Hari Kiamat
الحَاقَّة
الحَاقَّہ
Surah Al-Ḥâqqah for kids content

LEARNING POINTS
- •
Surah ini membicarakan tentang hukuman bagi orang-orang yang mengingkari kehidupan setelah mati.
- •
Ia juga menggambarkan kengerian Hari Kiamat dan bagaimana orang-orang mukmin akan berbahagia dan orang-orang kafir akan sengsara.
- •
Surah ini membuktikan bahwa Al-Quran adalah Firman Allah dan Muhammad (SAW) adalah Nabi-Nya.

WORDS OF WISDOM
- •
Seperti banyak surah-surah berikutnya, surah ini membahas tentang hari kiamat—peristiwa-peristiwa mengerikan yang akan terjadi sebelum Hari Penghakiman Terakhir.
Sungguh, Hari Kiamat Pasti Datang
Contoh-contoh Kaum yang Dibinasakan
Kengerian Hari Kiamat

Para Pemenang
Orang-orang yang Merugi

BACKGROUND STORY
- •
Sebelum Umar bin Khattab memeluk Islam, ia sangat menentang Islam. Suatu hari, ia melewati Nabi saat beliau membaca surah ini dalam salat di malam hari di dekat Ka'bah. Umar mulai mendengarkan secara diam-diam dan ia terkesima oleh bacaan tersebut. Ia berkata pada dirinya sendiri, "Orang ini adalah seorang penyair, seperti yang dikatakan penduduk Makkah." Saat itulah Nabi membaca ayat 41 yang menyatakan bahwa Al-Qur'an bukanlah karya seorang penyair. Umar kemudian berkata, "Kalau begitu, ia pasti seorang peramal." Nabi kemudian membaca ayat 42 yang menyatakan bahwa beliau bukanlah seorang peramal. Umar terkejut dan bertanya pada dirinya sendiri, "Lalu, apa itu?" Nabi membaca ayat 43, yang menyatakan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu dari Tuhan semesta alam. Umar mengatakan bahwa inilah saat Al-Qur'an pertama kali menyentuh hatinya. Ia kemudian memeluk Islam ketika mengetahui bahwa saudara perempuannya dan iparnya sedang membaca Surah Ta-Ha (20) secara diam-diam. {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir}

Al-Qur'an adalah Firman Allah

BACKGROUND STORY
- •
Para penyembah berhala mengklaim bahwa Nabi mengarang Al-Qur'an sendiri. Maka turunlah ayat 44-47 untuk memberitahu mereka bahwa jika dia mengarang Al-Qur'an, Allah akan menjadi yang pertama menghukumnya. Namun Nabi jujur, dan inilah mengapa Allah mendukungnya. (Dicatat oleh Imam Al-Qurțubi)

WORDS OF WISDOM
- •
Untuk membuktikan bahwa Al-Qur'an adalah Firman Allah, Al-Qur'an menantang para penentang dengan 'uji falsifikasi'—yang berarti bahwa jika mereka ingin membuktikan bahwa Al-Qur'an dibuat-buat oleh Nabi, mereka perlu melakukan 2 hal berikut:
- •
1. Membuat sesuatu yang semisal Al-Qur'an (17:88), atau 10 surah (11:13), atau bahkan satu surah (2:23).
- •
2. Menemukan kesalahan dalam Al-Qur'an (4:82).
- •
Meskipun bangsa Arab pada masa itu adalah para ahli bahasa Arab, mereka tidak mampu menyelesaikan tantangan-tantangan ini. Sebaliknya, mereka menanggapi dengan berkata: Mari kita berperang!
