Binatang Ternak
الأنْعَام
الانعام
Surah Al-An'âm for kids content

WORDS OF WISDOM
- •
Seperti banyak ayat dalam Al-Quran, ayat 95-99 menegaskan bahwa kekuasaan penciptaan Allah adalah bukti bahwa Dia adalah satu-satunya yang berhak atas ibadah dan rasa syukur kita.
- •
Ayat-ayat ini merujuk pada penciptaan Allah atas matahari, bulan, dan bintang-bintang, serta bagaimana Dia menumbuhkan pohon dari biji, menciptakan manusia, menurunkan hujan, dan
menumbuhkan tumbuh-tumbuhan serta buah-buahan.
- •
Keajaiban penciptaan Allah yang serupa ditonjolkan dalam sebuah puisi oleh penulis Irak terkenal Ma'ruf Al-Rusafi (1875-1945).
Berikut adalah puisinya, disertai terjemahan saya yang rendah hati.
- •
1 Lihatlah pohon yang indah ini, dengan cabang-cabang yang elok.
Tidakkah engkau lihat?
2 Bagaimana ia tumbuh dari sebutir biji kecil, menjadi sebatang pohon yang perkasa?
3 Katakanlah, siapa yang membuatnya berakar, menghasilkan buah-buahan yang lezat melimpah?
- •
4 Lihatlah mentari yang perkasa itu, wahai!
Sumber cahaya yang membara itu- 5 siapa yang meninggikannya, bagaikan percikan di angkasa?
- •
6 Lihatlah malam yang gelap gulita itu, siapa yang memberinya cahaya bulan yang menakjubkan?
7 Siapa yang menghiasinya dengan setiap bintang, bersinar terang dari dekat dan jauh?
- •
8 Lihatlah awan-awan tebal itu, siapa yang membuatnya menurunkan hujan, 9 menyebabkan pasir yang sangat kering berubah menjadi tanah yang hijau?
- •
10 Lihatlah manusia, jika engkau mau, siapa yang memberinya penglihatan?
11 Siapa yang membekali mereka dengan akal yang dapat membedakan yang salah dari yang benar?
- •
12 Dialah Allah, Yang Maha Baik, Maha Pemurah, Yang karunia-Nya dicurahkan kepada kita.
- •
13 Dialah Rabb pemilik kebijaksanaan tak terhingga, Penguasa perkasa atas seluruh kerajaan-Nya.

Kekuasaan Allah untuk Menciptakan
95Sesungguhnya Allah-lah Yang membelah biji-bijian dan inti buah (untuk tumbuh).
Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup.
Itulah Allah!
Maka bagaimana kamu dapat dipalingkan (dari kebenaran)?
96Dia membelah fajar (dengan cahaya pagi), dan menjadikan malam untuk istirahat, dan menjadikan matahari dan bulan beredar dengan perhitungan yang tepat.
Itulah ketetapan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.
97Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu sebagai petunjuk dalam kegelapan darat dan laut.
Sungguh, telah Kami jelaskan tanda-tanda itu bagi orang-orang yang mengetahui.
98Dan Dialah yang menciptakan kamu dari satu jiwa (diri), lalu (menentukan) bagimu tempat menetap dan tempat penyimpanan.
Sungguh, telah Kami jelaskan tanda-tanda itu bagi orang-orang yang memahami.
99Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau,
dari tanaman yang menghijau itu Kami keluarkan butir-butir (gandum) yang bertumpuk-tumpuk.
Dan dari pohon kurma, dari mayangnya keluar tangkai-tangkai yang menjuntai (mudah dipetik).
Dan kebun-kebun anggur, zaitun, dan delima, yang serupa (bentuknya) dan tidak serupa (rasanya).
Perhatikanlah buahnya ketika berbuah dan ketika masak.
Sungguh, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
إِنَّ ٱللَّهَ فَالِقُ ٱلۡحَبِّ وَٱلنَّوَىٰۖ يُخۡرِجُ ٱلۡحَيَّ مِنَ ٱلۡمَيِّتِ وَمُخۡرِجُ ٱلۡمَيِّتِ مِنَ ٱلۡحَيِّۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُۖ فَأَنَّىٰ تُؤۡفَكُونَ95
فَالِقُ ٱلۡإِصۡبَاحِ وَجَعَلَ ٱلَّيۡلَ سَكَنٗا وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ حُسۡبَانٗاۚ ذَٰلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ96
وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلنُّجُومَ لِتَهۡتَدُواْ بِهَا فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۗ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ97
وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ فَمُسۡتَقَرّٞ وَمُسۡتَوۡدَعٞۗ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَفۡقَهُونَ98
وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦ نَبَاتَ كُلِّ شَيۡءٖ فَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهُ خَضِرٗا نُّخۡرِجُ مِنۡهُ حَبّٗا مُّتَرَاكِبٗا وَمِنَ ٱلنَّخۡلِ مِن طَلۡعِهَا قِنۡوَانٞ دَانِيَةٞ وَجَنَّٰتٖ مِّنۡ أَعۡنَابٖ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُشۡتَبِهٗا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٍۗ ٱنظُرُوٓاْ إِلَىٰ ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَيَنۡعِهِۦٓۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمۡ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ99

WORDS OF WISDOM
- •
Al-Qur'an senantiasa mengkritik mereka yang mengklaim bahwa Allah memiliki anak.
Ini termasuk orang-orang Kristen yang meyakini bahwa Yesus ('Isa) adalah putra Allah, serta para penyembah berhala yang meyakini bahwa malaikat adalah putri-putri Allah (ayat 100).
- •
Sebagai Muslim, kami meyakini bahwa Allah tidak memiliki putra maupun putri.
Banyak orang berpikir bahwa penting bagi mereka untuk memiliki anak agar anak-anak itu akan mendukung atau merawat mereka di masa tua mereka, atau meneruskan nama mereka setelah
mereka meninggal.
- •
Apakah Allah membutuhkan semua itu?
Tentu saja tidak!
Dia adalah Tuhan Yang Mahakuasa dan Kekal, Yang memiliki otoritas atas segala sesuatu di alam semesta.
Kita semua membutuhkan-Nya, tetapi Dia tidak membutuhkan seorang pun dari kita.
Keberadaan kita atau ketiadaan kita sama sekali tidak memengaruhi-Nya.
Allah tidak beranak
100Namun orang-orang yang ingkar itu menjadikan jin sekutu bagi Allah, padahal Dialah yang menciptakan jin-jin itu.
Dan mereka tanpa ilmu mengada-adakan anak laki-laki dan anak perempuan bagi-Nya.
Maha Suci Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka sifatkan.
101Dialah Pencipta langit dan bumi.
Bagaimana mungkin Dia mempunyai anak, padahal Dia tidak mempunyai istri?
Dia menciptakan segala sesuatu, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
102Itulah Allah, Tuhanmu!
Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia.
Dia adalah Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia.
Dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.
103Penglihatan tidak dapat mencapai-Nya, tetapi Dia dapat mencapai segala penglihatan.
Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
وَجَعَلُواْ لِلَّهِ شُرَكَآءَ ٱلۡجِنَّ وَخَلَقَهُمۡۖ وَخَرَقُواْ لَهُۥ بَنِينَ وَبَنَٰتِۢ بِغَيۡرِ عِلۡمٖۚ سُبۡحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يَصِفُونَ100
بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُۥ وَلَدٞ وَلَمۡ تَكُن لَّهُۥ صَٰحِبَةٞۖ وَخَلَقَ كُلَّ شَيۡءٖۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ101
ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ خَٰلِقُ كُلِّ شَيۡءٖ فَٱعۡبُدُوهُۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ وَكِيلٞ102
لَّا تُدۡرِكُهُ ٱلۡأَبۡصَٰرُ وَهُوَ يُدۡرِكُ ٱلۡأَبۡصَٰرَۖ وَهُوَ ٱللَّطِيفُ ٱلۡخَبِيرُ103
Seruan kepada Umat Manusia
104Katakanlah, 'Wahai Nabi,' "Sungguh telah datang kepadamu banyak bukti yang membuka mata dari Tuhanmu.
Maka barang siapa yang memilih untuk melihat, itu adalah untuk kebaikan dirinya sendiri.
Dan barang siapa yang memilih untuk buta, itu hanyalah kerugian bagi dirinya sendiri.
Dan aku bukanlah penjaga atasmu.
"
105Dan demikianlah Kami telah menjelaskan pelajaran-pelajaran, sehingga orang-orang yang mendustakan akan berkata, "Engkau telah belajar dari orang lain," dan untuk menjadikan
'Al-Quran' ini jelas bagi orang-orang yang mengetahui.
106Ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu, wahai Nabi,—tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia—dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.
107Sekiranya Allah menghendaki, niscaya mereka tidak akan pernah menyekutukan-Nya.
Tetapi Kami tidak menjadikanmu penjaga atas mereka, dan engkau bukanlah penanggung jawab atas mereka.
قَدۡ جَآءَكُم بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمۡۖ فَمَنۡ أَبۡصَرَ فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ عَمِيَ فَعَلَيۡهَاۚ وَمَآ أَنَا۠ عَلَيۡكُم بِحَفِيظ104
وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ ٱلۡأٓيَٰتِ وَلِيَقُولُواْ دَرَسۡتَ وَلِنُبَيِّنَهُۥ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ105
ٱتَّبِعۡ مَآ أُوحِيَ إِلَيۡكَ مِن رَّبِّكَۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ وَأَعۡرِضۡ عَنِ ٱلۡمُشۡرِكِينَ106
وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَآ أَشۡرَكُواْۗ وَمَا جَعَلۡنَٰكَ عَلَيۡهِمۡ حَفِيظٗاۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيۡهِم بِوَكِيل107
Nasihat untuk para mukmin
108Janganlah kamu mencaci apa yang mereka sembah selain Allah, karena nanti mereka akan mencaci Allah secara melampaui batas dan tanpa pengetahuan.
Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik perbuatan mereka.
Kemudian kepada Tuhan merekalah mereka kembali, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
109Mereka bersumpah demi Allah dengan sumpah mereka yang sungguh-sungguh, bahwa jika datang kepada mereka suatu mukjizat, niscaya mereka akan beriman kepadanya.
Katakanlah (Muhammad), "Mukjizat itu hanyalah dari Allah.
" Dan tahukah kamu (wahai orang-orang mukmin), bahwa sekalipun datang kepada mereka suatu mukjizat, mereka tetap tidak akan beriman?
110Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka sebagaimana mereka tidak beriman pada permulaannya, lalu Kami biarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.
111Dan sekalipun Kami turunkan kepada mereka para malaikat, dan orang yang sudah mati berbicara kepada mereka, dan Kami kumpulkan di hadapan mereka segala sesuatu (yang mereka minta
sebagai bukti), mereka tetap tidak akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki.
Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
وَلَا تَسُبُّواْ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ فَيَسُبُّواْ ٱللَّهَ عَدۡوَۢا بِغَيۡرِ عِلۡمٖۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمۡ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرۡجِعُهُمۡ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ108
وَأَقۡسَمُواْ بِٱللَّهِ جَهۡدَ أَيۡمَٰنِهِمۡ لَئِن جَآءَتۡهُمۡ ءَايَةٞ لَّيُؤۡمِنُنَّ بِهَاۚ قُلۡ إِنَّمَا ٱلۡأٓيَٰتُ عِندَ ٱللَّهِۖ وَمَا يُشۡعِرُكُمۡ أَنَّهَآ إِذَا جَآءَتۡ لَا يُؤۡمِنُونَ109
وَنُقَلِّبُ أَفِۡٔدَتَهُمۡ وَأَبۡصَٰرَهُمۡ كَمَا لَمۡ يُؤۡمِنُواْ بِهِۦٓ أَوَّلَ مَرَّةٖ وَنَذَرُهُمۡ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ110
وَلَوۡ أَنَّنَا نَزَّلۡنَآ إِلَيۡهِمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَحَشَرۡنَا عَلَيۡهِمۡ كُلَّ شَيۡءٖ قُبُلٗا مَّا كَانُواْ لِيُؤۡمِنُوٓاْ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ يَجۡهَلُونَ111
NASIHAT KEPADA NABI
112Demikianlah Kami telah menjadikan bagi setiap nabi musuh-musuh, yaitu setan-setan dari kalangan manusia dan jin, yang membisikkan satu sama lain perhiasan perkataan untuk menipu.
Sekiranya Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya.
Maka biarkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
113Agar hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat tertarik pada tipuan itu, merasa puas dengannya, dan terus melakukan perbuatan-perbuatan mereka.
114Katakanlah, 'Apakah patut aku mencari hakim selain Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan Kitab kepadamu dengan kebenaran yang dijelaskan secara rinci?
' Orang-orang yang telah Kami beri Kitab mengetahui bahwa ia diturunkan dari Tuhanmu dengan kebenaran.
Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu.
115Kalimat Tuhanmu telah sempurna dalam kebenaran dan keadilan.
Tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya.
Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
116Jika kamu menuruti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanyalah berdusta.
117Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوّٗا شَيَٰطِينَ ٱلۡإِنسِ وَٱلۡجِنِّ يُوحِي بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٖ زُخۡرُفَ ٱلۡقَوۡلِ غُرُورٗاۚ وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُۖ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُونَ112
وَلِتَصۡغَىٰٓ إِلَيۡهِ أَفِۡٔدَةُ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ وَلِيَرۡضَوۡهُ وَلِيَقۡتَرِفُواْ مَا هُم مُّقۡتَرِفُونَ113
أَفَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَبۡتَغِي حَكَمٗا وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ إِلَيۡكُمُ ٱلۡكِتَٰبَ مُفَصَّلٗاۚ وَٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يَعۡلَمُونَ أَنَّهُۥ مُنَزَّلٞ مِّن رَّبِّكَ بِٱلۡحَقِّۖ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ114
وَتَمَّتۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدۡقٗا وَعَدۡلٗاۚ لَّا مُبَدِّلَ لِكَلِمَٰتِهِۦۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ115
وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ116
إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ مَن يَضِلُّ عَن سَبِيلِهِۦۖ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ117

BACKGROUND STORY
- •
Islam membolehkan memakan daging hewan yang disembelih dengan benar dan bukan bangkai.
Maka, para penyembah berhala dulu mengejek kaum Muslimin, berargumen, "Mengapa kalian tidak bisa memakan apa yang mati secara alami, padahal Allah-lah Yang menyebabkan mereka mati,
tetapi kalian memakan apa yang kalian sendiri bunuh?
"
- •
Ayat berikut merespons dengan memberitahu para penyembah berhala bahwa kaum Muslimin hanya memakan apa yang disembelih dengan menyebut Nama Allah.
Adapun bangkai, Nama Allah tidak disebutkan atasnya.
{Imam Ibnu 'Asyur}
Daging Halal dan Haram
118Maka makanlah dari apa yang disebut nama Allah padanya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.
119Mengapa kamu tidak makan dari apa yang disebut nama Allah padanya, padahal Dia telah menjelaskan kepadamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali jika kamu terpaksa memakannya?
Dan sesungguhnya banyak orang menyesatkan (orang lain) dengan keinginan mereka tanpa pengetahuan.
Sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.
120Tinggalkanlah dosa yang tampak dan yang tersembunyi.
Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa akan diberi balasan atas apa yang mereka kerjakan.
121Janganlah kamu makan dari apa yang tidak disebut nama Allah padanya, karena sesungguhnya perbuatan itu adalah suatu kefasikan.
Sesungguhnya setan-setan membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu.
Dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang musyrik.
فَكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ ٱسۡمُ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ إِن كُنتُم بَِٔايَٰتِهِۦ مُؤۡمِنِينَ118
وَمَا لَكُمۡ أَلَّا تَأۡكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ ٱسۡمُ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ وَقَدۡ فَصَّلَ لَكُم مَّا حَرَّمَ عَلَيۡكُمۡ إِلَّا مَا ٱضۡطُرِرۡتُمۡ إِلَيۡهِۗ وَإِنَّ كَثِيرٗا لَّيُضِلُّونَ بِأَهۡوَآئِهِم بِغَيۡرِ عِلۡمٍۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُعۡتَدِينَ119
وَذَرُواْ ظَٰهِرَ ٱلۡإِثۡمِ وَبَاطِنَهُۥٓۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡسِبُونَ ٱلۡإِثۡمَ سَيُجۡزَوۡنَ بِمَا كَانُواْ يَقۡتَرِفُونَ120
وَلَا تَأۡكُلُواْ مِمَّا لَمۡ يُذۡكَرِ ٱسۡمُ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ وَإِنَّهُۥ لَفِسۡقٞۗ وَإِنَّ ٱلشَّيَٰطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰٓ أَوۡلِيَآئِهِمۡ لِيُجَٰدِلُوكُمۡۖ وَإِنۡ أَطَعۡتُمُوهُمۡ إِنَّكُمۡ لَمُشۡرِكُونَ121

Yang Mendapat Petunjuk dan Yang Tersesat
122Jika seseorang mati lalu Kami memberinya kehidupan dan Kami memberinya cahaya yang dengannya ia berjalan di tengah-tengah manusia, apakah sama dengan orang yang berada dalam
kegelapan pekat yang tidak dapat ia keluar darinya?
Demikianlah perbuatan buruk orang-orang kafir itu dijadikan indah bagi mereka.
123Dan demikianlah Kami jadikan di setiap negeri pembesar-pembesar yang jahat agar mereka membuat tipu daya di sana.
Padahal mereka tidak menipu melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.
124Apabila datang suatu ayat kepada mereka, mereka berkata, 'Kami tidak akan beriman sebelum diberikan kepada kami (wahyu) seperti yang diberikan kepada para rasul Allah.
' Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan risalah-Nya.
Orang-orang yang berdosa akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan tipu daya yang mereka lakukan.
125Barang siapa yang Allah kehendaki untuk memberinya petunjuk, Dia melapangkan dadanya untuk Islam.
Dan barang siapa yang Dia kehendaki untuk dibiarkan sesat, Dia menjadikan dadanya sempit dan sesak seolah-olah dia sedang mendaki ke langit.
Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
126Dan inilah jalan Tuhanmu, lurus.
Sungguh, Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada kaum yang selalu mengingat.
127Bagi mereka akan ada Darussalam (rumah kedamaian) di sisi Rabb mereka.
Dan Dialah Pelindung mereka disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan.
أَوَ مَن كَانَ مَيۡتٗا فَأَحۡيَيۡنَٰهُ وَجَعَلۡنَا لَهُۥ نُورٗا يَمۡشِي بِهِۦ فِي ٱلنَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُۥ فِي ٱلظُّلُمَٰتِ لَيۡسَ بِخَارِجٖ مِّنۡهَاۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلۡكَٰفِرِينَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ122
وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا فِي كُلِّ قَرۡيَةٍ أَكَٰبِرَ مُجۡرِمِيهَا لِيَمۡكُرُواْ فِيهَاۖ وَمَا يَمۡكُرُونَ إِلَّا بِأَنفُسِهِمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ123
وَإِذَا جَآءَتۡهُمۡ ءَايَةٞ قَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ حَتَّىٰ نُؤۡتَىٰ مِثۡلَ مَآ أُوتِيَ رُسُلُ ٱللَّهِۘ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ حَيۡثُ يَجۡعَلُ رِسَالَتَهُۥۗ سَيُصِيبُ ٱلَّذِينَ أَجۡرَمُواْ صَغَارٌ عِندَ ٱللَّهِ وَعَذَابٞ شَدِيدُۢ بِمَا كَانُواْ يَمۡكُرُونَ124
فَمَن يُرِدِ ٱللَّهُ أَن يَهۡدِيَهُۥ يَشۡرَحۡ صَدۡرَهُۥ لِلۡإِسۡلَٰمِۖ وَمَن يُرِدۡ أَن يُضِلَّهُۥ يَجۡعَلۡ صَدۡرَهُۥ ضَيِّقًا حَرَجٗا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي ٱلسَّمَآءِۚ كَذَٰلِكَ يَجۡعَلُ ٱللَّهُ ٱلرِّجۡسَ عَلَى ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ125
وَهَٰذَا صِرَٰطُ رَبِّكَ مُسۡتَقِيمٗاۗ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَذَّكَّرُونَ126
لَهُمۡ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمۡۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ127
Manusia dan Jin pada Hari Kiamat
128Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Dia mengumpulkan mereka semua, lalu Dia berfirman, "Wahai golongan jin!
Sungguh, kamu telah banyak menyesatkan manusia.
" Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah saling mengambil manfaat satu sama lain, tetapi sekarang kami telah sampai pada batas waktu yang
Engkau tetapkan bagi kami.
" Dia berfirman, "Neraka adalah tempat tinggalmu, kamu kekal di dalamnya, kecuali jika Allah menghendaki lain.
" Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana lagi Mahamengetahui.
129Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang zalim berkuasa atas sebagian yang lain disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
130(Allah berfirman), "Wahai golongan jin dan manusia!
Bukankah telah datang kepadamu rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, yang menyampaikan ayat-ayat-Ku dan memperingatkanmu akan pertemuan pada hari ini?
" Mereka menjawab, "Kami bersaksi atas diri kami sendiri!
" Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka bersaksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang kafir.
131Yang demikian itu adalah karena Tuhanmu tidak akan membinasakan suatu negeri karena kezaliman, sedangkan penduduknya dalam keadaan lengah.
132Dan bagi masing-masing ada tingkatan-tingkatan (sesuai) dengan apa yang telah mereka kerjakan.
Dan Tuhanmu tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
133Tuhanmu adalah Yang Maha Kaya lagi Maha Penyayang.
Jika Dia berkehendak, Dia bisa melenyapkanmu dan menggantimu dengan siapa pun yang Dia kehendaki, sebagaimana Dia telah menciptakanmu dari keturunan kaum yang lain.
134Apa yang dijanjikan kepadamu pasti akan terjadi.
Dan kamu tidak akan bisa melarikan diri.
135Katakanlah (wahai Nabi), "Wahai kaumku!
Teruslah berbuat sesuai kedudukanmu; aku pun akan berbuat (pula).
Kalian akan segera mengetahui siapa yang akan memperoleh kemenangan pada akhirnya.
Sesungguhnya, orang-orang yang zalim tidak akan pernah beruntung!
"
وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ وَقَالَ أَوۡلِيَآؤُهُم مِّنَ ٱلۡإِنسِ رَبَّنَا ٱسۡتَمۡتَعَ بَعۡضُنَا بِبَعۡضٖ وَبَلَغۡنَآ أَجَلَنَا ٱلَّذِيٓ أَجَّلۡتَ لَنَاۚ قَالَ ٱلنَّارُ مَثۡوَىٰكُمۡ خَٰلِدِينَ فِيهَآ إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٞ128
وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعۡضَ ٱلظَّٰلِمِينَ بَعۡضَۢا بِمَا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ129
يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ رُسُلٞ مِّنكُمۡ يَقُصُّونَ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتِي وَيُنذِرُونَكُمۡ لِقَآءَ يَوۡمِكُمۡ هَٰذَاۚ قَالُواْ شَهِدۡنَا عَلَىٰٓ أَنفُسِنَاۖ وَغَرَّتۡهُمُ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا وَشَهِدُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ أَنَّهُمۡ كَانُواْ كَٰفِرِينَ130
ذَٰلِكَ أَن لَّمۡ يَكُن رَّبُّكَ مُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ بِظُلۡمٖ وَأَهۡلُهَا غَٰفِلُونَ131
وَلِكُلّٖ دَرَجَٰتٞ مِّمَّا عَمِلُواْۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعۡمَلُونَ132
وَرَبُّكَ ٱلۡغَنِيُّ ذُو ٱلرَّحۡمَةِۚ إِن يَشَأۡ يُذۡهِبۡكُمۡ وَيَسۡتَخۡلِفۡ مِنۢ بَعۡدِكُم مَّا يَشَآءُ كَمَآ أَنشَأَكُم مِّن ذُرِّيَّةِ قَوۡمٍ ءَاخَرِينَ133
إِنَّ مَا تُوعَدُونَ لَأٓتٖۖ وَمَآ أَنتُم بِمُعۡجِزِينَ134
قُلۡ يَٰقَوۡمِ ٱعۡمَلُواْ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمۡ إِنِّي عَامِلٞۖ فَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَ مَن تَكُونُ لَهُۥ عَٰقِبَةُ ٱلدَّارِۚ إِنَّهُۥ لَا يُفۡلِحُ ٱلظَّٰلِمُونَ135

BACKGROUND STORY
- •
Bagian berikut mengecam beberapa praktik jahat para penyembah berhala.
Menurut Imam Al-Qurtubi:
- •
1.
Mereka biasa menetapkan bagian dari harta mereka untuk Allah (sebagai sedekah kepada fakir miskin).
Mereka juga menetapkan bagian untuk berhala-berhala mereka (sebagai upah bagi penjaga berhala).
Namun, bagian Allah selalu berakhir di kantong para penjaga, sedangkan bagian berhala tidak pernah disumbangkan kepada fakir miskin.
- •
2.
Sebelum Islam, beberapa orang Arab biasa membunuh anak-anak mereka sendiri (terutama anak perempuan) karena takut kemiskinan atau rasa malu.
- •
3.
Ada pula yang bernazar untuk mengorbankan seorang putra jika dikaruniai sejumlah putra tertentu.
- •
4.
Mereka secara sembarangan menghalalkan atau mengharamkan sesuatu tanpa ilmu.
Perbuatan Jahat Penyembah Berhala
136Orang-orang musyrik itu menentukan bagi Allah sebagian dari tanaman dan hewan ternak yang Dia ciptakan.
Lalu mereka berkata, 'Ini bagian untuk Allah'—menurut persangkaan mereka—'dan ini bagian untuk berhala-berhala kami.
' Maka bagian berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, dan bagian Allah justru sampai kepada berhala-berhala mereka.
Alangkah buruknya ketetapan mereka itu!
137Demikian pula, sekutu-sekutu mereka menjadikan indah bagi mereka membunuh anak-anak mereka sendiri, untuk membinasakan mereka dan mengacaukan agama mereka.
Sekiranya Allah menghendaki, mereka tidak akan melakukannya.
Maka biarkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
138Dan mereka berkata (pula), 'Ini adalah hewan ternak dan tanaman yang terlarang; tidak ada yang boleh memakannya kecuali orang yang kami kehendaki'—menurut persangkaan mereka.
Dan ada (pula) hewan ternak yang diharamkan (bagi mereka) untuk ditunggangi, dan ada (pula) hewan ternak yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya, semata-mata
mengada-adakan kedustaan terhadap-Nya.
Kelak Dia akan membalas mereka atas apa yang mereka ada-adakan itu.
139Dan mereka berkata (pula), 'Apa yang ada dalam perut hewan ternak ini khusus untuk laki-laki kami dan haram bagi istri-istri kami.
Namun jika yang lahir itu mati, maka mereka semua boleh berserikat (memakannya).
' Kelak Dia akan membalas mereka atas ketetapan mereka itu.
Sesungguhnya Dia Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.
140Sungguh merugi orang-orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan tanpa pengetahuan, dan mengharamkan apa yang telah direzekikan Allah kepada mereka, semata-mata
mengada-adakan kedustaan terhadap Allah.
Sungguh, mereka telah sesat dan tidak mendapat petunjuk.
وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا فَقَالُواْ هَٰذَا لِلَّهِ بِزَعۡمِهِمۡ وَهَٰذَا لِشُرَكَآئِنَاۖ فَمَا كَانَ لِشُرَكَآئِهِمۡ فَلَا يَصِلُ إِلَى ٱللَّهِۖ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَىٰ شُرَكَآئِهِمۡۗ سَآءَ مَا يَحۡكُمُونَ136
وَكَذَٰلِكَ زَيَّنَ لِكَثِيرٖ مِّنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ قَتۡلَ أَوۡلَٰدِهِمۡ شُرَكَآؤُهُمۡ لِيُرۡدُوهُمۡ وَلِيَلۡبِسُواْ عَلَيۡهِمۡ دِينَهُمۡۖ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَا فَعَلُوهُۖ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُونَ137
وَقَالُواْ هَٰذِهِۦٓ أَنۡعَٰمٞ وَحَرۡثٌ حِجۡرٞ لَّا يَطۡعَمُهَآ إِلَّا مَن نَّشَآءُ بِزَعۡمِهِمۡ وَأَنۡعَٰمٌ حُرِّمَتۡ ظُهُورُهَا وَأَنۡعَٰمٞ لَّا يَذۡكُرُونَ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡهَا ٱفۡتِرَآءً عَلَيۡهِۚ سَيَجۡزِيهِم بِمَا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ138
١٣٨ وَقَالُواْ مَا فِي بُطُونِ هَٰذِهِ ٱلۡأَنۡعَٰمِ خَالِصَةٞ لِّذُكُورِنَا وَمُحَرَّمٌ عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِنَاۖ وَإِن يَكُن مَّيۡتَةٗ فَهُمۡ فِيهِ شُرَكَآءُۚ سَيَجۡزِيهِمۡ وَصۡفَهُمۡۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٞ139
قَدۡ خَسِرَ ٱلَّذِينَ قَتَلُوٓاْ أَوۡلَٰدَهُمۡ سَفَهَۢا بِغَيۡرِ عِلۡمٖ وَحَرَّمُواْ مَا رَزَقَهُمُ ٱللَّهُ ٱفۡتِرَآءً عَلَى ٱللَّهِۚ قَدۡ ضَلُّواْ وَمَا كَانُواْ مُهۡتَدِينَ140

Rahmat Allah
141Dia-lah yang menumbuhkan kebun-kebun yang menjalar dan yang tidak menjalar, pohon kurma, tanaman-tanaman dengan rasa yang beraneka ragam, zaitun, dan delima—serupa (bentuknya)
tetapi berbeda (rasanya).
Makanlah dari buahnya apabila ia berbuah, dan tunaikanlah haknya (zakatnya) pada hari memetik hasilnya (panennya), dan janganlah berlebih-lebihan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
142(Di antara hewan ternak ada) yang dijadikan alat pengangkut dan ada (pula) yang untuk disembelih.
Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan.
Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.
143(Dia menciptakan) delapan pasang hewan ternak: sepasang domba dan sepasang kambing.
Katakanlah (kepada mereka, wahai Nabi), 'Apakah Dia mengharamkan yang jantan atau yang betina, atau apa yang ada dalam kandungan kedua betina itu?
' Terangkanlah kepadaku dengan pengetahuan yang pasti, jika kamu orang yang benar.
144Dan sepasang unta dan sepasang sapi.
Katakanlah (kepada mereka), 'Apakah Dia mengharamkan yang jantan atau yang betina, atau apa yang ada dalam kandungan kedua betina itu?
' Ataukah kamu menyaksikan ketika Allah menetapkan ini bagimu?
Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa ilmu pengetahuan?
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٖ مَّعۡرُوشَٰتٖ وَغَيۡرَ مَعۡرُوشَٰتٖ وَٱلنَّخۡلَ وَٱلزَّرۡعَ مُخۡتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهٗا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٖۚ كُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَءَاتُواْ حَقَّهُۥ يَوۡمَ حَصَادِهِۦۖ وَلَا تُسۡرِفُوٓاْۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ141
وَمِنَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ حَمُولَةٗ وَفَرۡشٗاۚ كُلُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٞ142
ثَمَٰنِيَةَ أَزۡوَٰجٖۖ مِّنَ ٱلضَّأۡنِ ٱثۡنَيۡنِ وَمِنَ ٱلۡمَعۡزِ ٱثۡنَيۡنِۗ قُلۡ ءَآلذَّكَرَيۡنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلۡأُنثَيَيۡنِ أَمَّا ٱشۡتَمَلَتۡ عَلَيۡهِ أَرۡحَامُ ٱلۡأُنثَيَيۡنِۖ نَبُِّٔونِي بِعِلۡمٍ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ143
وَمِنَ ٱلۡإِبِلِ ٱثۡنَيۡنِ وَمِنَ ٱلۡبَقَرِ ٱثۡنَيۡنِۗ قُلۡ ءَآلذَّكَرَيۡنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلۡأُنثَيَيۡنِ أَمَّا ٱشۡتَمَلَتۡ عَلَيۡهِ أَرۡحَامُ ٱلۡأُنثَيَيۡنِۖ أَمۡ كُنتُمۡ شُهَدَآءَ إِذۡ وَصَّىٰكُمُ ٱللَّهُ بِهَٰذَاۚ فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا لِّيُضِلَّ ٱلنَّاسَ بِغَيۡرِ عِلۡمٍۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ144
Daging Haram
145Katakanlah (wahai Nabi), "Aku tidak menemukan dalam apa yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan bagi siapa pun untuk dimakan kecuali: bangkai, darah yang mengalir, daging
babi—karena sesungguhnya itu adalah kotor/najis—atau sembelihan yang fasik yang disembelih atas nama selain Allah.
Tetapi barang siapa terpaksa (memakannya) bukan karena menginginkannya dan tidak melampaui batas (dari apa yang diperlukan)—maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.
"
146Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan setiap binatang yang berkuku tidak terbelah, dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemaknya, kecuali lemak yang melekat di
punggungnya atau di usus (perut) atau yang bercampur dengan tulang.
Demikianlah Kami membalas mereka karena kedurhakaan mereka.
Dan sesungguhnya Kami adalah benar.
147Maka jika mereka mendustakanmu (wahai Nabi), katakanlah: "Tuhanmu mempunyai rahmat yang luas, tetapi siksa-Nya tidak akan dapat ditolak dari kaum yang berdosa.
"
قُل لَّآ أَجِدُ فِي مَآ أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٖ يَطۡعَمُهُۥٓ إِلَّآ أَن يَكُونَ مَيۡتَةً أَوۡ دَمٗا مَّسۡفُوحًا أَوۡ لَحۡمَ خِنزِيرٖ فَإِنَّهُۥ رِجۡسٌ أَوۡ فِسۡقًا أُهِلَّ لِغَيۡرِ ٱللَّهِ بِهِۦۚ فَمَنِ ٱضۡطُرَّ غَيۡرَ بَاغٖ وَلَا عَادٖ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ145
وَعَلَى ٱلَّذِينَ هَادُواْ حَرَّمۡنَا كُلَّ ذِي ظُفُرٖۖ وَمِنَ ٱلۡبَقَرِ وَٱلۡغَنَمِ حَرَّمۡنَا عَلَيۡهِمۡ شُحُومَهُمَآ إِلَّا مَا حَمَلَتۡ ظُهُورُهُمَآ أَوِ ٱلۡحَوَايَآ أَوۡ مَا ٱخۡتَلَطَ بِعَظۡمٖۚ ذَٰلِكَ جَزَيۡنَٰهُم بِبَغۡيِهِمۡۖ وَإِنَّا لَصَٰدِقُونَ146
فَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل رَّبُّكُمۡ ذُو رَحۡمَةٖ وَٰسِعَةٖ وَلَا يُرَدُّ بَأۡسُهُۥ عَنِ ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ147
Argumen Batil
148Orang-orang musyrik akan berkata, "Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak akan menyekutukan-Nya dan tidak (pula) mengharamkan apa pun.
" Demikian pula orang-orang sebelum mereka terus-menerus mendustakan (kebenaran) sampai mereka merasakan azab Kami.
Katakanlah (kepada mereka, wahai Nabi), "Apakah kamu mempunyai bukti yang dapat kamu kemukakan kepada kami?
Kamu tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanyalah berdusta.
"
149Katakanlah, "Allah mempunyai hujah yang paling kuat.
Sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia dapat memberi petunjuk kepada kamu semua.
"
150Katakanlah pula, "Bawalah saksi-saksi kamu yang dapat bersaksi bahwa Allah telah mengharamkan semua ini.
" Jika mereka berani bersaksi demikian, maka janganlah kamu membenarkan perkataan mereka.
Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, tidak beriman kepada akhirat, dan mereka menjadikan sekutu bagi Tuhan mereka.
سَيَقُولُ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْ لَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَآ أَشۡرَكۡنَا وَلَآ ءَابَآؤُنَا وَلَا حَرَّمۡنَا مِن شَيۡءٖۚ كَذَٰلِكَ كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ حَتَّىٰ ذَاقُواْ بَأۡسَنَاۗ قُلۡ هَلۡ عِندَكُم مِّنۡ عِلۡمٖ فَتُخۡرِجُوهُ لَنَآۖ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا تَخۡرُصُونَ148
قُلۡ فَلِلَّهِ ٱلۡحُجَّةُ ٱلۡبَٰلِغَةُۖ فَلَوۡ شَآءَ لَهَدَىٰكُمۡ أَجۡمَعِينَ149
قُلۡ هَلُمَّ شُهَدَآءَكُمُ ٱلَّذِينَ يَشۡهَدُونَ أَنَّ ٱللَّهَ حَرَّمَ هَٰذَاۖ فَإِن شَهِدُواْ فَلَا تَشۡهَدۡ مَعَهُمۡۚ وَلَا تَتَّبِعۡ أَهۡوَآءَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بَِٔايَٰتِنَا وَٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ وَهُم بِرَبِّهِمۡ يَعۡدِلُونَ150

Aturan yang Ditetapkan Allah
151Katakanlah (Muhammad), "Marilah kubacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu: Janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, janganlah
kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan.
Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka.
Janganlah kamu mendekati perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
Janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (untuk dibunuh), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar.
Demikian itu yang diperintahkan-Nya kepadamu agar kamu mengerti.
"
152Janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat), sampai dia dewasa.
Sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil.
Kami tidak membebani suatu jiwa melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Apabila kamu berkata, maka berlaku adillah, sekalipun dia kerabatmu.
Dan penuhilah janjimu kepada Allah.
Demikian itu yang diperintahkan-Nya kepadamu agar kamu selalu ingat.
153Sesungguhnya inilah jalan-Ku yang lurus.
Maka ikutilah ia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.
Demikian itu yang diperintahkan-Nya kepadamu agar kamu bertakwa.
قُلۡ تَعَالَوۡاْ أَتۡلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمۡ عَلَيۡكُمۡۖ أَلَّا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡٔٗاۖ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنٗاۖ وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَوۡلَٰدَكُم مِّنۡ إِمۡلَٰقٖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكُمۡ وَإِيَّاهُمۡۖ وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلۡفَوَٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنۡهَا وَمَا بَطَنَۖ وَلَا تَقۡتُلُواْ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِي حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ151
وَلَا تَقۡرَبُواْ مَالَ ٱلۡيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ أَشُدَّهُۥۚ وَأَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ وَٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِۖ لَا نُكَلِّفُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۖ وَإِذَا قُلۡتُمۡ فَٱعۡدِلُواْ وَلَوۡ كَانَ ذَا قُرۡبَىٰۖ وَبِعَهۡدِ ٱللَّهِ أَوۡفُواْۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ152
وَأَنَّ هَٰذَا صِرَٰطِي مُسۡتَقِيمٗا فَٱتَّبِعُوهُۖ وَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمۡ عَن سَبِيلِهِۦۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ153
Penyembah Berhala Tidak Ada Dalih
154Dan untuk menyempurnakan nikmat Kami kepada orang-orang yang berbuat baik, dan untuk menjelaskan segala sesuatu, Kami telah memberikan kepada Musa Kitab itu sebagai petunjuk dan
rahmat, agar kaumnya yakin akan pertemuan dengan Tuhan mereka.
155Dan Al-Qur'an ini adalah Kitab yang diberkahi yang telah Kami turunkan.
Maka ikutilah ia dan bertakwalah agar kamu mendapat rahmat.
156Agar kamu tidak dapat lagi berkata, "Kitab-kitab hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami, dan kami tidak mengetahui ajaran-ajaran mereka.
"
157Atau agar kamu tidak mengatakan, "Sekiranya Kitab diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka.
" Sungguh telah datang kepadamu Kitab yang jelas dari Tuhanmu sebagai petunjuk dan rahmat.
Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya?
Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksaan yang buruk karena mereka selalu berpaling.
158Apakah mereka hanya menunggu kedatangan malaikat kepada mereka, atau Tuhanmu sendiri, atau sebagian dari tanda-tanda Tuhanmu?
Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelumnya atau belum berbuat kebaikan dengan imannya.
Katakanlah, "Tunggulah!
Sesungguhnya kami pun termasuk orang-orang yang menunggu.
"
ثُمَّ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ تَمَامًا عَلَى ٱلَّذِيٓ أَحۡسَنَ وَتَفۡصِيلٗا لِّكُلِّ شَيۡءٖ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٗ لَّعَلَّهُم بِلِقَآءِ رَبِّهِمۡ يُؤۡمِنُونَ154
وَهَٰذَا كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ مُبَارَكٞ فَٱتَّبِعُوهُ وَٱتَّقُواْ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ155
أَن تَقُولُوٓاْ إِنَّمَآ أُنزِلَ ٱلۡكِتَٰبُ عَلَىٰ طَآئِفَتَيۡنِ مِن قَبۡلِنَا وَإِن كُنَّا عَن دِرَاسَتِهِمۡ لَغَٰفِلِينَ156
أَوۡ تَقُولُواْ لَوۡ أَنَّآ أُنزِلَ عَلَيۡنَا ٱلۡكِتَٰبُ لَكُنَّآ أَهۡدَىٰ مِنۡهُمۡۚ فَقَدۡ جَآءَكُم بَيِّنَةٞ مِّن رَّبِّكُمۡ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٞۚ فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن كَذَّبَ بَِٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَصَدَفَ عَنۡهَاۗ سَنَجۡزِي ٱلَّذِينَ يَصۡدِفُونَ عَنۡ ءَايَٰتِنَا سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ بِمَا كَانُواْ يَصۡدِفُونَ157
هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ أَوۡ يَأۡتِيَ رَبُّكَ أَوۡ يَأۡتِيَ بَعۡضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَۗ يَوۡمَ يَأۡتِي بَعۡضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَ لَا يَنفَعُ نَفۡسًا إِيمَٰنُهَا لَمۡ تَكُنۡ ءَامَنَتۡ مِن قَبۡلُ أَوۡ كَسَبَتۡ فِيٓ إِيمَٰنِهَا خَيۡرٗاۗ قُلِ ٱنتَظِرُوٓاْ إِنَّا مُنتَظِرُونَ158
Nasihat kepada Nabi
159Sesungguhnya engkau tidak bertanggung jawab sedikit pun atas mereka yang memecah belah agama mereka dan menjadi bergolong-golongan.
Perkara mereka hanyalah kepada Allah.
Dan Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.
160Barang siapa datang dengan membawa kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya.
Dan barang siapa datang dengan membawa keburukan, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengannya.
Dan mereka tidak akan dizalimi.
161Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku telah menunjukiku ke jalan yang lurus, (yaitu) agama yang lurus, agama Ibrahim yang hanif, dan dia bukanlah termasuk orang-orang musyrik.
"
162Katakanlah, "Sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
"
163Tiada sekutu bagi-Nya.
Dan untuk itulah aku diperintahkan, dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri.
164Katakanlah, "Bagaimana aku mencari tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan segala sesuatu?
" Tidak seorang pun akan mendapatkan kecuali apa yang telah diusahakannya.
Dan tidak ada jiwa yang berdosa yang akan memikul dosa jiwa yang lain.
Kemudian kepada Tuhanmu-lah kamu semua akan kembali, dan Dia akan memberitahukan kepadamu kebenaran tentang apa yang dahulu kamu perselisihkan.
165Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi dan mengangkat sebagian kamu di atas sebagian yang lain dalam derajat, untuk mengujimu dengan apa yang telah diberikan-Nya
kepadamu.
Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat hukuman-Nya, tetapi Dia sungguh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
إِنَّ ٱلَّذِينَ فَرَّقُواْ دِينَهُمۡ وَكَانُواْ شِيَعٗا لَّسۡتَ مِنۡهُمۡ فِي شَيۡءٍۚ إِنَّمَآ أَمۡرُهُمۡ إِلَى ٱللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ159
مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ وَمَن جَآءَ بِٱلسَّيِّئَةِ فَلَا يُجۡزَىٰٓ إِلَّا مِثۡلَهَا وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ160
قُلۡ إِنَّنِي هَدَىٰنِي رَبِّيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ دِينٗا قِيَمٗا مِّلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفٗاۚ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ161
قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ162
لَا شَرِيكَ لَهُۥۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرۡتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ163
قُلۡ أَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَبۡغِي رَبّٗا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيۡءٖۚ وَلَا تَكۡسِبُ كُلُّ نَفۡسٍ إِلَّا عَلَيۡهَاۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٞ وِزۡرَ أُخۡرَىٰۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرۡجِعُكُمۡ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ فِيهِ تَخۡتَلِفُونَ164
وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَكُمۡ خَلَٰٓئِفَ ٱلۡأَرۡضِ وَرَفَعَ بَعۡضَكُمۡ فَوۡقَ بَعۡضٖ دَرَجَٰتٖ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِي مَآ ءَاتَىٰكُمۡۗ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ ٱلۡعِقَابِ وَإِنَّهُۥ لَغَفُورٞ رَّحِيمُۢ165
Panduan belajar Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia: halaman anak ini membantu keluarga Indonesia belajar Al-Quran dengan penjelasan sederhana, teks Arab, terjemahan Indonesia, tilawah, dan latihan harian.
Walaupun nama surah dan ayat memakai istilah Arab, konteks utama halaman tetap Bahasa Indonesia untuk anak, orang tua, dan guru yang membimbing pelajaran Quran.
Part 2 study note
This is part 2 of the children's lesson for Surah Al-An'âm.
It continues from the previous section with new verses, examples, and short review points for young learners.
If this is your first time studying the lesson, start with part 1 and then return here so the story, meaning, and practice sequence stay clear.
How to study Surah Al-An'âm with children
Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.
Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia.
Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.
Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian.
Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.
Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab.
Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.
Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian.
Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.