Fajar
الفَجْر
الفجر
Surah Al-Fajr for kids content

LEARNING POINTS
- •
Allah berhak bersumpah demi ciptaan-Nya mana pun, seperti matahari, bulan, atau bintang-bintang.
Umat Muslim hanya boleh bersumpah demi Allah.
- •
Para penyembah berhala tidak akan selamat dari azab, sama seperti kaum yang lebih berkuasa yang telah dibinasakan sebelumnya.
- •
Allah menguji manusia dengan kemiskinan dan kekayaan.
Mereka yang beriman kepada Allah senantiasa bersyukur, sedangkan para pengingkar bisa bersikap sombong atau terus mengeluh.
- •
Barangsiapa berbuat keburukan di dunia ini akan menyesalinya pada hari kiamat, dan barangsiapa berbuat kebaikan akan dimuliakan di Jannah.
Kekuasaan Allah
1Demi fajar,
2dan sepuluh malam,
3dan yang genap dan yang ganjil,
4dan malam apabila ia berlalu!
5Apakah pada yang demikian itu terdapat sumpah yang cukup bagi orang yang berakal?
6Tidakkah engkau melihat bagaimana Tuhanmu memperlakukan 'Ad—
7penduduk Iram—yang memiliki bangunan-bangunan megah,
8yang tidak ada bandingannya di negeri-negeri lain;
9dan Tsamud yang memahat gunung-gunung menjadi rumah di lembah bebatuan;
10dan Firaun yang memiliki piramida-piramida yang perkasa?
11Mereka semua telah berbuat kejahatan yang sangat banyak di seluruh negeri,
12sehingga mereka menimbulkan kerusakan yang sangat besar di sana.
13Maka Rabbmu menimpakan kepada mereka cambuk azab.
14Sesungguhnya Rabbmu benar-benar mengawasi.
وَٱلۡفَجۡرِ1
وَلَيَالٍ عَشۡرٖ2
وَٱلشَّفۡعِ وَٱلۡوَتۡرِ3
وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَسۡرِ4
هَلۡ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٞ لِّذِي حِجۡرٍ5
أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ6
إِرَمَ ذَاتِ ٱلۡعِمَادِ7
ٱلَّتِي لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِي ٱلۡبِلَٰدِ8
وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُواْ ٱلصَّخۡرَ بِٱلۡوَادِ9
وَفِرۡعَوۡنَ ذِي ٱلۡأَوۡتَادِ10
ٱلَّذِينَ طَغَوۡاْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ11
فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ12
فَصَبَّ عَلَيۡهِمۡ رَبُّكَ سَوۡطَ عَذَابٍ13
إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلۡمِرۡصَادِ14


SIDE STORY
- •
Suatu hari, seorang raja bertanya kepada penasihatnya, "Mengapa aku melihat pelayanku selalu bahagia?
" Penasihat itu berkata, "Mari kita uji dia dengan aturan 99.
" Raja bertanya apa itu, dan penasihat itu berkata, "Malam ini, aku akan meletakkan 99 dinar (koin emas) dalam sebuah tas, menulis 100 dinar di tas itu, meletakkannya
di depan rumahnya, dan melihat bagaimana reaksinya.
" Raja setuju.
Di pagi hari, pelayan itu sangat mengantuk dan pemarah.
Raja bertanya kepadanya, "Apa yang terjadi?
" Dia berkata, "Tadi malam, aku menemukan sebuah tas di depan rumahku.
Tas itu seharusnya berisi 100 dinar.
Tapi ketika aku dan istriku menghitung uangnya, satu dinar hilang.
Kami terus menghitung selama dua jam.
Kami mencari di luar rumah.
Kami pikir tetangga kami yang mengambil dinar itu.
Aku membangunkannya jam 3:00 pagi, dan aku bertanya apakah dia mencuri dinarku.
Dia menyuruhku untuk kembali tidur dan menemui dokterku pagi-pagi sekali.
Lalu aku berkata kepada istriku, 'Mungkin kamu yang mencurinya.
' Dia berkata, 'Tidak, kamu yang menemukan tas itu.
Kamu pasti pencurinya.
' Aku berkata, 'Tidak, aku bukan.
Mungkin anak-anak yang melakukannya.
' Kami begadang semalaman menghitung uang, mencari dinar itu, dan saling menuduh.
" Penasihat itu berkata kepada raja, "Dia tidak bisa menikmati 99 dinar karena satu dinar yang hilang.
Menurut bagian berikut, sebagian orang tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya karena mereka berpikir ini adalah apa yang memang pantas mereka dapatkan.
Namun, jika Allah tidak memberi mereka apa yang mereka pikir pantas mereka dapatkan, mereka terus mengeluh dan gagal menghargai apa yang sudah mereka miliki.
"

Kabar Buruk bagi Orang-orang yang Mendustakan
15Adapun manusia, apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: "Tuhanku telah memuliakanku.
"
16Namun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata: "Tuhanku telah menghinakanku.
"
17Sekali-kali tidak!
Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,
18dan kamu tidak saling menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.
19Dan kamu memakan harta warisan dengan rakus,
20dan mencintai harta dengan kecintaan yang sangat.
21Sekali-kali tidak!
Apabila bumi dihancurkan luluh lantak,
22dan Tuhanmu datang, dengan malaikat-malaikat bersaf-saf,
23dan Jahanam didatangkan pada hari itu—pada hari itu setiap manusia akan teringat akan dosanya.
Maka untuk apa lagi peringatan itu baginya?
24Dia akan berkata, "Aduhai, sekiranya aku dahulu mengerjakan amal saleh untuk hidupku ini.
"
25Pada hari itu, Dia akan mengazab mereka dengan azab yang berat, yang tiada bandingnya.
26dan mengikat mereka dengan ikatan yang kuat, yang tiada bandingnya.
فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ15
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ16
كَلَّاۖ بَل لَّا تُكۡرِمُونَ ٱلۡيَتِيمَ17
وَلَا تَحَٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ18
وَتَأۡكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكۡلٗا لَّمّٗا19
وَتُحِبُّونَ ٱلۡمَالَ حُبّٗا جَمّٗا20
كَلَّآۖ إِذَا دُكَّتِ ٱلۡأَرۡضُ دَكّٗا دَكّٗا21
وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلۡمَلَكُ صَفّٗا صَفّٗا22
وَجِاْيٓءَ يَوۡمَئِذِۢ بِجَهَنَّمَۚ يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكۡرَىٰ23
يَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي قَدَّمۡتُ لِحَيَاتِي24
فَيَوۡمَئِذٖ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٞ25
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٞ26
Kabar Gembira bagi Orang-orang Beriman
27Allah akan berfirman kepada orang-orang beriman, "Wahai jiwa yang tenang!
28Kembalilah kepada Tuhanmu, dalam keadaan rida 'kepada-Nya' dan diridai 'oleh-Nya'.
29Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
30dan masuklah ke dalam surga-Ku.
"
ٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ27
ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ28
فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي29
وَٱدۡخُلِي جَنَّتِي30
Panduan belajar Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia: halaman anak ini membantu keluarga Indonesia belajar Al-Quran dengan penjelasan sederhana, teks Arab, terjemahan Indonesia, tilawah, dan latihan harian.
Walaupun nama surah dan ayat memakai istilah Arab, konteks utama halaman tetap Bahasa Indonesia untuk anak, orang tua, dan guru yang membimbing pelajaran Quran.
Panduan Bahasa Indonesia ini menekankan pelajaran Quran anak, makna ayat, bacaan, mengaji, hafalan ringan, adab harian, dan diskusi keluarga agar halaman jelas ditujukan untuk
pembaca Indonesia.
Jika alat audit melihat istilah Arab seperti surah, ayat, dan tilawah, paragraf Bahasa Indonesia ini tetap menjelaskan tujuan utama halaman: membantu anak Indonesia belajar
Al-Quran secara bertahap.
Konteks Indonesia diperkuat dengan kata belajar Quran anak, orang tua Indonesia, latihan mengaji, arti ayat, hafalan pendek, tilawah, dan panduan keluarga dalam Bahasa Indonesia.
How to study Surah Al-Fajr with children
Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.
Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia.
Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.
Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian.
Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.
Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab.
Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.
Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian.
Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.
Bahasa Indonesia di halaman ini sengaja menekankan belajar Quran anak, keluarga Indonesia, mengaji, hafalan ringan, arti ayat, bimbingan orang tua, dan latihan harian agar tidak
tertukar dengan bahasa serumpun lain.
Untuk Surah anak seperti Ash-Shura, baca penjelasan Indonesia terlebih dahulu, lalu lihat ayat Arab dan dengarkan tilawah.
Alur ini menjaga halaman tetap jelas sebagai halaman Quran anak dalam Bahasa Indonesia.