Surah 30
Volume 4

Bangsa Romawi

الرُّوم

الرُّوم

Surah Ar-Rûm for kids content

LEARNING POINTS

LEARNING POINTS

  • Surah ini mengajarkan orang-orang beriman bahwa kemenangan datang dari Allah.

  • Allah telah memberkahi kita dengan begitu banyak nikmat yang patut kita syukuri.

  • Kenyataan bahwa kita berasal dari latar belakang yang berbeda adalah nikmat dari Allah.

  • Meskipun Allah telah memberi kita banyak nikmat, banyak orang gagal bersyukur kepada-Nya.

  • Para penyembah berhala dicela karena menyamakan tuhan-tuhan palsu mereka dengan Allah.

  • Nabi (ﷺ) dan para sahabatnya diperintahkan untuk selalu bersabar dan teguh dalam iman.

  • Orang-orang zalim akan menyadari pada Hari Kiamat bahwa kehidupan di dunia ini sangat singkat.

Illustration
SIDE STORY

SIDE STORY

  • Dua kekuatan terbesar dunia pada awal abad ke-7 adalah Kekaisaran Romawi dan Persia.

    Ketika mereka berperang pada tahun 614 M, bangsa Romawi mengalami kekalahan telak.

    Orang-orang Mekah sangat gembira karena umat Kristen Romawi dihancurkan oleh bangsa Persia, yang merupakan penyembah berhala seperti mereka.

    Umat Muslim bersedih karena bangsa Romawi memiliki kitab suci dan beriman kepada Tuhan.

  • Tidak lama kemudian, ayat 1-5 dari surah ini diturunkan, menyatakan bahwa bangsa Romawi akan mengalahkan musuh Persia mereka dalam waktu 3-9 tahun.

    Delapan tahun kemudian, bangsa Romawi memenangkan pertempuran penting melawan bangsa Persia pada hari yang sama ketika umat Muslim mengalahkan orang-orang Mekah dalam Perang Badar.

    {Dicatat oleh Imam Ibnu Katsir, Imam Al-Qurtubi, & Imam At-Tabari}

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang ayat 2-4: Kekalahan Romawi begitu telak sehingga tidak ada yang menyangka mereka akan menang lagi, bahkan dalam sejuta tahun

    sekalipun.

    Ayat 4 menyatakan bahwa bangsa Romawi akan menang dalam 3-9 tahun.

  • Menurut ayat 4, ketika kaum Kristen Romawi mengalahkan para penyembah berhala Persia, kaum Muslim juga akan bergembira karena mereka akan mengalahkan para penyembah berhala Mekah

    pada hari yang sama.

    Wilayah Laut Mati (tempat pertempuran antara Romawi dan Persia terjadi) digambarkan dalam ayat 3 sebagai 'adna al-ard' (ادنی الارض) yang berarti 'tanah terdekat (dengan Arabia).

    ' Dalam bahasa Arab, kata 'adna' juga bisa berarti 'titik terendah.

    ' Menurut NASA, "Laut Mati adalah titik terendah di Bumi pada 418 meter di bawah permukaan laut.

    "

  • Seseorang mungkin bertanya, "Jika Allah tahu bahwa bangsa Romawi akan menang setelah 8 tahun, mengapa Dia mengatakan 3-9 tahun?

    " Allah tidak mengatakan 8 tahun hanya karena pelatihan dan persiapan untuk kemenangan akan membutuhkan waktu—itu tidak hanya terjadi pada tahun ke-8.

    Ketika bangsa Romawi menang setelah 8 tahun, itu membuka pintu bagi kemenangan total.

SIDE STORY

SIDE STORY

  • Ketika ayat 1-5 dari surah ini diturunkan, Abu Bakar (R.

    A.

    ) sangat yakin bahwa Romawi akan menang sebagaimana firman Al-Qur'an.

    Ketika para penyembah berhala Mekah menantangnya untuk bertaruh, beliau menyetujuinya.

    Taruhan belum diharamkan pada waktu itu.

    Mereka berkata kepadanya, "3-9 tahun adalah jangka waktu yang panjang.

    Mari kita jadikan 6 tahun.

    Jadi, jika Romawi menang dalam 6 tahun, kamu menang.

    Jika tidak, kamu kalah.

    " Ketika 6 tahun berlalu tanpa kemenangan Romawi, Abu Bakar (R.

    A.

    ) harus membayar.

  • Nabi (ﷺ) memberitahunya bahwa ayat-ayat tersebut menyebutkan 3-9 tahun, bukan 6.

    Beliau kemudian memintanya untuk memperpanjang jangka waktu dan meningkatkan taruhan.

    Dua tahun kemudian, Persia dihancurkan oleh Romawi, dan Abu Bakar (R.

    A.

    ) memenangkan taruhan.

    Ketika beliau membawa uang itu kepada Nabi (ﷺ), beliau (ﷺ) bersabda bahwa taruhan telah diharamkan dan uang itu harus disedekahkan.

    {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir, Imam Al-Qurtubi, & Imam At-Tirmidzi}

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Seseorang mungkin bertanya, "Jika taruhan itu haram, mengapa dulu diperbolehkan di Makkah?

    " Sebagaimana yang kami sebutkan dalam Pendahuluan buku ini, surah-surah yang diturunkan di Makkah berfokus pada pembangunan iman kaum mukmin, termasuk keyakinan pada Tuhan Yang

    Maha Esa, kemampuan Allah untuk menciptakan dan menghidupkan kembali setiap orang untuk dihakimi, pahala bagi orang-orang beriman, hukuman bagi para pendusta, dan kengerian Hari

    Kiamat.

    Setelah fondasi iman kokoh dan kaum Muslimin hijrah ke Madinah, mereka diperintahkan untuk berpuasa di bulan Ramadan dan menunaikan haji, serta praktik-praktik tertentu menjadi

    haram, seperti judi dan minum minuman keras.

    Menurut 'Aisyah (R.

    A.

    ), istri Nabi (ﷺ), jika praktik-praktik ini dilarang sejak awal (ketika orang-orang masih dalam tahap awal keimanan), akan sangat sulit bagi banyak orang untuk menerima Islam.

    {Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari}

  • Sekarang, penting untuk memahami bahwa seorang Muslim hanya dapat menghasilkan uang dengan menjual sesuatu (seperti makanan) atau menyediakan jasa (seperti memperbaiki mobil

    seseorang).

    Haram hukumnya mendapatkan uang tanpa imbalan apa pun, kecuali jika itu adalah sesuatu seperti hadiah.

    Inilah sebabnya seorang Muslim tidak diperbolehkan berjudi atau mengambil riba.

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Manusia selalu terpesona dengan apa yang akan terjadi di masa depan.

    Rasa ingin tahu ini dapat membuat kita terlalu memikirkan hari esok, yang sering kali mengalihkan perhatian kita dari menikmati masa kini.

    Dalam beberapa kasus, obsesi ini bahkan menyebabkan orang melakukan hal-hal haram (terlarang) untuk mencoba mencari tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

  • Illustration
  • Banyak orang mencari mereka yang mengaku bisa melihat masa depan.

    Beberapa mengunjungi pembaca garis tangan yang mengatakan mereka bisa meramal nasib Anda dengan melihat garis-garis di telapak tangan Anda.

    Yang lain menaruh kepercayaan pada takhayul, percaya bahwa menghindari hal-hal seperti kucing hitam, angka 13, atau cermin pecah akan menjaga mereka tetap aman.

    Untuk melindungi diri dari bahaya di masa depan dan membawa keberuntungan, beberapa orang memakai jimat atau azimat.

    Ini bisa menjadi keyakinan yang sangat pribadi.

    Misalnya, penulis teks ini berbagi cerita tentang ibunya yang memakaikan azimat padanya ketika ia masih kecil.

    Ketika ia akhirnya membukanya karena rasa ingin tahu, ia menemukan bahwa itu hanyalah selembar kertas dengan beberapa tulisan coretan, sebuah koin tua, dan beberapa biji-bijian.

    Ia menyadari bahwa Allah adalah satu-satunya pelindung, dan azimat itu sama sekali tidak berdaya.

    Orang-orang juga beralih ke horoskop, yang mengklaim dapat memprediksi masa depan berdasarkan posisi planet pada saat kelahiran mereka.

    Ramalan-ramalan ini biasanya sangat umum dan dapat berlaku untuk hampir semua orang.

  • Sepanjang sejarah, ada 'peramal' terkenal yang berpura-pura melihat masa depan.

    Salah satu yang paling terkenal adalah Nostradamus, seorang dokter Prancis yang meninggal pada tahun 1566 Masehi.

    Ia menerbitkan sebuah buku ramalan, tetapi prediksinya sangat umum sehingga para pengikutnya selalu dapat menemukan cara untuk mengaitkannya dengan peristiwa sejarah.

    Namun, setiap kali ia menyebutkan detail spesifik seperti suatu negara atau tahun, ramalannya gagal total.

    Misalnya, ia meramalkan bahwa pada Juli 1999, 'Raja Teror' akan datang dari langit, menyebabkan kehancuran global, tetapi tidak ada yang terjadi.

    Demikian pula, banyak peramal modern (termasuk beberapa di dunia Muslim) meramalkan bahwa tahun 2020 akan menjadi 'tahun yang luar biasa'.

    Namun, tahun 2020 ternyata menjadi salah satu tahun terburuk dalam sejarah baru-baru ini, dengan kebakaran hutan yang menghancurkan, pandemi global, dan penguncian wilayah yang

    meluas.

    Peristiwa-peristiwa ini membuktikan betapa tidak dapat diandalkannya ramalan manusia.

    Terkadang kita mungkin memiliki firasat kuat bahwa sesuatu akan terjadi, dan itu memang terjadi.

    Ini bisa menjadi ilham dari Allah atau hanya tebakan yang baik.

    Tetapi kita tidak boleh mengandalkan perasaan ini untuk memprediksi masa depan, karena hanya Allah yang mengetahui yang gaib.

  • Illustration
WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Sebagai Muslim, kita tahu bahwa tidak ada yang mengetahui masa depan kecuali Allah.

    Terkadang Dia mengungkapkan beberapa peristiwa masa depan kepada Muhammad (ﷺ) untuk membuktikan bahwa beliau adalah seorang nabi (72:26-27).

    Beberapa peristiwa ini disebutkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, dengan rincian spesifik, seperti nama, waktu, atau tempat.

    Misalnya, bangsa Romawi akan menang 3-9 tahun setelah kekalahan telak mereka (30:1-5).

  • Illustration
  • Musyrikin Mekah akan dikalahkan di Badar (54:45).

  • Kaum Muslimin akan memasuki Masjidil Haram di Mekah untuk 'umrah (48:27).

  • Abu Lahab dan istrinya akan mati dalam keadaan kafir (111:1-5).

  • Tidak seorang pun akan pernah menandingi gaya bahasa Al-Qur'an (2:23-24).

  • Nabi (ﷺ) bersabda bahwa sebelum akhir zaman, orang-orang Arab (salah satu kaum termiskin di bumi pada masanya) akan menjadi begitu kaya sehingga mereka akan saling berlomba

    membangun gedung tertinggi.

    (Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim) Mudah dipahami mengapa para penyembah berhala mengolok-olok Nabi (ﷺ) ketika beliau mengatakan sesuatu yang berani seperti ini

    tentang orang-orang Arab yang tidak berdaya pada masanya, yang hidup di tenda-tenda.

    Mereka tidak akan menantang beliau jika beliau menyebutkan bangsa Mesir, Romawi, atau Persia, yang merupakan peradaban kaya yang dikenal karena membangun struktur besar.

    Menariknya, 'Menara Jam' di Makkah (setinggi 601 meter) menjadi gedung tertinggi di dunia pada tahun 2012.

    Dua tahun kemudian, 'Burj Khalifa' (828 meter) dibangun di Dubai.

    Tak lama setelah itu, seorang pengusaha yang sangat kaya di Arab Saudi mengumumkan bahwa ia akan membangun 'Kingdom Tower' (sekarang disebut 'Jeddah Tower'), sebuah gedung yang

    lebih tinggi (1.

    000 meter).

  • Beliau (ﷺ) bersabda, "Hari Kiamat tidak akan tiba sampai tanah Arab (yang sebagian besar gurun) menjadi hutan dan sungai seperti sediakala.

    " (Diriwayatkan oleh Imam Muslim) Menurut artikel BBC baru-baru ini, para peneliti Barat telah mengungkapkan bahwa Arab dulunya adalah 'surga' dengan sungai-sungai yang mengalir

    sekitar 160.

    000 tahun yang lalu.

  • Beliau (ﷺ) bersabda bahwa Islam akan menyebar ke negeri-negeri yang telah diperintah oleh dua kekaisaran terbesar pada masanya (Romawi dan Persia), seperti Suriah, Turki, Mesir,

    Yaman, dan banyak lainnya.

    (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad & Imam Muslim)

  • Beliau (ﷺ) mengunjungi medan perang sesaat sebelum Perang Badar dan menunjukkan kepada para sahabatnya lokasi persis di mana setiap musuh Makkah beliau akan mati.

    'Umar (R.

    A.

    ) bersumpah demi Allah bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang meleset dari tempatnya.

    (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)

  • Sesaat sebelum beliau (ﷺ) wafat, beliau memberitahu putrinya Fatimah (R.

    A.

    ) (yang baru berusia 27 tahun) bahwa ia akan menjadi anggota keluarga pertama yang meninggal setelah beliau.

    Ia wafat hanya 6 bulan setelah kematian beliau.

    (Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim)

Dari Kekalahan Menuju Kemenangan

1Alif-Lam-Mim.

2Romawi telah dikalahkan

3di negeri yang dekat.

Namun setelah kekalahan mereka, mereka akan menang.

4dalam waktu tiga sampai sembilan tahun.

Segala urusan adalah milik Allah, sebelum dan sesudah (kemenangan itu).

Dan pada hari itu bergembiralah orang-orang mukmin

5karena pertolongan Allah.

Dia menolong siapa yang Dia kehendaki.

Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang.

6Ini adalah janji Allah.

Dan Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.

Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

7Mereka hanya mengetahui yang lahir dari kehidupan dunia, tetapi mereka lalai tentang akhirat.

الٓمٓ1

غُلِبَتِ ٱلرُّومُ2

فِيٓ أَدۡنَى ٱلۡأَرۡضِ وَهُم مِّنۢ بَعۡدِ غَلَبِهِمۡ سَيَغۡلِبُونَ3

فِي بِضۡعِ سِنِينَۗ لِلَّهِ ٱلۡأَمۡرُ مِن قَبۡلُ وَمِنۢ بَعۡدُۚ وَيَوۡمَئِذٖ يَفۡرَحُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ4

بِنَصۡرِ ٱللَّهِۚ يَنصُرُ مَن يَشَآءُۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ5

وَعۡدَ ٱللَّهِۖ لَا يُخۡلِفُ ٱللَّهُ وَعۡدَهُۥ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ6

يَعۡلَمُونَ ظَٰهِرٗا مِّنَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ عَنِ ٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ غَٰفِلُونَ7

Seruan untuk Insaf kepada Orang-orang Kafir

8Tidakkah mereka memperhatikan keberadaan diri mereka sendiri?

Allah tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan suatu tujuan dan waktu yang ditentukan.

Padahal kebanyakan manusia mengingkari pertemuan dengan Tuhan mereka!

9Tidakkah mereka berjalan di muka bumi, lalu mereka melihat bagaimana akibat orang-orang yang dibinasakan sebelum mereka?

Mereka lebih kuat kekuatannya, dan mereka telah mengolah bumi serta memakmurkannya lebih banyak daripada yang dapat dilakukan oleh mereka ini.

Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan bukti-bukti yang nyata.

Allah sekali-kali tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.

10Kemudian akibat orang-orang yang berbuat jahat adalah seburuk-buruknya, karena mereka mendustakan dan memperolok-olokkan ayat-ayat Allah.

أَوَ لَمۡ يَتَفَكَّرُواْ فِيٓ أَنفُسِهِمۗ مَّا خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَمَا بَيۡنَهُمَآ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ وَأَجَلٖ مُّسَمّٗىۗ وَإِنَّ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِ بِلِقَآيِٕ رَبِّهِمۡ لَكَٰفِرُونَ8

أَوَ لَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَيَنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ كَانُوٓاْ أَشَدَّ مِنۡهُمۡ قُوَّةٗ وَأَثَارُواْ ٱلۡأَرۡضَ وَعَمَرُوهَآ أَكۡثَرَ مِمَّا عَمَرُوهَا وَجَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِۖ فَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ9

ثُمَّ كَانَ عَٰقِبَةَ ٱلَّذِينَ أَسَٰٓـُٔواْ ٱلسُّوٓأَىٰٓ أَن كَذَّبُواْ بِ‍َٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَكَانُواْ بِهَا يَسۡتَهۡزِءُونَ10

Para Pendurhaka pada Hari Kiamat

11Allah-lah Yang memulai penciptaan, kemudian menghidupkannya kembali.

Dan kemudian kalian semua akan dikembalikan kepada-Nya.

12Pada hari (ketika) Kiamat itu datang, orang-orang durhaka akan sangat putus asa.

13Tidak ada seorang pun dari sesembahan mereka yang akan berbicara membela mereka, dan mereka akan sepenuhnya mengingkarinya.

ٱللَّهُ يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ11

وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يُبۡلِسُ ٱلۡمُجۡرِمُونَ12

وَلَمۡ يَكُن لَّهُم مِّن شُرَكَآئِهِمۡ شُفَعَٰٓؤُاْ وَكَانُواْ بِشُرَكَآئِهِمۡ كَٰفِرِينَ13

Yang Diberkahi dan Yang Celaka

14Dan pada hari Kiamat tiba, manusia akan terbagi.

15Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan bergembira di dalam surga.

16Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami serta pertemuan akhirat, mereka akan terperangkap dalam azab.

وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يَوۡمَئِذٖ يَتَفَرَّقُونَ14

فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَهُمۡ فِي رَوۡضَةٖ يُحۡبَرُونَ15

وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بِ‍َٔايَٰتِنَا وَلِقَآيِٕ ٱلۡأٓخِرَةِ فَأُوْلَٰٓئِكَ فِي ٱلۡعَذَابِ مُحۡضَرُونَ16

Menjaga Salat

17Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu petang dan di waktu pagi.

18Segala puji bagi-Nya di langit dan di bumi, demikian pula di waktu sore dan di waktu zuhur.

فَسُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ حِينَ تُمۡسُونَ وَحِينَ تُصۡبِحُونَ17

وَلَهُ ٱلۡحَمۡدُ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَعَشِيّٗا وَحِينَ تُظۡهِرُونَ18

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Dalam ayat 19, Allah berfirman bahwa Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup.

    Ini bisa berarti bahwa Dia mengeluarkan tumbuhan dari biji dan mengeluarkan biji dari tumbuhan.

    Dia mengeluarkan ayam dari telur dan mengeluarkan telur dari ayam.

    Dia mengeluarkan orang-orang beriman (seperti Ibrahim (A.

    S.

    )) dari orang-orang kafir (seperti ayah Ibrahim) dan mengeluarkan orang-orang kafir (seperti putra Nuh (A.

    S.

    )) dari orang-orang beriman (seperti Nuh (A.

    S.

    )).

    {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir & Imam Al-Qurtubi}

  • Illustration

Kekuasaan Allah atas Hidup dan Mati

19Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mati dari yang hidup.

Dan Dia menghidupkan bumi setelah matinya.

Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).

يُخۡرِجُ ٱلۡحَيَّ مِنَ ٱلۡمَيِّتِ وَيُخۡرِجُ ٱلۡمَيِّتَ مِنَ ٱلۡحَيِّ وَيُحۡيِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَاۚ وَكَذَٰلِكَ تُخۡرَجُونَ19

Ayat-ayat Allah

20Salah satu tanda-tanda-Nya adalah bahwa Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba umat manusia kalian telah tersebar di muka bumi.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ثُمَّ إِذَآ أَنتُم بَشَرٞ تَنتَشِرُونَ20

Tanda-tanda Allah

21Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, agar kamu merasa tenteram kepadanya.

Dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٰجٗا لِّتَسۡكُنُوٓاْ إِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَكُم مَّوَدَّةٗ وَرَحۡمَةًۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ21

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Menurut ayat 22, merupakan rahmat bahwa kita memiliki penampilan yang berbeda, berbicara bahasa yang berbeda, dan memiliki budaya yang berbeda.

    Bayangkan jika kita semua makan makanan yang sama setiap hari—bukankah itu akan sangat membosankan?

    Bayangkan jika kita semua terlihat sama—bukankah itu akan sangat membingungkan?

    Bayangkan jika kita semua memiliki sidik jari yang sama.

    Jika salah satu dari kita merampok bank, bagaimana mereka akan mengetahui pencurinya bahkan jika ada kamera di seluruh bank?

    Bayangkan jika kita semua memiliki budaya yang sama—kita tidak akan menikmati semua budaya menakjubkan yang ditawarkan dunia.

    Bayangkan jika kita semua berbicara bahasa yang sama, penerjemah seperti saya akan kehilangan pekerjaan.

  • Illustration

Tanda-tanda Allah

22Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, dan perbedaan bahasa-bahasa kalian serta warna kulit kalian.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berilmu.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ خَلۡقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفُ أَلۡسِنَتِكُمۡ وَأَلۡوَٰنِكُمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّلۡعَٰلِمِينَ22

Tanda-tanda Allah

23Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah tidurmu di waktu malam dan siang untuk beristirahat, serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya di kedua waktu itu.

Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ مَنَامُكُم بِٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ وَٱبۡتِغَآؤُكُم مِّن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَسۡمَعُونَ23

Tanda-tanda Allah

24Dan di antara tanda-tanda-Nya adalah Dia memperlihatkan kepadamu kilat, yang menimbulkan harapan dan ketakutan.

Dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi setelah matinya.

Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ يُرِيكُمُ ٱلۡبَرۡقَ خَوۡفٗا وَطَمَعٗا وَيُنَزِّلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَيُحۡيِۦ بِهِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَآۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ24

Tanda-tanda Allah

25Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah berdirinya langit dan bumi dengan perintah-Nya.

Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur).

26Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan di bumi.

Semuanya tunduk patuh kepada-Nya.

27Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya (menghidupkannya kembali), dan itu lebih mudah bagi-Nya.

Dan bagi-Nyalah sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi.

Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَن تَقُومَ ٱلسَّمَآءُ وَٱلۡأَرۡضُ بِأَمۡرِهِۦۚ ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمۡ دَعۡوَةٗ مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ إِذَآ أَنتُمۡ تَخۡرُجُونَ25

وَلَهُۥ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ كُلّٞ لَّهُۥ قَٰنِتُونَ26

وَهُوَ ٱلَّذِي يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ أَهۡوَنُ عَلَيۡهِۚ وَلَهُ ٱلۡمَثَلُ ٱلۡأَعۡلَىٰ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ27

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

  • Kaum Mekah menyembah berhala, menyamakan mereka dengan Allah.

    Maka dalam ayat 28-29 di bawah ini, Allah bertanya kepada mereka, jika kalian tidak mengizinkan budak-budak kalian setara dengan kalian, bagaimana mungkin Allah mengizinkan

    ciptaan-Nya setara dengan-Nya?

    Jika kalian tidak berbagi kekayaan kalian dengan budak-budak kalian, bagaimana mungkin Allah memberikan bagian dari kerajaan-Nya kepada berhala-berhala yang tidak berguna itu?

  • Illustration
  • Dialah Yang menciptakan alam semesta dan menciptakan manusia.

    Dia memberkahi mereka dengan suami dan istri serta anak-anak.

    Dia mengurus setiap orang dan segala sesuatu.

    Bagaimana mereka bisa mengatakan Dia memiliki sekutu?

    Bagaimana mereka bisa menyembah mereka selain Dia?

    Bagaimana mereka bisa mengatakan Dia tidak mampu menghidupkan mereka kembali?

Contoh untuk para Penyembah Berhala

28Dia memberi kalian perumpamaan dari diri kalian sendiri: Apakah kalian akan menjadikan sebagian dari budak-budak yang kalian miliki sebagai sekutu yang setara dalam apa yang telah

Kami rezekikan kepada kalian, sehingga kalian memperlakukan mereka sebagaimana kalian memperlakukan orang-orang merdeka di antara kalian?

Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda bagi kaum yang memahami.

29Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu hanya mengikuti hawa nafsu mereka tanpa ilmu.

Maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah?

Dan bagi mereka tidak ada penolong.

ضَرَبَ لَكُم مَّثَلٗا مِّنۡ أَنفُسِكُمۡۖ هَل لَّكُم مِّن مَّا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُم مِّن شُرَكَآءَ فِي مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ فَأَنتُمۡ فِيهِ سَوَآءٞ تَخَافُونَهُمۡ كَخِيفَتِكُمۡ أَنفُسَكُمۡۚ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ28

بَلِ ٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ أَهۡوَآءَهُم بِغَيۡرِ عِلۡمٖۖ فَمَن يَهۡدِي مَنۡ أَضَلَّ ٱللَّهُۖ وَمَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ29

How to study Surah Ar-Rûm with children

Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.

Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia. Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.

Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian. Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.

Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab. Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.

Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian. Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.