Gua
الكَهْف
الکہف
Surah Al-Kahf for kids content

LEARNING POINTS
- •
Surah ini menjanjikan kaum mukmin pahala yang agung di Jannah dan memperingatkan orang-orang durhaka akan azab yang pedih di Neraka.
- •
Hidup adalah ujian. Sebagian orang akan lulus, yang lain akan gagal.
- •
Allah dengan mudah dapat membangkitkan orang yang telah mati.
- •
Untuk masuk Jannah, seseorang perlu beriman kepada Allah dan beramal saleh.
- •
Penting untuk mengucapkan insya Allah ketika kita berencana melakukan sesuatu di masa depan.
- •
Kita wajib bersyukur atas nikmat Allah.
- •
Allah dapat dengan mudah mencabut nikmat jika manusia kufur nikmat.
- •
Kita harus bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
- •
Amal perbuatan orang-orang kafir akan sia-sia di Akhirat.
- •
Orang-orang durhaka akan menyesal pada Hari Kiamat, tetapi sudah terlambat.


WORDS OF WISDOM
- •
Nabi (ﷺ) bersabda dalam sebuah hadis sahih, "Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari Kiamat hingga ia ditanya tentang 4 perkara: 1. Tentang masa mudanya, untuk apa ia habiskan. 2. Tentang hartanya, dari mana ia peroleh dan ke mana ia belanjakan. 3. Tentang ilmunya, apa yang ia amalkan dengannya. 4. Tentang umurnya, untuk apa ia habiskan." {Imam At-Tirmizi}
- •
Menarik untuk diketahui bahwa keempat pertanyaan ini sesuai dengan empat kisah yang disebutkan dalam surah ini: 1. Kisah para pemuda di dalam gua. 2. Kisah orang kaya dengan dua kebunnya. 3. Kisah Musa (A.S.) dan seorang yang berilmu. 4. Kisah Zul-Qarnain serta kehidupannya dan perjalanannya dalam berkhidmat kepada Allah.
- •
Dianjurkan untuk membaca surah agung ini pada hari Jumat. Nabi (ﷺ) bersabda, "Barangsiapa membaca Surah Al-Kahf pada hari Jumat, maka akan terpancar cahaya baginya hingga Jumat berikutnya." {Imam Al-Hakim} Beliau juga bersabda, "Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahf, maka ia akan dilindungi dari fitnah Ad-Dajjal (seorang individu jahat yang akan muncul sesaat sebelum Hari Kiamat)." {Imam Muslim}

WORDS OF WISDOM
- •
Anda mungkin tahu bahwa surah-surah Al-Quran tidak disusun sesuai urutan pewahyuannya. Misalnya, Surah Al-Alaq (yang memiliki ayat-ayat pertama yang diwahyukan dari Al-Quran) bukanlah Surah nomor 1 dalam Al-Quran, melainkan Surah nomor 96. Jadi, Nabi (ﷺ) menyusun surah-surah tersebut sebagaimana diperintahkan oleh Allah melalui malaikat Jibril. Dalam susunan ini, semua surah terhubung dengan baik, dengan Surah 1 berfungsi sebagai pengantar untuk semua surah berikutnya.
- •
Anda dapat dengan mudah melihat bagaimana: • Akhir Surah 17 cocok dengan awal Surah 18 (memuji Allah dan menegaskan bahwa Dia tidak memiliki anak). • Akhir Surah 22 cocok dengan awal Surah 23 (berdoa dan menyembah Allah untuk meraih kesuksesan). • Akhir Surah 52 cocok dengan awal Surah 53 (meredupnya bintang-bintang). Dalam banyak kasus, akhir sebuah surah cocok dengan awal surah itu sendiri. Misalnya, • Bagian pertama dan terakhir Surah 4 berbicara tentang hukum waris. • Awal Surah 20 memberitahu kita bahwa Al-Quran tidak diturunkan untuk membuat Nabi (ﷺ) tertekan dan akhir surah memberitahu kita bahwa mereka yang berpaling dari wahyu ini akan menjalani kehidupan yang penuh tekanan. • Pada awal Surah 23 kita diberitahu bahwa orang-orang beriman akan berhasil dan pada akhir surah kita diberitahu bahwa orang-orang kafir tidak akan pernah berhasil.
- •
Juga, ada 'surah kembar' yang saling cocok dan melengkapi satu sama lain karena membahas topik yang sama. Misalnya, 2 & 3, 8 & 9, 37 & 38, 55 & 56, 105 & 106, dan 113 & 114. Semua tatanan dan struktur yang menakjubkan ini membuktikan kepada kita bahwa Al-Quran ini berasal dari Allah.
Pesan Al-Quran
Nasihat Untuk Nabi

BACKGROUND STORY
- •
Ini adalah kisah sekelompok pemuda Kristen yang bersembunyi di dalam gua sekitar tahun 250 Masehi untuk melarikan diri dari penyembah berhala yang zalim. Para pemuda itu, bersama anjing mereka, tidur di gua selama 309 tahun, menurut ayat 25. Ketika mereka akhirnya terbangun, sebagian dari mereka mengira mereka tidur sehari atau kurang, dan yang lain tidak begitu yakin. Kemudian mereka mengutus salah seorang dari mereka untuk membeli makanan dan berpesan kepadanya agar tidak menarik perhatian. Namun, koin perak kuno mereka mengungkapkan keberadaan mereka.
- •
Orang-orang, bersama Raja mereka yang baik, bergegas ke gua untuk menyambut para pemuda itu, yang kemudian meninggal dunia dan dimakamkan di gua tersebut. Raja memutuskan untuk membangun sebuah tempat ibadah di gua itu untuk mengenang mereka. Ar-Raqim (disebutkan dalam ayat 9) bisa jadi sebuah prasasti yang berisi kisah para pemuda itu, atau mungkin nama kota, lembah, atau gunung. Bahkan mungkin nama anjing para pemuda itu (mungkin ras Dalmatian). Berdasarkan deskripsi yang diberikan dalam surah ini, banyak ulama percaya bahwa gua itu masih ada di Yordania.
Kisah 1) Ashabul Kahfi
Menegakkan Kebenaran

WORDS OF WISDOM
- •
Seperti yang kami sebutkan dalam Surah 70, kita turut serta dalam pahala atau hukuman dengan berada di sekitar teman-teman yang baik atau buruk. Misalnya, Anda sedang duduk di kelas Al-Quran bersama teman-teman Anda dan seseorang datang untuk memberikan hadiah kepada kelas tersebut. Anda akan mendapatkan hadiah meskipun Anda tidak tahu cara membaca dengan benar. Demikian pula, jika Anda sedang duduk bersama pencuri di suatu tempat dan, tiba-tiba, polisi datang, Anda akan ditangkap meskipun pekerjaan Anda hanya membuat teh. Imam Ibnu Katsir berkata dalam penjelasannya tentang 18:18-22 bahwa Allah memuliakan anjing dengan menyebutkannya 4 kali hanya karena berada dalam perkumpulan pemuda yang baik, dan Allah mempermalukan sebagian manusia dalam 28:8 karena berada dalam perkumpulan yang buruk bersama Firaun.
- •
Seorang ulama bernama Ibnu Al-Qayyim mengatakan bahwa ada 4 jenis teman: 1. Teman baik yang membimbing kita untuk berbuat kebaikan dan menjauhkan kita dari kejahatan. Kita tidak bisa hidup tanpa mereka karena mereka seperti udara yang kita hirup dan air yang kita minum. 2. Rekan yang kita ajak belajar dan bekerja. Mereka seperti obat, yang hanya digunakan jika ada kebutuhan. 3. Orang yang kita ajak bergaul hanya untuk mengisi waktu, tidak melakukan sesuatu yang baik atau buruk. Semakin kita menjauh dari mereka, semakin produktif hidup kita. 4. Orang yang mendorong kita untuk berbuat kejahatan dan menghentikan kita dari berbuat kebaikan. Mereka seperti racun, dan kita harus menghindarinya sepenuhnya.
Di Gua
Para Pemuda Bangkit
Persembunyian Ditemukan
Berapa Jumlah Mereka?
Katakanlah, "Insya Allah"
Lama di Gua

BACKGROUND STORY
- •
Banyak dari kaum Muslimin pertama sangat miskin. Suatu hari, para pemimpin Mekah datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata, "Jika Anda benar-benar ingin kami bergabung dengan Anda, maka Anda harus menyingkirkan orang-orang miskin dan berbau tak sedap di sekitar Anda itu!" Nabi (ﷺ) berharap bahwa suatu hari para pemimpin itu akan menjadi Muslim, jadi beliau menunggu petunjuk dari Allah. Kemudian ayat 6:52 dan 18:28 diturunkan, memerintahkan Nabi (ﷺ) untuk terus menghormati kaum Muslimin yang beriman yang duduk bersamanya dan tidak perlu khawatir tentang para pemimpin yang sombong itu. {Imam Muslim & Imam Al-Qurtubi}
Nasihat untuk Nabi
Peringatan untuk Orang-orang Kafir
PAHALA PARA MUKMIN
Kisah 2) Pemilik Dua Kebun
