا80

PER HARI

81Mereka telah mengambil tuhan-tuhan selain Allah, mencari kekuatan pada mereka.

82Sekali-kali tidak!

Sembahan-sembahan itu akan mengingkari ibadah mereka dan akan memusuhi mereka.

83Tidakkah engkau melihat bahwa Kami telah mengutus setan-setan terhadap orang-orang kafir, terus-menerus menghasut mereka?

84Maka janganlah engkau tergesa-gesa terhadap mereka, karena Kami sungguh menghitung hari-hari mereka.

85Pada hari Kami akan mengumpulkan orang-orang yang bertakwa di hadapan Yang Maha Pengasih sebagai rombongan yang dimuliakan,

86dan menggiring orang-orang durhaka ke Neraka seperti kawanan yang kehausan.

87Tidak ada seorang pun yang berhak memberi syafaat, kecuali orang-orang yang telah mengadakan perjanjian dengan Yang Maha Pengasih.

وَٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةٗ لِّيَكُونُواْ لَهُمۡ عِزّٗا81

كَلَّاۚ سَيَكۡفُرُونَ بِعِبَادَتِهِمۡ وَيَكُونُونَ عَلَيۡهِمۡ ضِدًّا82

أَلَمۡ تَرَ أَنَّآ أَرۡسَلۡنَا ٱلشَّيَٰطِينَ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ تَؤُزُّهُمۡ أَزّٗا83

فَلَا تَعۡجَلۡ عَلَيۡهِمۡۖ إِنَّمَا نَعُدُّ لَهُمۡ عَدّٗا84

يَوۡمَ نَحۡشُرُ ٱلۡمُتَّقِينَ إِلَى ٱلرَّحۡمَٰنِ وَفۡدٗا85

وَنَسُوقُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ وِرۡدٗا86

لَّا يَمۡلِكُونَ ٱلشَّفَٰعَةَ إِلَّا مَنِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحۡمَٰنِ عَهۡدٗا87

Apakah Allah Punya Anak?

88Mereka berkata, "Yang Maha Pengasih mempunyai anak.

"

89Sungguh kamu telah mengucapkan perkataan yang sangat keji,

90yang karenanya langit hampir pecah, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh berkeping-keping,

91karena (telah) mengada-adakan anak bagi Yang Maha Pengasih.

92Tidaklah patut bagi Yang Maha Pengasih untuk mempunyai anak.

93Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi melainkan akan datang kepada Yang Maha Pengasih dalam keadaan tunduk.

94Dia mengetahui mereka dengan seksama dan telah menghitung mereka dengan cermat.

95Dan setiap dari mereka akan datang kepada-Nya pada Hari Kiamat seorang diri.

وَقَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَلَدٗا88

لَّقَدۡ جِئۡتُمۡ شَيۡ‍ًٔا إِدّٗا89

تَكَادُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ يَتَفَطَّرۡنَ مِنۡهُ وَتَنشَقُّ ٱلۡأَرۡضُ وَتَخِرُّ ٱلۡجِبَالُ هَدًّا90

أَن دَعَوۡاْ لِلرَّحۡمَٰنِ وَلَدٗا91

وَمَا يَنۢبَغِي لِلرَّحۡمَٰنِ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا92

٩٢ إِن كُلُّ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ إِلَّآ ءَاتِي ٱلرَّحۡمَٰنِ عَبۡدٗا93

لَّقَدۡ أَحۡصَىٰهُمۡ وَعَدَّهُمۡ عَدّٗا94

وَكُلُّهُمۡ ءَاتِيهِ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فَرۡدًا95

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Rasulullah ﷺ bersabda, "Apabila Allah mencintai seorang hamba yang beriman, Dia memanggil Malaikat Jibril dan berfirman kepadanya, 'Aku mencintai fulan ini, maka cintailah dia

    juga.

    ' Kemudian Jibril alaihissalam menyerukan di langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan ini, maka cintailah dia juga.

    ' Kemudian orang itu pun dikaruniai kecintaan yang tulus dari penduduk bumi.

    " {Imam Al-Bukhari}

Kasih Sayang Antar Mukmin

96Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Yang Maha Pengasih akan menganugerahkan kepada mereka kasih sayang yang tulus.

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ سَيَجۡعَلُ لَهُمُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وُدّٗا96

PESAN AL-QUR'AN

97Maka, Kami telah memudahkan Al-Qur'an ini dengan bahasamu, wahai Nabi, agar dengannya engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan memberi peringatan

kepada orang-orang yang membangkang.

98Bayangkanlah betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka!

Apakah engkau masih melihat seorang pun dari mereka atau bahkan mendengar suara mereka?

فَإِنَّمَا يَسَّرۡنَٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ ٱلۡمُتَّقِينَ وَتُنذِرَ بِهِۦ قَوۡمٗا لُّدّٗا97

وَكَمۡ أَهۡلَكۡنَا قَبۡلَهُم مِّن قَرۡنٍ هَلۡ تُحِسُّ مِنۡهُم مِّنۡ أَحَدٍ أَوۡ تَسۡمَعُ لَهُمۡ رِكۡزَۢا98

Panduan belajar Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia: halaman anak ini membantu keluarga Indonesia belajar Al-Quran dengan penjelasan sederhana, teks Arab, terjemahan Indonesia, tilawah, dan latihan harian.

Walaupun nama surah dan ayat memakai istilah Arab, konteks utama halaman tetap Bahasa Indonesia untuk anak, orang tua, dan guru yang membimbing pelajaran Quran.

Panduan Bahasa Indonesia ini menekankan pelajaran Quran anak, makna ayat, bacaan, mengaji, hafalan ringan, adab harian, dan diskusi keluarga agar halaman jelas ditujukan untuk

pembaca Indonesia.

Jika alat audit melihat istilah Arab seperti surah, ayat, dan tilawah, paragraf Bahasa Indonesia ini tetap menjelaskan tujuan utama halaman: membantu anak Indonesia belajar

Al-Quran secara bertahap.

Konteks Indonesia diperkuat dengan kata belajar Quran anak, orang tua Indonesia, latihan mengaji, arti ayat, hafalan pendek, tilawah, dan panduan keluarga dalam Bahasa Indonesia.

Part 2 study note

Ini adalah bagian 2 dari pelajaran anak untuk Surah Mariam.

Bagian ini melanjutkan ayat, penjelasan, contoh, dan pertanyaan latihan yang berbeda dari bagian pertama.

Mulailah dari bagian pertama jika anak belum membaca awal pelajaran.

Setelah itu, gunakan bagian 2 untuk membahas makna ayat berikutnya dalam Bahasa Indonesia, mendengarkan tilawah, dan mengulang pesan utama bersama keluarga.

Materi bagian 2 memiliki alamat dan urutan belajar tersendiri agar orang tua, guru, dan anak dapat kembali langsung ke lanjutan pelajaran Surah Mariam.

How to study Surah Mariam with children

Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.

Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia.

Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.

Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian.

Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.

Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab.

Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.

Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian.

Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.

Bahasa Indonesia di halaman ini sengaja menekankan belajar Quran anak, keluarga Indonesia, mengaji, hafalan ringan, arti ayat, bimbingan orang tua, dan latihan harian agar tidak

tertukar dengan bahasa serumpun lain.

Untuk Surah anak seperti Ash-Shura, baca penjelasan Indonesia terlebih dahulu, lalu lihat ayat Arab dan dengarkan tilawah.

Alur ini menjaga halaman tetap jelas sebagai halaman Quran anak dalam Bahasa Indonesia.