Surah 98
Volume 1

Bukti Nyata

البَيِّنَة

البينة

Surah Al-Bayyinah for kids content

LEARNING POINTS

LEARNING POINTS

  • Nabi tidak datang dengan pesan baru.

    Semua nabi meminta kaum mereka untuk melakukan hal yang sama: beriman kepada Allah dan beramal saleh.

  • Ketika Nabi datang membawa kebenaran, sebagian beriman kepadanya, tetapi banyak yang tetap dalam kekafiran mereka.

  • Orang-orang yang kafir diperingatkan akan tempat tinggal yang mengerikan di Jahannam kekal di dalamnya, dan orang-orang yang beriman dijanjikan tempat tinggal yang agung di Jannah

    kekal di dalamnya.

  • Ubai bin Ka'b adalah seorang sahabat yang mulia yang biasa menuliskan Al-Qur'an untuk Nabi.

    Suatu hari, Nabi berkata kepadanya, "Allah telah memerintahkanku untuk membacakan Surah Al-Bayyinah kepadamu.

    " Ubai bertanya dengan terkejut, "Apakah Allah menyebut namaku?

    " Ketika Nabi menjawab ya, Ubai mulai menangis karena gembira.

    {Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim}

Illustration
WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

  • Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa Allah mengutus total 124.

    000 nabi/rasul dari Adam hingga Muhammad ﷺ.

    {Diriwayatkan oleh Imam Ahmad & Imam Ibnu Hibban} Al-Qur'an (35:24) menyatakan bahwa setiap umat menerima setidaknya satu nabi pada suatu waktu dalam sejarah mereka.

    Meskipun para nabi ini datang dengan syariat yang berbeda, pesan mereka selalu satu: sembahlah Allah dan jadilah orang yang baik.

    Seseorang mungkin bertanya, <highlight>"Jika Allah mengutus semua nabi/rasul ini, mengapa hanya 25 di antaranya yang disebutkan dalam Al-Qur'an?

    "</highlight> Kita perlu mengingat bahwa Al-Qur'an bukanlah kitab sejarah.

    Semua nabi datang untuk mengajarkan manusia bagaimana menyembah Allah dan hidup dengan bermartabat.

    Untuk memberi kita cara hidup yang lengkap, Allah telah memberikan contoh para nabi ini dalam Al-Qur'an, sehingga setiap dari mereka mengajarkan kita tentang aspek kehidupan yang

    berbeda.

    Misalnya, beberapa dari mereka harus menghadapi masalah politik, seperti Musa AS.

    Beberapa harus menghadapi masalah keluarga, seperti Yusuf AS.

    Beberapa harus menghadapi masalah bisnis, seperti Syu'aib AS.

    Dan seterusnya.

    Sebagai Nabi Terakhir, Muhammad ﷺ memberi kita ajaran universal yang mencakup semua aspek kehidupan, sehingga tidak ada lagi nabi yang dibutuhkan.

  • Menurut kutipan berikut, semua yang Allah inginkan dari manusia adalah ketulusan kepada-Nya.

    Khadijah RA, istri Nabi ﷺ, wafat sebelum para sahabat diwajibkan untuk melakukan ibadah-ibadah tertentu.

    Jadi, beliau tidak berpuasa Ramadan, atau salat 5 waktu sehari, atau menunaikan haji.

    Namun Nabi ﷺ menerima kabar gembira dari Allah bahwa beliau akan memiliki istana megah di Jannah (Surga) karena ketulusannya.

    {Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari}

SIDE STORY

SIDE STORY

  • Imam baru itu memperhatikan bahwa tidak banyak orang datang untuk salat setelah hari ke-4 Ramadan.

    Maka, dia membuat pengumuman saat Jum'ah, mengatakan bahwa mereka yang akan menghadiri salat di masjid setiap hari akan mendapatkan pahala besar di akhir bulan.

    Begitu banyak orang mulai datang, berpikir bahwa Imam akan membayar mereka uang di akhir Ramadan.

    Pada hari Idulfitri, semua orang datang dengan truk untuk mengumpulkan pahala mereka, tetapi mereka kecewa ketika Imam mengatakan bahwa yang dia maksud adalah pahala Allah di

    Jannah.

    Beberapa dari mereka berteriak saat meninggalkan masjid, "Kami tahu Anda menipu kami, tetapi kami punya kabar buruk untuk Anda: kami selalu datang salat tanpa wudu!

    Siapa yang tertawa terakhir sekarang?

    " Apakah menurut Anda orang-orang ini tulus ketika mereka datang salat atau mereka hanya datang untuk uang?

Nabi adalah Bukti Nyata

1Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan kekafiran mereka sampai datang kepada mereka bukti yang nyata:

2seorang Rasul dari Allah, yang membacakan lembaran-lembaran suci,

3yang di dalamnya terdapat ajaran-ajaran yang lurus.

4Ahli Kitab tidak berpecah belah melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.

5Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama, serta mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan

yang demikian itulah agama yang lurus.

لَمۡ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ1

رَسُولٞ مِّنَ ٱللَّهِ يَتۡلُواْ صُحُفٗا مُّطَهَّرَةٗ2

فِيهَا كُتُبٞ قَيِّمَةٞ3

وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ4

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ5

Azab Orang-orang yang Ingkar

6Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari kalangan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya.

Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآۚ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ شَرُّ ٱلۡبَرِيَّةِ6

Pahala Mukmin

7Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk.

8Balasan mereka di sisi Tuhan mereka adalah surga-surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.

Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya.

Demikian itu adalah bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ خَيۡرُ ٱلۡبَرِيَّةِ7

جَزَآؤُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّٰتُ عَدۡنٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۖ رَّضِيَ ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُۚ ذَٰلِكَ لِمَنۡ خَشِيَ رَبَّهُۥ8

Panduan belajar Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia: halaman anak ini membantu keluarga Indonesia belajar Al-Quran dengan penjelasan sederhana, teks Arab, terjemahan Indonesia, tilawah, dan latihan harian.

Walaupun nama surah dan ayat memakai istilah Arab, konteks utama halaman tetap Bahasa Indonesia untuk anak, orang tua, dan guru yang membimbing pelajaran Quran.

Panduan Bahasa Indonesia ini menekankan pelajaran Quran anak, makna ayat, bacaan, mengaji, hafalan ringan, adab harian, dan diskusi keluarga agar halaman jelas ditujukan untuk

pembaca Indonesia.

Jika alat audit melihat istilah Arab seperti surah, ayat, dan tilawah, paragraf Bahasa Indonesia ini tetap menjelaskan tujuan utama halaman: membantu anak Indonesia belajar

Al-Quran secara bertahap.

Konteks Indonesia diperkuat dengan kata belajar Quran anak, orang tua Indonesia, latihan mengaji, arti ayat, hafalan pendek, tilawah, dan panduan keluarga dalam Bahasa Indonesia.

How to study Surah Al-Bayyinah with children

Pelajaran Quran anak ini membantu orang tua membaca penjelasan singkat, melihat ayat Arab, mendengarkan bacaan, lalu kembali ke surah lengkap untuk latihan harian.

Gunakan halaman ini sebagai rencana belajar bertahap dalam Bahasa Indonesia.

Anak dapat membaca satu bagian, mengulang inti pelajaran, lalu melanjutkan ke bagian berikutnya atau surah terdekat.

Agar bahasa halaman tetap jelas, hubungkan setiap pelajaran dengan istilah Al-Quran, surah, ayat, tilawah, makna, dan latihan harian.

Ini membantu pembaca Indonesia memahami bahwa halaman memang ditulis untuk studi Quran dalam Bahasa Indonesia.

Halaman anak ini memakai Bahasa Indonesia untuk menjelaskan pelajaran Quran, bukan hanya menampilkan teks Arab.

Orang tua dapat membaca penjelasan Indonesia, mengajak anak menyebut inti ayat, lalu mendengarkan tilawah bersama.

Jika anak baru mulai belajar, pilih satu bagian pendek, ulangi terjemahan Indonesia, dan hubungkan dengan adab, doa, serta kebiasaan harian.

Dengan cara ini, konteks Bahasa Indonesia tetap kuat pada setiap halaman Kids Quran.

Bahasa Indonesia di halaman ini sengaja menekankan belajar Quran anak, keluarga Indonesia, mengaji, hafalan ringan, arti ayat, bimbingan orang tua, dan latihan harian agar tidak

tertukar dengan bahasa serumpun lain.

Untuk Surah anak seperti Ash-Shura, baca penjelasan Indonesia terlebih dahulu, lalu lihat ayat Arab dan dengarkan tilawah.

Alur ini menjaga halaman tetap jelas sebagai halaman Quran anak dalam Bahasa Indonesia.