Yusuf
يُوسُف
یُوسُف
Surah Yûsuf for kids content
Kabar Gembira
94Ketika kafilah itu berangkat 'dari Mesir', ayah mereka berkata 'kepada orang-orang di sekelilingnya', 'Kalian mungkin akan mengira aku telah kehilangan akal, tetapi aku benar-benar
mencium bau Yusuf.
'
95Mereka menjawab, 'Demi Allah!
Engkau masih dalam khayalanmu yang lama.
'
96Tetapi ketika pembawa kabar gembira itu tiba, dia meletakkan baju itu ke wajah Ya'qub, maka seketika itu juga dia dapat melihat.
Ya'qub kemudian berkata 'kepada anak-anaknya', 'Bukankah sudah kukatakan kepada kalian bahwa aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kalian ketahui?
'
97Mereka memohon, 'Wahai ayah kami!
Mohonkanlah ampunan bagi dosa-dosa kami.
Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah.
'
98Dia berkata, 'Aku akan segera memohonkan ampun kepada Tuhanku untuk kalian.
²⁴ Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
'
وَلَمَّا فَصَلَتِ ٱلۡعِيرُ قَالَ أَبُوهُمۡ إِنِّي لَأَجِدُ رِيحَ يُوسُفَۖ لَوۡلَآ أَن تُفَنِّدُونِ94
قَالُواْ تَٱللَّهِ إِنَّكَ لَفِي ضَلَٰلِكَ ٱلۡقَدِيمِ95
فَلَمَّآ أَن جَآءَ ٱلۡبَشِيرُ أَلۡقَىٰهُ عَلَىٰ وَجۡهِهِۦ فَٱرۡتَدَّ بَصِيرٗاۖ قَالَ أَلَمۡ أَقُل لَّكُمۡ إِنِّيٓ أَعۡلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ96
قَالُواْ يَٰٓأَبَانَا ٱسۡتَغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَآ إِنَّا كُنَّا خَٰطِِٔينَ97
قَالَ سَوۡفَ أَسۡتَغۡفِرُ لَكُمۡ رَبِّيٓۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ98

WORDS OF WISDOM
- •
Sebagaimana telah kami sebutkan dalam Surah 38, Yaqub (AS), istrinya, dan 11 putranya bersujud kepada Yusuf (AS).
Hal ini diizinkan pada masa itu sebagai tanda penghormatan, bukan sebagai tindakan ibadah.
Demikian pula, para malaikat diperintahkan untuk bersujud kepada Adam (AS), sebagaimana disebutkan dalam Surah 2.
Aturan ini diubah pada masa Nabi Muhammad (ﷺ), dan kini, sebagai Muslim, kita hanya bersujud kepada Allah.
Mimpi Yusuf Terwujud
99Ketika mereka datang kepada Yusuf, dia menyambut kedua orang tuanya dengan ramah dan berkata, 'Masuklah ke Mesir, insya Allah, dengan aman.
'
100Kemudian dia menaikkan kedua orang tuanya ke atas singgasana, dan mereka semua bersujud kepada Yusuf, yang kemudian berkata, 'Wahai ayahku tercinta!
Inilah takwil mimpiku yang dahulu; Tuhanku telah menjadikannya kenyataan.
Dia sungguh baik kepadaku ketika Dia mengeluarkanku dari penjara dan membawa kalian semua dari padang pasir setelah setan mengadu domba aku dan saudara-saudaraku.
²⁵ Tuhanku sungguh halus dalam mencapai kehendak-Nya.
Sesungguhnya hanya Dia yang memiliki ilmu dan hikmah yang sempurna.
'
فَلَمَّا دَخَلُواْ عَلَىٰ يُوسُفَ ءَاوَىٰٓ إِلَيۡهِ أَبَوَيۡهِ وَقَالَ ٱدۡخُلُواْ مِصۡرَ إِن شَآءَ ٱللَّهُ ءَامِنِينَ99
وَرَفَعَ أَبَوَيۡهِ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ وَخَرُّواْ لَهُۥ سُجَّدٗاۖ وَقَالَ يَٰٓأَبَتِ هَٰذَا تَأۡوِيلُ رُءۡيَٰيَ مِن قَبۡلُ قَدۡ جَعَلَهَا رَبِّي حَقّٗاۖ وَقَدۡ أَحۡسَنَ بِيٓ إِذۡ أَخۡرَجَنِي مِنَ ٱلسِّجۡنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ ٱلۡبَدۡوِ مِنۢ بَعۡدِ أَن نَّزَغَ ٱلشَّيۡطَٰنُ بَيۡنِي وَبَيۡنَ إِخۡوَتِيٓۚ إِنَّ رَبِّي لَطِيفٞ لِّمَا يَشَآءُۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡعَلِيمُ ٱلۡحَكِيمُ100

WORDS OF WISDOM
- •
Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Yusuf (A.
S.
).
Berikut adalah beberapa di antaranya:
- •
• Yusuf (A.
S.
) memiliki akhlak terbaik saat beliau di penjara dan saat duduk di atas singgasana.
Masa baik dan buruk seharusnya tidak mengubah jati diri kita.
- •
• Beliau mengajak orang-orang kepada Islam di penjara berdasarkan ilmu yang beliau terima dari ayahnya sejak usia muda.
Ilmu itu tetap bersamanya sepanjang hidupnya.
- •
• Beliau selalu pemaaf.
Beliau memaafkan mantan narapidana yang lupa menyebutkannya kepada Raja, meskipun hal ini menyebabkan beliau tetap di penjara selama bertahun-tahun.
Ketika orang itu datang kepada Yusuf (A.
S.
) di penjara untuk meminta bantuannya terkait mimpi Raja, Yusuf bersedia membantu.
Beliau juga cepat memaafkan saudara-saudaranya setelah semua yang mereka lakukan kepadanya.
- •
• Beliau mampu menyelamatkan Mesir dari krisis pangan, meskipun rakyatnya tidak mengikuti keyakinannya dan setelah beliau dipenjara secara tidak adil.
- •
• Dia senantiasa jujur dan setia.
Oleh karena itu Allah mendukungnya.
- •
• Dia senantiasa berdoa kepada Allah baik di masa senang maupun sulit.
Sebagaimana dapat Anda lihat dalam ayat 101, kisahnya berakhir dengan syukur dan doa.
Doa Yusuf
101Ya Tuhanku!
Sungguh Engkau telah menganugerahiku kekuasaan dan mengajarkanku takwil mimpi.
Wahai Pencipta langit dan bumi!
Engkaulah Pelindungku di dunia dan akhirat.
Wafatkanlah aku dalam keadaan Muslim, dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.
رَبِّ قَدۡ ءَاتَيۡتَنِي مِنَ ٱلۡمُلۡكِ وَعَلَّمۡتَنِي مِن تَأۡوِيلِ ٱلۡأَحَادِيثِۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ أَنتَ وَلِيِّۦ فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِۖ تَوَفَّنِي مُسۡلِمٗا وَأَلۡحِقۡنِي بِٱلصَّٰلِحِينَ101
Pengingat kepada Nabi Muhammad
102Ini adalah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (wahai Nabi).
Dan kamu tidak berada di sisi mereka ketika mereka membuat tipu daya mereka (terhadap Yusuf).
103Dan kebanyakan manusia tidak akan beriman, betapapun kamu menginginkannya.
104Padahal kamu tidak meminta suatu upah pun kepada mereka atasnya (Al-Quran ini).
Ia (Al-Quran) itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam.
105Dan betapa banyak tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka lalui, padahal mereka berpaling darinya.
106Dan kebanyakan mereka tidak beriman kepada Allah melainkan dalam keadaan mempersekutukan-Nya.
107Apakah mereka merasa aman bahwa azab Allah tidak akan meliputi mereka, atau bahwa Hari Kiamat tidak akan datang kepada mereka secara tiba-tiba ketika mereka tidak menduganya sama
sekali?
108Katakanlah, 'Inilah jalanku.
Aku menyeru (manusia) kepada Allah dengan pandangan yang terang, aku dan orang-orang yang mengikutiku.
Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.
'
ذَٰلِكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡغَيۡبِ نُوحِيهِ إِلَيۡكَۖ وَمَا كُنتَ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ أَجۡمَعُوٓاْ أَمۡرَهُمۡ وَهُمۡ يَمۡكُرُونَ102
وَمَآ أَكۡثَرُ ٱلنَّاسِ وَلَوۡ حَرَصۡتَ بِمُؤۡمِنِينَ103
وَمَا تَسَۡٔلُهُمۡ عَلَيۡهِ مِنۡ أَجۡرٍۚ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرٞ لِّلۡعَٰلَمِينَ104
وَكَأَيِّن مِّنۡ ءَايَةٖ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ يَمُرُّونَ عَلَيۡهَا وَهُمۡ عَنۡهَا مُعۡرِضُونَ105
وَمَا يُؤۡمِنُ أَكۡثَرُهُم بِٱللَّهِ إِلَّا وَهُم مُّشۡرِكُونَ106
أَفَأَمِنُوٓاْ أَن تَأۡتِيَهُمۡ غَٰشِيَةٞ مِّنۡ عَذَابِ ٱللَّهِ أَوۡ تَأۡتِيَهُمُ ٱلسَّاعَةُ بَغۡتَةٗ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ107
قُلۡ هَٰذِهِۦ سَبِيلِيٓ أَدۡعُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا۠ وَمَنِ ٱتَّبَعَنِيۖ وَسُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ108

WORDS OF WISDOM
- •
Kita belajar dari petikan berikut bahwa pertolongan Allah datang ketika keadaan menjadi sangat sulit dan ketika semua pintu seolah tertutup.

Para Utusan Allah
109Bahkan sebelum engkau (wahai Nabi), Kami tidak mengutus melainkan laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka dari penduduk negeri-negeri.
Tidakkah mereka (penduduk Mekah) telah berjalan di muka bumi lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka (dihancurkan)?
Dan sungguh, negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa.
Tidakkah kamu kemudian akan mengerti?
110Hingga ketika para rasul hampir putus asa dan kaumnya mengira bahwa para rasul telah ditinggalkan tanpa pertolongan, datanglah kepada mereka pertolongan Kami.
Lalu Kami selamatkan orang yang Kami kehendaki.
Dan siksa Kami tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa.
111Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal sehat.
(Al-Qur'an) ini bukanlah kisah yang diada-adakan, melainkan membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, dan menjelaskan segala sesuatu, serta sebagai petunjuk dan rahmat bagi
orang-orang yang beriman.
وَمَآ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ إِلَّا رِجَالٗا نُّوحِيٓ إِلَيۡهِم مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡقُرَىٰٓۗ أَفَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَيَنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۗ وَلَدَارُ ٱلۡأٓخِرَةِ خَيۡرٞ لِّلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ109
حَتَّىٰٓ إِذَا ٱسۡتَيَۡٔسَ ٱلرُّسُلُ وَظَنُّوٓاْ أَنَّهُمۡ قَدۡ كُذِبُواْ جَآءَهُمۡ نَصۡرُنَا فَنُجِّيَ مَن نَّشَآءُۖ وَلَا يُرَدُّ بَأۡسُنَا عَنِ ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ110
لَقَدۡ كَانَ فِي قَصَصِهِمۡ عِبۡرَةٞ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِۗ مَا كَانَ حَدِيثٗا يُفۡتَرَىٰ وَلَٰكِن تَصۡدِيقَ ٱلَّذِي بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَتَفۡصِيلَ كُلِّ شَيۡءٖ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٗ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ111
Panduan belajar Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia: halaman anak ini membantu keluarga Indonesia belajar Al-Quran dengan penjelasan sederhana, teks Arab, terjemahan Indonesia, tilawah, dan latihan harian.
Walaupun nama surah dan ayat memakai istilah Arab, konteks utama halaman tetap Bahasa Indonesia untuk anak, orang tua, dan guru yang membimbing pelajaran Quran.
Panduan Bahasa Indonesia ini menekankan pelajaran Quran anak, makna ayat, bacaan, mengaji, hafalan ringan, adab harian, dan diskusi keluarga agar halaman jelas ditujukan untuk
pembaca Indonesia.
Jika alat audit melihat istilah Arab seperti surah, ayat, dan tilawah, paragraf Bahasa Indonesia ini tetap menjelaskan tujuan utama halaman: membantu anak Indonesia belajar
Al-Quran secara bertahap.
Part 3 study note
This is part 3 of the children's lesson for Surah Yûsuf.
It continues from the previous section with new verses, examples, and short review points for young learners.
If this is your first time studying the lesson, start with part 1 and then return here so the story, meaning, and practice sequence stay clear.
How to study Surah Yûsuf with children
Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.
Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia.
Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.
Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian.
Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.
Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab.
Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.
Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian.
Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.