Surah 75
Volume 1

Hari Kiamat

القِيَامَة

القِیامَہ

LEARNING POINTS

LEARNING POINTS

Allah berkuasa membangkitkan kembali seluruh manusia untuk penghisaban. Dia bahkan mampu menyempurnakan kembali ujung-ujung jari setiap orang dengan sidik jari mereka yang unik.

Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan setelah kematian akan menghadapi azab yang pedih.

Nabi dinasihati agar tidak tergesa-gesa dalam menghafal Al-Quran.

Illustration
BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Seorang penyembah berhala bernama Adi ibn Rabiah datang kepada Nabi dan bertanya kepadanya, 'Bagaimana Allah akan menghidupkan kita kembali?' Nabi memberitahunya bahwa Allah akan menyatukan kembali tulang-tulang dan menyebabkan jiwa-jiwa kembali ke jasad mereka. Adi mengolok-olok jawaban Nabi, dengan berkata, 'Apa! Ini sama sekali tidak masuk akal. Bahkan jika aku melihatnya dengan mataku sendiri, aku tidak akan pernah mempercayainya. Allah tidak mungkin menghidupkan kembali tulang-tulang yang telah busuk.' Maka surah ini turun untuk mengoreksi penyembah berhala ini. (Diriwayatkan oleh Imam Al-Qurtubi)

Illustration

Peringatan untuk para pengingkar

1Demi hari Kiamat! 2Dan demi jiwa yang mencela diri sendiri! 3Apakah manusia mengira Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya? 4Bahkan Kami mampu menyusun kembali ujung jari-jemarinya. 5Tetapi manusia ingin mendustakan apa yang akan terjadi. 6bertanya 'dengan mengejek', "Kapan hari Kiamat itu?" 7Tetapi apabila mata terbelalak, 8dan bulan kehilangan cahayanya, 9dan matahari dikumpulkan dengan bulan,' 10Pada hari itu, seseorang akan berseru, "Ke mana tempat lari?" 11Sekali-kali tidak! Tiada tempat berlindung. 12Pada hari itu, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali. 13Semua kemudian akan menyadari apa yang telah mereka lakukan dan apa yang seharusnya mereka lakukan. 14Bahkan, manusia akan bersaksi terhadap diri mereka sendiri, 15walaupun mereka mengemukakan alasan-alasan mereka.

لَآ أُقۡسِمُ بِيَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ 1وَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلنَّفۡسِ ٱللَّوَّامَةِ 2أَيَحۡسَبُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَلَّن نَّجۡمَعَ عِظَامَهُۥ 3بَلَىٰ قَٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّيَ بَنَانَهُۥ 4بَلۡ يُرِيدُ ٱلۡإِنسَٰنُ لِيَفۡجُرَ أَمَامَهُۥ 5يَسۡ‍َٔلُ أَيَّانَ يَوۡمُ ٱلۡقِيَٰمَةِ 6فَإِذَا بَرِقَ ٱلۡبَصَرُ 7وَخَسَفَ ٱلۡقَمَرُ 8وَجُمِعَ ٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ 9يَقُولُ ٱلۡإِنسَٰنُ يَوۡمَئِذٍ أَيۡنَ ٱلۡمَفَرُّ 10كَلَّا لَا وَزَرَ 11إِلَىٰ رَبِّكَ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡمُسۡتَقَرُّ 12يُنَبَّؤُاْ ٱلۡإِنسَٰنُ يَوۡمَئِذِۢ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ 13بَلِ ٱلۡإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦ بَصِيرَةٞ 14وَلَوۡ أَلۡقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ15

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Ketika surah-surah pertama Al-Quran diturunkan, Nabi tergesa-gesa untuk membaca bersama Jibril karena beliau ingin menghafal wahyu-wahyu tersebut dengan cepat. Bagian selanjutnya memberitahu Nabi untuk bersabar karena Allah sendiri telah menjamin hafalan dan pemahaman beliau terhadap Al-Quran. (Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim)

Illustration

Ketergesaan Nabi dalam Menghafal Al-Quran

16Janganlah engkau menggerakkan lidahmu karena hendak cepat-cepat menghafal wahyu Al-Qur'an. 17Sesungguhnya kewajiban Kamilah untuk mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya. 18Maka apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya. 19Kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah untuk menjelaskannya.

لَا تُحَرِّكۡ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعۡجَلَ بِهِۦٓ 16إِنَّ عَلَيۡنَا جَمۡعَهُۥ وَقُرۡءَانَهُۥ 17فَإِذَا قَرَأۡنَٰهُ فَٱتَّبِعۡ قُرۡءَانَهُۥ 18ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا بَيَانَهُۥ19

Peringatan Lain untuk Para Pengingkar

20Sekali-kali tidak! Bahkan kalian mencintai kehidupan dunia yang singkat ini, 21dan mengabaikan akhirat. 22Pada hari itu wajah-wajah akan berseri-seri, 23memandang Tuhan mereka. 24Dan wajah-wajah lain akan muram, 25menanti sesuatu yang mengerikan akan menghancurkan mereka.

كَلَّا بَلۡ تُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ 20وَتَذَرُونَ ٱلۡأٓخِرَةَ 21وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ نَّاضِرَةٌ 22إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٞ 23وَوُجُوهٞ يَوۡمَئِذِۢ بَاسِرَةٞ 24تَظُنُّ أَن يُفۡعَلَ بِهَا فَاقِرَةٞ25

Kematian Seorang Pengingkar

26Sekali-kali tidak! Apabila (ruh) telah sampai ke kerongkongan, 27dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?" 28dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia), 29dan bertautlah betis (kiri) dengan betis (kanan), 30Kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu digiring. 31Ia tidak membenarkan dan tidak shalat, 32bahkan mendustakan dan berpaling, 33kemudian pergi kepada kaumnya dengan angkuh. 34Celakalah kamu, sungguh celaka! 35Kemudian, celakalah kamu, bahkan lebih celaka lagi!

كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِيَ 26وَقِيلَ مَنۡۜ رَاقٖ 27وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلۡفِرَاقُ 28وَٱلۡتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ 29إِلَىٰ رَبِّكَ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡمَسَاقُ 30فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ 31وَلَٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ 32ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ 33أَوۡلَىٰ لَكَ فَأَوۡلَىٰ 34ثُمَّ أَوۡلَىٰ لَكَ فَأَوۡلَىٰٓ35

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Sebagian orang beranggapan bahwa satu-satunya tujuan keberadaan mereka hanyalah untuk makan, minum, dan memiliki keturunan. Jika ini benar, lalu apa yang membedakan mereka dari kucing di rumah mereka atau serangga di halaman belakang mereka? Menurut akhir surah ini dan awal surah berikutnya, Allah menciptakan kita untuk tujuan yang lebih tinggi—yaitu untuk menyembah-Nya semata dan berbuat kebaikan.

Illustration

Kekuasaan Allah

36Apakah manusia mengira mereka akan dibiarkan begitu saja? 37Bukankah mereka dahulu setetes mani yang dipancarkan? 38Kemudian mereka menjadi segumpal darah, lalu Dia membentuk dan menyempurnakan bentuknya, 39lalu Dia menjadikan darinya sepasang, laki-laki dan perempuan. 40Bukankah Pencipta yang demikian itu tidak berkuasa menghidupkan kembali orang mati?

أَيَحۡسَبُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَن يُتۡرَكَ سُدًى 36أَلَمۡ يَكُ نُطۡفَةٗ مِّن مَّنِيّٖ يُمۡنَىٰ 37ثُمَّ كَانَ عَلَقَةٗ فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ 38فَجَعَلَ مِنۡهُ ٱلزَّوۡجَيۡنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلۡأُنثَىٰٓ 39أَلَيۡسَ ذَٰلِكَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحۡـِۧيَ ٱلۡمَوۡتَىٰ40

Al-Qiyamah () - Kids Quran - Chapter 75 - Clear Quran for Kids by Dr. Mustafa Khattab