Thaha
طه
طٰہٰ
Surah Ṭâ-Hâ for kids content

SIDE STORY
- •
Ini adalah kisah nyata seorang wanita Mesir yang merupakan seorang guru Al-Quran.
Dia berjanji kepada Allah untuk selalu hidup sesuai dengan ayat 84 dari surah ini, yang berbunyi, "Aku bergegas kepada-Mu, ya Tuhanku, agar Engkau berkenan.
" Janji ini berarti dia akan menunaikan salat segera setelah dia mendengar azan (panggilan salat) tanpa menunda-nunda.
Bahkan ketika alarm berbunyi saat Fajar (ketika Setan membisikkan, "Kamu lelah.
Tidurlah sebentar lagi lalu salat nanti.
"), dia akan membaca ayat ini dan melompat dari tempat tidurnya untuk salat.
- •
Suatu hari, suaminya menelepon dan berkata ingin makan mahshi (gulungan daun anggur isi nasi) sepulang kerja.
Jadi dia mulai mengisi daun anggur dan menatanya di dalam panci.
Beberapa lembar daun tersisa ketika azan berkumandang.
Jadi dia meninggalkan dapur dan pergi salat di ruang tamu.
Kemudian, suaminya pulang kerja dalam keadaan lapar dan menemukan mahshi yang belum dimasak di meja dapur.
Dia menjadi sangat marah dan berkata, "Subhanallah!
Kamu bisa saja meluangkan beberapa menit lagi untuk menyelesaikan beberapa lembar daun terakhir, meletakkan panci di atas kompor, lalu pergi salat.
" Tapi dia tidak mendapat jawaban.
Ternyata istrinya telah meninggal dunia dalam keadaan sujud.
- •
Dia bisa saja meninggal di dapur, tetapi Allah merencanakan agar dia meninggal saat salat.
Menurut sebuah hadis dari Nabi (ﷺ), seseorang akan dibangkitkan pada Hari Kiamat dalam keadaan yang sama saat mereka meninggal.
Wanita ini akan dibangkitkan dalam keadaan sujud, yang merupakan suatu kehormatan besar.
Anak Sapi Emas
83Allah berfirman, 'Mengapa engkau datang tergesa-gesa mendahului kaummu, wahai Musa?
'
84Dia menjawab, 'Mereka mengikuti jejakku di belakangku.
Dan aku bersegera kepada-Mu, ya Tuhanku, agar Engkau rida.
'
85Allah berfirman, 'Sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sepeninggalmu, dan Samiri telah menyesatkan mereka.
'
86Maka Musa kembali kepada kaumnya dalam keadaan sangat marah dan kecewa.
Dia berkata, 'Wahai kaumku!
Bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu janji yang baik?
Apakah terlalu lama bagimu masa kepergianku?
Atau apakah kamu memang menghendaki kemurkaan dari Tuhanmu, sehingga kamu melanggar janjimu kepadaku?
'
87Mereka menjawab, 'Kami tidak melanggar janjimu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami dibebani dengan perhiasan emas kaum itu, lalu kami melemparkannya (ke dalam api untuk
dilebur), dan demikian pula Samiri.
'
88Kemudian dia membentuk untuk mereka sebuah berhala yang berbentuk dan bersuara seperti anak sapi.
Mereka berkata, 'Inilah tuhanmu dan tuhan Musa, tetapi dia lupa!
'
89Tidakkah mereka menyadari bahwa ia tidak menjawab mereka, dan ia tidak dapat melindungi atau memberi manfaat kepada mereka?
وَمَآ أَعۡجَلَكَ عَن قَوۡمِكَ يَٰمُوسَىٰ83
قَالَ هُمۡ أُوْلَآءِ عَلَىٰٓ أَثَرِي وَعَجِلۡتُ إِلَيۡكَ رَبِّ لِتَرۡضَىٰ84
قَالَ فَإِنَّا قَدۡ فَتَنَّا قَوۡمَكَ مِنۢ بَعۡدِكَ وَأَضَلَّهُمُ ٱلسَّامِرِيُّ85
فَرَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ غَضۡبَٰنَ أَسِفٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ أَلَمۡ يَعِدۡكُمۡ رَبُّكُمۡ وَعۡدًا حَسَنًاۚ أَفَطَالَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡعَهۡدُ أَمۡ أَرَدتُّمۡ أَن يَحِلَّ عَلَيۡكُمۡ غَضَبٞ مِّن رَّبِّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُم مَّوۡعِدِي86
قَالُواْ مَآ أَخۡلَفۡنَا مَوۡعِدَكَ بِمَلۡكِنَا وَلَٰكِنَّا حُمِّلۡنَآ أَوۡزَارٗا مِّن زِينَةِ ٱلۡقَوۡمِ فَقَذَفۡنَٰهَا فَكَذَٰلِكَ أَلۡقَى ٱلسَّامِرِيُّ87
فَأَخۡرَجَ لَهُمۡ عِجۡلٗا جَسَدٗا لَّهُۥ خُوَارٞ فَقَالُواْ هَٰذَآ إِلَٰهُكُمۡ وَإِلَٰهُ مُوسَىٰ فَنَسِيَ88
أَفَلَا يَرَوۡنَ أَلَّا يَرۡجِعُ إِلَيۡهِمۡ قَوۡلٗا وَلَا يَمۡلِكُ لَهُمۡ ضَرّٗا وَلَا نَفۡعٗا89
Akhlak Harun
90Harun telah memperingatkan mereka sebelumnya, 'Wahai kaumku!
Kalian hanya sedang diuji dengannya.
Tuhanmu yang sebenarnya adalah Yang Maha Pengasih, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku.
'
91Mereka menjawab, 'Kami akan terus menyembahnya sampai Musa kembali kepada kami.
'
92Musa memarahi saudaranya, 'Wahai Harun!
Ketika engkau melihat mereka tersesat, apa yang menghalangimu'
93'untuk mengikutiku?
Bagaimana mungkin engkau mendurhakai perintahku?
'
94Harun menjawab, 'Wahai putra ibuku!
Jangan tarik janggutku atau rambut kepalaku.
Aku sungguh khawatir engkau akan berkata, 'Engkau telah memecah belah Bani Isra'il, dan tidak mengikuti apa yang aku katakan.
''
وَلَقَدۡ قَالَ لَهُمۡ هَٰرُونُ مِن قَبۡلُ يَٰقَوۡمِ إِنَّمَا فُتِنتُم بِهِۦۖ وَإِنَّ رَبَّكُمُ ٱلرَّحۡمَٰنُ فَٱتَّبِعُونِي وَأَطِيعُوٓاْ أَمۡرِي90
قَالُواْ لَن نَّبۡرَحَ عَلَيۡهِ عَٰكِفِينَ حَتَّىٰ يَرۡجِعَ إِلَيۡنَا مُوسَىٰ91
قَالَ يَٰهَٰرُونُ مَا مَنَعَكَ إِذۡ رَأَيۡتَهُمۡ ضَلُّوٓاْ92
أَلَّا تَتَّبِعَنِۖ أَفَعَصَيۡتَ أَمۡرِي93
قَالَ يَبۡنَؤُمَّ لَا تَأۡخُذۡ بِلِحۡيَتِي وَلَا بِرَأۡسِيٓۖ إِنِّي خَشِيتُ أَن تَقُولَ فَرَّقۡتَ بَيۡنَ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ وَلَمۡ تَرۡقُبۡ قَوۡلِي94
Hukuman Samiri
95Musa kemudian bertanya, "Apa yang telah kamu perbuat, wahai Samiri?
"
96Dia berkata, "Aku melihat apa yang tidak mereka lihat, maka aku ambil segenggam (tanah) dari bekas jejak rasul (Jibril), lalu aku melemparkannya ke anak sapi yang telah dibentuk
itu.
Demikianlah yang telah aku perbuat.
"
97Musa berkata, "Pergilah!
Dan sesungguhnya sepanjang hidupmu kamu akan berkata, 'Jangan sentuh aku!
' Dan sesungguhnya bagimu ada janji (azab) yang tidak akan kamu hindari.
Sekarang lihatlah tuhanmu yang terus-menerus kamu sembah itu—kami akan membakarnya, kemudian kami akan menghamburkannya ke laut.
"
98Kemudian Musa berkata kepada kaumnya, "Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.
Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
"
قَالَ فَمَا خَطۡبُكَ يَٰسَٰمِرِيُّ95
قَالَ بَصُرۡتُ بِمَا لَمۡ يَبۡصُرُواْ بِهِۦ فَقَبَضۡتُ قَبۡضَةٗ مِّنۡ أَثَرِ ٱلرَّسُولِ فَنَبَذۡتُهَا وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتۡ لِي نَفۡسِي96
قَالَ فَٱذۡهَبۡ فَإِنَّ لَكَ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ أَن تَقُولَ لَا مِسَاسَۖ وَإِنَّ لَكَ مَوۡعِدٗا لَّن تُخۡلَفَهُۥۖ وَٱنظُرۡ إِلَىٰٓ إِلَٰهِكَ ٱلَّذِي ظَلۡتَ عَلَيۡهِ عَاكِفٗاۖ لَّنُحَرِّقَنَّهُۥ ثُمَّ لَنَنسِفَنَّهُۥ فِي ٱلۡيَمِّ نَسۡفًا97
إِنَّمَآ إِلَٰهُكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۚ وَسِعَ كُلَّ شَيۡءٍ عِلۡمٗا98
Para Pengingkar Al-Qur'an
99Demikianlah Kami menceritakan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah-kisah umat yang telah lalu.
Dan sungguh telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan.
100Barangsiapa berpaling darinya, maka sungguh dia akan memikul beban (dosa) pada hari Kiamat,
101Mereka kekal di dalamnya.
Alangkah buruknya beban yang akan mereka pikul pada hari Kiamat!
102(Ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, dan Kami akan mengumpulkan orang-orang yang berdosa pada hari itu dalam keadaan biru-pucat (karena ketakutan dan kehausan).
103Mereka akan berbisik-bisik di antara mereka sendiri, "Kalian tidak tinggal (di bumi) melainkan hanya sepuluh hari.
"
104Kami lebih mengetahui apa yang mereka ucapkan.
Orang yang paling benar di antara mereka akan berkata, 'Kalian tidak tinggal melainkan sehari saja.
'
كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ مَا قَدۡ سَبَقَۚ وَقَدۡ ءَاتَيۡنَٰكَ مِن لَّدُنَّا ذِكۡرٗا99
مَّنۡ أَعۡرَضَ عَنۡهُ فَإِنَّهُۥ يَحۡمِلُ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وِزۡرًا100
خَٰلِدِينَ فِيهِۖ وَسَآءَ لَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ حِمۡلٗا101
يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِۚ وَنَحۡشُرُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ يَوۡمَئِذٖ زُرۡقٗا102
يَتَخَٰفَتُونَ بَيۡنَهُمۡ إِن لَّبِثۡتُمۡ إِلَّا عَشۡرٗا103
نَّحۡنُ أَعۡلَمُ بِمَا يَقُولُونَ إِذۡ يَقُولُ أَمۡثَلُهُمۡ طَرِيقَةً إِن لَّبِثۡتُمۡ إِلَّا يَوۡمٗا104

Kedahsyatan Hari Kiamat
105Dan jika mereka bertanya kepadamu (wahai Nabi) tentang gunung-gunung, maka katakanlah, "Tuhanku akan menghancurkannya sehancur-hancurnya,"
106meninggalkan bumi rata dan kosong,
107sehingga kamu tidak melihat di sana sedikit pun kebengkokan maupun tonjolan.
108Pada hari itu semua orang akan mengikuti penyeru (untuk berkumpul), tidak ada yang dapat menghindar.
Semua suara akan tunduk di hadapan Yang Maha Pengasih.
Hanya bisikan yang akan terdengar.
109Pada hari itu, tidak ada syafaat (pembelaan) yang berguna, kecuali bagi orang yang telah diberi izin oleh Yang Maha Pengasih dan perkataannya diridai oleh-Nya.
110Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi-Nya.
111Dan semua wajah akan tunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus.
Dan merugilah orang yang memikul kezaliman.
112Dan barang siapa mengerjakan kebajikan dan dia seorang mukmin, maka dia tidak akan takut dizalimi dan tidak pula dikurangi (pahalanya).
وَيَسَۡٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡجِبَالِ فَقُلۡ يَنسِفُهَا رَبِّي نَسۡفٗا105
فَيَذَرُهَا قَاعٗا صَفۡصَفٗا106
لَّا تَرَىٰ فِيهَا عِوَجٗا وَلَآ أَمۡتٗا107
يَوۡمَئِذٖ يَتَّبِعُونَ ٱلدَّاعِيَ لَا عِوَجَ لَهُۥۖ وَخَشَعَتِ ٱلۡأَصۡوَاتُ لِلرَّحۡمَٰنِ فَلَا تَسۡمَعُ إِلَّا هَمۡسٗا108
يَوۡمَئِذٖ لَّا تَنفَعُ ٱلشَّفَٰعَةُ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَرَضِيَ لَهُۥ قَوۡلٗا109
١٠٩ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ وَلَا يُحِيطُونَ بِهِۦ عِلۡمٗا110
وَعَنَتِ ٱلۡوُجُوهُ لِلۡحَيِّ ٱلۡقَيُّومِۖ وَقَدۡ خَابَ مَنۡ حَمَلَ ظُلۡمٗا111
وَمَن يَعۡمَلۡ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَا يَخَافُ ظُلۡمٗا وَلَا هَضۡمٗا112

BACKGROUND STORY
- •
Nabi (ﷺ) sangat antusias menghafal wahyu-wahyu baru Al-Qur'an.
Oleh karena itu, beliau tergesa-gesa membaca ayat-ayat tersebut ketika sedang diwahyukan kepadanya oleh malaikat Jibril (A.
S.
).
Maka beliau diperintahkan untuk bersabar dalam menghafal ayat-ayat tersebut setelah disampaikan dengan sempurna kepadanya.
{Imam Ibnu Katsir}

Wahyu Al-Qur'an
113Dan demikianlah Kami telah menurunkannya sebagai Al-Quran berbahasa Arab, dan Kami telah menjelaskan di dalamnya berbagai macam peringatan, agar mereka bertakwa atau mengambil
pelajaran.
114Maha Tinggi Allah, Raja yang Haq!
Janganlah engkau tergesa-gesa (membaca) Al-Quran sebelum disempurnakan pewahyuannya kepadamu, dan katakanlah, "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.
"
وَكَذَٰلِكَ أَنزَلۡنَٰهُ قُرۡءَانًا عَرَبِيّٗا وَصَرَّفۡنَا فِيهِ مِنَ ٱلۡوَعِيدِ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ أَوۡ يُحۡدِثُ لَهُمۡ ذِكۡرٗا113
فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡحَقُّۗ وَلَا تَعۡجَلۡ بِٱلۡقُرۡءَانِ مِن قَبۡلِ أَن يُقۡضَىٰٓ إِلَيۡكَ وَحۡيُهُۥۖ وَقُل رَّبِّ زِدۡنِي عِلۡمٗا114
IBLIS MELAWAN ADAM
115Dan sungguh, Kami telah berjanji kepada Adam dahulu, tetapi dia lupa, dan Kami tidak mendapati padanya keteguhan.
116Ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kepada Adam,' maka mereka semua sujud kecuali Iblis, dia enggan dan menyombongkan diri.
117Maka Kami berfirman, 'Wahai Adam!
Sesungguhnya ini adalah musuh bagimu dan bagi istrimu.
Maka janganlah dia sampai mengeluarkan kamu berdua dari surga, nanti kamu akan celaka.
'
118Sesungguhnya di sini engkau tidak akan kelaparan dan tidak akan telanjang,
119dan engkau tidak akan kehausan dan tidak akan kepanasan oleh terik matahari.
وَلَقَدۡ عَهِدۡنَآ إِلَىٰٓ ءَادَمَ مِن قَبۡلُ فَنَسِيَ وَلَمۡ نَجِدۡ لَهُۥ عَزۡمٗا115
وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأٓدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ أَبَىٰ116
فَقُلۡنَا يَٰٓـَٔادَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوّٞ لَّكَ وَلِزَوۡجِكَ فَلَا يُخۡرِجَنَّكُمَا مِنَ ٱلۡجَنَّةِ فَتَشۡقَىٰٓ117
إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعۡرَىٰ118
وَأَنَّكَ لَا تَظۡمَؤُاْ فِيهَا وَلَا تَضۡحَىٰ119
Kejatuhan
123Allah berfirman, "Turunlah kamu berdua dari surga, bersama-sama dengan setan, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain.
Maka jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
"
124Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.
125Dia akan berkata, "Ya Tuhanku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulu seorang yang melihat?
"
126Dia (Allah) akan berfirman, "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, tetapi kamu melupakannya.
Maka pada hari ini kamu pun dilupakan.
"
127Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya.
Sungguh, azab akhirat itu lebih pedih dan lebih kekal.
قَالَ ٱهۡبِطَا مِنۡهَا جَمِيعَۢاۖ بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوّٞۖ فَإِمَّا يَأۡتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدٗى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشۡقَىٰ123
وَمَنۡ أَعۡرَضَ عَن ذِكۡرِي فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةٗ ضَنكٗا وَنَحۡشُرُهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ أَعۡمَىٰ124
١٢٤ قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرۡتَنِيٓ أَعۡمَىٰ وَقَدۡ كُنتُ بَصِيرٗا125
قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتۡكَ ءَايَٰتُنَا فَنَسِيتَهَاۖ وَكَذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمَ تُنسَىٰ126
وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي مَنۡ أَسۡرَفَ وَلَمۡ يُؤۡمِنۢ بَِٔايَٰتِ رَبِّهِۦۚ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَشَدُّ وَأَبۡقَىٰٓ127
Peringatan kepada para penyembah berhala
128Tidakkah jelas bagi mereka berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka masih melintasi reruntuhan mereka?
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.
129Sekiranya bukan karena suatu ketetapan yang telah lebih dahulu dari Tuhanmu (wahai Nabi) dan ajal yang telah ditetapkan, niscaya azab telah menimpa mereka.
أَفَلَمۡ يَهۡدِ لَهُمۡ كَمۡ أَهۡلَكۡنَا قَبۡلَهُم مِّنَ ٱلۡقُرُونِ يَمۡشُونَ فِي مَسَٰكِنِهِمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلنُّهَىٰ128
وَلَوۡلَا كَلِمَةٞ سَبَقَتۡ مِن رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامٗا وَأَجَلٞ مُّسَمّٗى129
Nasihat untuk Nabi
130Maka bersabarlah (wahai Nabi) atas apa yang mereka katakan.
Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya, dan bertasbihlah pula pada waktu-waktu malam dan pada kedua ujung siang, agar engkau ridha.
131Janganlah sekali-kali matamu tergiur kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada sebagian dari mereka orang-orang kafir, yaitu perhiasan kehidupan dunia yang Kami uji mereka
dengannya.
Dan karunia Tuhanmu di akhirat jauh lebih baik dan lebih kekal.
132Perintahkanlah keluargamu untuk mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.
Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu.
Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
فَٱصۡبِرۡ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ قَبۡلَ طُلُوعِ ٱلشَّمۡسِ وَقَبۡلَ غُرُوبِهَاۖ وَمِنۡ ءَانَآيِٕ ٱلَّيۡلِ فَسَبِّحۡ وَأَطۡرَافَ ٱلنَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرۡضَىٰ130
وَلَا تَمُدَّنَّ عَيۡنَيۡكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعۡنَا بِهِۦٓ أَزۡوَٰجٗا مِّنۡهُمۡ زَهۡرَةَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا لِنَفۡتِنَهُمۡ فِيهِۚ وَرِزۡقُ رَبِّكَ خَيۡرٞ وَأَبۡقَىٰ131
وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَيۡهَاۖ لَا نَسَۡٔلُكَ رِزۡقٗاۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكَۗ وَٱلۡعَٰقِبَةُ لِلتَّقۡوَىٰ132
Peringatan kepada Orang-orang Musyrik
133Mereka berkata, 'Mengapa dia tidak mendatangkan kepada kami suatu tanda dari Tuhannya!
' Bukankah telah datang kepada mereka bukti kebenaran tentang apa yang ada di dalam kitab-kitab yang terdahulu?
134Sekiranya Kami membinasakan mereka dengan suatu azab sebelum datangnya rasul ini, niscaya mereka akan berkata pada hari Kiamat, 'Ya Tuhan kami!
Mengapa tidak Engkau utus kepada kami seorang rasul, tentu kami akan mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina dan mendapat malu.
'
135Katakanlah (Muhammad), 'Masing-masing dari kami sedang menunggu, maka tunggulah!
Kalian akan segera mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang mendapat petunjuk.
'
وَقَالُواْ لَوۡلَا يَأۡتِينَا بَِٔايَةٖ مِّن رَّبِّهِۦٓۚ أَوَ لَمۡ تَأۡتِهِم بَيِّنَةُ مَا فِي ٱلصُّحُفِ ٱلۡأُولَىٰ133
وَلَوۡ أَنَّآ أَهۡلَكۡنَٰهُم بِعَذَابٖ مِّن قَبۡلِهِۦ لَقَالُواْ رَبَّنَا لَوۡلَآ أَرۡسَلۡتَ إِلَيۡنَا رَسُولٗا فَنَتَّبِعَ ءَايَٰتِكَ مِن قَبۡلِ أَن نَّذِلَّ وَنَخۡزَىٰ134
قُلۡ كُلّٞ مُّتَرَبِّصٞ فَتَرَبَّصُواْۖ فَسَتَعۡلَمُونَ مَنۡ أَصۡحَٰبُ ٱلصِّرَٰطِ ٱلسَّوِيِّ وَمَنِ ٱهۡتَدَىٰ135
How to study Surah Ṭâ-Hâ with children
Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.
Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia. Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.
Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian. Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.
Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab. Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.
Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian. Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.