Surah 18
Volume 3

Gua

الكَهْف

الکہف

LEARNING POINTS

LEARNING POINTS

Surah ini menjanjikan kaum mukmin pahala yang agung di Jannah dan memperingatkan orang-orang durhaka akan azab yang pedih di Neraka.

Hidup adalah ujian. Sebagian orang akan lulus, yang lain akan gagal.

Allah dengan mudah dapat membangkitkan orang yang telah mati.

Untuk masuk Jannah, seseorang perlu beriman kepada Allah dan beramal saleh.

Penting untuk mengucapkan insya Allah ketika kita berencana melakukan sesuatu di masa depan.

Kita wajib bersyukur atas nikmat Allah.

Allah dapat dengan mudah mencabut nikmat jika manusia kufur nikmat.

Kita harus bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

Amal perbuatan orang-orang kafir akan sia-sia di Akhirat.

Orang-orang durhaka akan menyesal pada Hari Kiamat, tetapi sudah terlambat.

Illustration
WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Nabi (ﷺ) bersabda dalam sebuah hadis sahih, "Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari Kiamat hingga ia ditanya tentang 4 perkara: 1. Tentang masa mudanya, untuk apa ia habiskan. 2. Tentang hartanya, dari mana ia peroleh dan ke mana ia belanjakan. 3. Tentang ilmunya, apa yang ia amalkan dengannya. 4. Tentang umurnya, untuk apa ia habiskan." {Imam At-Tirmizi}

Menarik untuk diketahui bahwa keempat pertanyaan ini sesuai dengan empat kisah yang disebutkan dalam surah ini: 1. Kisah para pemuda di dalam gua. 2. Kisah orang kaya dengan dua kebunnya. 3. Kisah Musa (A.S.) dan seorang yang berilmu. 4. Kisah Zul-Qarnain serta kehidupannya dan perjalanannya dalam berkhidmat kepada Allah.

Dianjurkan untuk membaca surah agung ini pada hari Jumat. Nabi (ﷺ) bersabda, "Barangsiapa membaca Surah Al-Kahf pada hari Jumat, maka akan terpancar cahaya baginya hingga Jumat berikutnya." {Imam Al-Hakim} Beliau juga bersabda, "Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahf, maka ia akan dilindungi dari fitnah Ad-Dajjal (seorang individu jahat yang akan muncul sesaat sebelum Hari Kiamat)." {Imam Muslim}

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Anda mungkin tahu bahwa surah-surah Al-Quran tidak disusun sesuai urutan pewahyuannya. Misalnya, Surah Al-Alaq (yang memiliki ayat-ayat pertama yang diwahyukan dari Al-Quran) bukanlah Surah nomor 1 dalam Al-Quran, melainkan Surah nomor 96. Jadi, Nabi (ﷺ) menyusun surah-surah tersebut sebagaimana diperintahkan oleh Allah melalui malaikat Jibril. Dalam susunan ini, semua surah terhubung dengan baik, dengan Surah 1 berfungsi sebagai pengantar untuk semua surah berikutnya.

Anda dapat dengan mudah melihat bagaimana: • Akhir Surah 17 cocok dengan awal Surah 18 (memuji Allah dan menegaskan bahwa Dia tidak memiliki anak). • Akhir Surah 22 cocok dengan awal Surah 23 (berdoa dan menyembah Allah untuk meraih kesuksesan). • Akhir Surah 52 cocok dengan awal Surah 53 (meredupnya bintang-bintang). Dalam banyak kasus, akhir sebuah surah cocok dengan awal surah itu sendiri. Misalnya, • Bagian pertama dan terakhir Surah 4 berbicara tentang hukum waris. • Awal Surah 20 memberitahu kita bahwa Al-Quran tidak diturunkan untuk membuat Nabi (ﷺ) tertekan dan akhir surah memberitahu kita bahwa mereka yang berpaling dari wahyu ini akan menjalani kehidupan yang penuh tekanan. • Pada awal Surah 23 kita diberitahu bahwa orang-orang beriman akan berhasil dan pada akhir surah kita diberitahu bahwa orang-orang kafir tidak akan pernah berhasil.

Juga, ada 'surah kembar' yang saling cocok dan melengkapi satu sama lain karena membahas topik yang sama. Misalnya, 2 & 3, 8 & 9, 37 & 38, 55 & 56, 105 & 106, dan 113 & 114. Semua tatanan dan struktur yang menakjubkan ini membuktikan kepada kita bahwa Al-Quran ini berasal dari Allah.

Pesan Al-Quran

1Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya, dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya, 2sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, 3yang kekal mereka di dalamnya; 4dan untuk memperingatkan orang-orang yang berkata, "Allah mengambil seorang anak." 5Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, demikian pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka! Mereka hanya mengatakan kebohongan.

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَل لَّهُۥ عِوَجَاۜ 1قَيِّمٗا لِّيُنذِرَ بَأۡسٗا شَدِيدٗا مِّن لَّدُنۡهُ وَيُبَشِّرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمۡ أَجۡرًا حَسَنٗا 2مَّٰكِثِينَ فِيهِ أَبَدٗا 3وَيُنذِرَ ٱلَّذِينَ قَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدٗا 4مَّا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٖ وَلَا لِأٓبَآئِهِمۡۚ كَبُرَتۡ كَلِمَةٗ تَخۡرُجُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبٗا5

Verse 1: Muhammad

Nasihat Untuk Nabi

6Apakah engkau akan membinasakan dirimu karena kesedihan, lantaran mereka tidak beriman kepada pesan ini? 7Sesungguhnya, segala apa yang Kami jadikan di bumi adalah sebagai perhiasan baginya, hanya untuk menguji siapa di antara mereka yang paling baik amalnya. 8Namun pada akhirnya, Kami akan menjadikan segala apa yang ada di atasnya menjadi tanah yang kering kerontang.

فَلَعَلَّكَ بَٰخِعٞ نَّفۡسَكَ عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِمۡ إِن لَّمۡ يُؤۡمِنُواْ بِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَسَفًا 6إِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى ٱلۡأَرۡضِ زِينَةٗ لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ أَيُّهُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗا 7وَإِنَّا لَجَٰعِلُونَ مَا عَلَيۡهَا صَعِيدٗا جُرُزًا8

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Ini adalah kisah sekelompok pemuda Kristen yang bersembunyi di dalam gua sekitar tahun 250 Masehi untuk melarikan diri dari penyembah berhala yang zalim. Para pemuda itu, bersama anjing mereka, tidur di gua selama 309 tahun, menurut ayat 25. Ketika mereka akhirnya terbangun, sebagian dari mereka mengira mereka tidur sehari atau kurang, dan yang lain tidak begitu yakin. Kemudian mereka mengutus salah seorang dari mereka untuk membeli makanan dan berpesan kepadanya agar tidak menarik perhatian. Namun, koin perak kuno mereka mengungkapkan keberadaan mereka.

Orang-orang, bersama Raja mereka yang baik, bergegas ke gua untuk menyambut para pemuda itu, yang kemudian meninggal dunia dan dimakamkan di gua tersebut. Raja memutuskan untuk membangun sebuah tempat ibadah di gua itu untuk mengenang mereka. Ar-Raqim (disebutkan dalam ayat 9) bisa jadi sebuah prasasti yang berisi kisah para pemuda itu, atau mungkin nama kota, lembah, atau gunung. Bahkan mungkin nama anjing para pemuda itu (mungkin ras Dalmatian). Berdasarkan deskripsi yang diberikan dalam surah ini, banyak ulama percaya bahwa gua itu masih ada di Yordania.

Kisah 1) Ashabul Kahfi

9Apakah engkau (wahai Nabi) mengira bahwa Ashabul Kahfi dan lempengan yang berisi kisah mereka itu adalah satu-satunya keajaiban dari tanda-tanda kekuasaan Kami? 10(Ingatlah) ketika para pemuda itu berlindung di dalam gua lalu berkata, "Ya Tuhan kami! Limpahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan berikanlah petunjuk kepada kami jalan keluar yang benar dalam urusan kami ini." 11Maka Kami tidurkan mereka dengan pulas di dalam gua selama bertahun-tahun, 12kemudian Kami bangunkan mereka agar Kami dapat menunjukkan golongan mana di antara dua golongan itu yang lebih tepat memperkirakan berapa lama mereka tinggal.

أَمۡ حَسِبۡتَ أَنَّ أَصۡحَٰبَ ٱلۡكَهۡفِ وَٱلرَّقِيمِ كَانُواْ مِنۡ ءَايَٰتِنَا عَجَبًا 9إِذۡ أَوَى ٱلۡفِتۡيَةُ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ فَقَالُواْ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةٗ وَهَيِّئۡ لَنَا مِنۡ أَمۡرِنَا رَشَدٗا 10فَضَرَبۡنَا عَلَىٰٓ ءَاذَانِهِمۡ فِي ٱلۡكَهۡفِ سِنِينَ عَدَدٗا 11ثُمَّ بَعَثۡنَٰهُمۡ لِنَعۡلَمَ أَيُّ ٱلۡحِزۡبَيۡنِ أَحۡصَىٰ لِمَا لَبِثُوٓاْ أَمَدٗ12

Verse 12: Ashabul Kahfi sendiri berselisih tentang berapa lama mereka tertidur di dalam gua. Lihat 18:19.

Menegakkan Kebenaran

13Kami kisahkan kepadamu 'wahai Nabi' kisah mereka dengan sebenarnya. Mereka adalah pemuda-pemuda yang benar-benar beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk. 14Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka bangkit lalu berkata, 'Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi. Kami tidak akan pernah menyeru tuhan selain Dia, jika tidak demikian, sungguh kami telah mengucapkan kebohongan yang keji.' 15Kemudian mereka saling berkata, 'Kaum kami ini telah mengambil tuhan-tuhan selain Dia. Mengapa mereka tidak mendatangkan bukti yang jelas tentang mereka? Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?' 16'Sekarang, setelah kalian memisahkan diri dari mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka berlindunglah di gua itu. Tuhan kalian akan melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian dan menyediakan kemudahan bagi kalian dalam urusan kalian ini.'

نَّحۡنُ نَقُصُّ عَلَيۡكَ نَبَأَهُم بِٱلۡحَقِّۚ إِنَّهُمۡ فِتۡيَةٌ ءَامَنُواْ بِرَبِّهِمۡ وَزِدۡنَٰهُمۡ هُدٗى 13وَرَبَطۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ إِذۡ قَامُواْ فَقَالُواْ رَبُّنَا رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ لَن نَّدۡعُوَاْ مِن دُونِهِۦٓ إِلَٰهٗاۖ لَّقَدۡ قُلۡنَآ إِذٗا شَطَطًا 14هَٰٓؤُلَآءِ قَوۡمُنَا ٱتَّخَذُواْ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةٗۖ لَّوۡلَا يَأۡتُونَ عَلَيۡهِم بِسُلۡطَٰنِۢ بَيِّنٖۖ فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا 15وَإِذِ ٱعۡتَزَلۡتُمُوهُمۡ وَمَا يَعۡبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ فَأۡوُۥٓاْ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ يَنشُرۡ لَكُمۡ رَبُّكُم مِّن رَّحۡمَتِهِۦ وَيُهَيِّئۡ لَكُم مِّنۡ أَمۡرِكُم مِّرۡفَقٗا16

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Seperti yang kami sebutkan dalam Surah 70, kita turut serta dalam pahala atau hukuman dengan berada di sekitar teman-teman yang baik atau buruk. Misalnya, Anda sedang duduk di kelas Al-Quran bersama teman-teman Anda dan seseorang datang untuk memberikan hadiah kepada kelas tersebut. Anda akan mendapatkan hadiah meskipun Anda tidak tahu cara membaca dengan benar. Demikian pula, jika Anda sedang duduk bersama pencuri di suatu tempat dan, tiba-tiba, polisi datang, Anda akan ditangkap meskipun pekerjaan Anda hanya membuat teh. Imam Ibnu Katsir berkata dalam penjelasannya tentang 18:18-22 bahwa Allah memuliakan anjing dengan menyebutkannya 4 kali hanya karena berada dalam perkumpulan pemuda yang baik, dan Allah mempermalukan sebagian manusia dalam 28:8 karena berada dalam perkumpulan yang buruk bersama Firaun.

Seorang ulama bernama Ibnu Al-Qayyim mengatakan bahwa ada 4 jenis teman: 1. Teman baik yang membimbing kita untuk berbuat kebaikan dan menjauhkan kita dari kejahatan. Kita tidak bisa hidup tanpa mereka karena mereka seperti udara yang kita hirup dan air yang kita minum. 2. Rekan yang kita ajak belajar dan bekerja. Mereka seperti obat, yang hanya digunakan jika ada kebutuhan. 3. Orang yang kita ajak bergaul hanya untuk mengisi waktu, tidak melakukan sesuatu yang baik atau buruk. Semakin kita menjauh dari mereka, semakin produktif hidup kita. 4. Orang yang mendorong kita untuk berbuat kejahatan dan menghentikan kita dari berbuat kebaikan. Mereka seperti racun, dan kita harus menghindarinya sepenuhnya.

Di Gua

17Dan engkau akan melihat matahari, ketika terbit, condong menjauhi gua mereka ke sebelah kanan, dan ketika terbenam, menjauhi mereka ke sebelah kiri, sementara mereka berada di ruang lapang gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) Allah. Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk. Dan barangsiapa dibiarkan-Nya sesat, maka engkau tidak akan menemukan seorang penolong pun yang dapat memberinya petunjuk. 18Dan engkau akan menyangka mereka terjaga, padahal mereka tidur. Kami membolak-balikkan mereka, ke kanan dan ke kiri, sementara anjing mereka membentangkan kedua lengannya di ambang pintu. Sekiranya engkau melihat mereka, niscaya engkau akan lari menjauhi mereka, dipenuhi rasa ngeri.

وَتَرَى ٱلشَّمۡسَ إِذَا طَلَعَت تَّزَٰوَرُ عَن كَهۡفِهِمۡ ذَاتَ ٱلۡيَمِينِ وَإِذَا غَرَبَت تَّقۡرِضُهُمۡ ذَاتَ ٱلشِّمَالِ وَهُمۡ فِي فَجۡوَةٖ مِّنۡهُۚ ذَٰلِكَ مِنۡ ءَايَٰتِ ٱللَّهِۗ مَن يَهۡدِ ٱللَّهُ فَهُوَ ٱلۡمُهۡتَدِۖ وَمَن يُضۡلِلۡ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ وَلِيّٗا مُّرۡشِدٗا 17وَتَحۡسَبُهُمۡ أَيۡقَاظٗا وَهُمۡ رُقُودٞۚ وَنُقَلِّبُهُمۡ ذَاتَ ٱلۡيَمِينِ وَذَاتَ ٱلشِّمَالِۖ وَكَلۡبُهُم بَٰسِطٞ ذِرَاعَيۡهِ بِٱلۡوَصِيدِۚ لَوِ ٱطَّلَعۡتَ عَلَيۡهِمۡ لَوَلَّيۡتَ مِنۡهُمۡ فِرَارٗا وَلَمُلِئۡتَ مِنۡهُمۡ رُعۡبٗا18

Verse 17: Saat mereka tidur di ruang terbuka gua, udara segar berembus melalui gua, tetapi mereka terlindungi dari panasnya matahari.

Verse 18: Hal ini karena, selama tidur panjang mereka, mata mereka terbuka, rambut mereka memanjang, dan tubuh mereka dibolak-balik ke kanan dan ke kiri agar tidak terjadi luka baring.

Para Pemuda Bangkit

19Demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya. Salah seorang di antara mereka bertanya, 'Berapa lama kamu tinggal (di sini)?' Mereka menjawab, 'Kita tinggal (di sini) sehari atau setengah hari.' Mereka berkata (lagi), 'Tuhanmu lebih mengetahui berapa lamanya kamu tinggal (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia mencari makanan yang paling baik dan bersih, lalu membawakan sedikit makanan itu untukmu. Dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan jangan sekali-kali menceritakan halmu kepada siapa pun.' 20Sesungguhnya jika mereka mengetahui keberadaanmu, niscaya mereka akan merajam kamu atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya.'

وَكَذَٰلِكَ بَعَثۡنَٰهُمۡ لِيَتَسَآءَلُواْ بَيۡنَهُمۡۚ قَالَ قَآئِلٞ مِّنۡهُمۡ كَمۡ لَبِثۡتُمۡۖ قَالُواْ لَبِثۡنَا يَوۡمًا أَوۡ بَعۡضَ يَوۡمٖۚ قَالُواْ رَبُّكُمۡ أَعۡلَمُ بِمَا لَبِثۡتُمۡ فَٱبۡعَثُوٓاْ أَحَدَكُم بِوَرِقِكُمۡ هَٰذِهِۦٓ إِلَى ٱلۡمَدِينَةِ فَلۡيَنظُرۡ أَيُّهَآ أَزۡكَىٰ طَعَامٗا فَلۡيَأۡتِكُم بِرِزۡقٖ مِّنۡهُ وَلۡيَتَلَطَّفۡ وَلَا يُشۡعِرَنَّ بِكُمۡ أَحَدًا 19إِنَّهُمۡ إِن يَظۡهَرُواْ عَلَيۡكُمۡ يَرۡجُمُوكُمۡ أَوۡ يُعِيدُوكُمۡ فِي مِلَّتِهِمۡ وَلَن تُفۡلِحُوٓاْ إِذًا أَبَدٗا20

Persembunyian Ditemukan

21Dan demikianlah Kami menampakkan mereka, agar mereka mengetahui bahwa janji Allah itu benar dan bahwa Hari Kiamat itu tidak ada keraguan padanya. Kemudian, ketika penduduk negeri berselisih tentang urusan penghuni gua itu, sebagian berkata, "Dirikanlah suatu bangunan di atas (gua) mereka. Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka." Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata, "Kami pasti akan mendirikan sebuah masjid di atasnya."

وَكَذَٰلِكَ أَعۡثَرۡنَا عَلَيۡهِمۡ لِيَعۡلَمُوٓاْ أَنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞ وَأَنَّ ٱلسَّاعَةَ لَا رَيۡبَ فِيهَآ إِذۡ يَتَنَٰزَعُونَ بَيۡنَهُمۡ أَمۡرَهُمۡۖ فَقَالُواْ ٱبۡنُواْ عَلَيۡهِم بُنۡيَٰنٗاۖ رَّبُّهُمۡ أَعۡلَمُ بِهِمۡۚ قَالَ ٱلَّذِينَ غَلَبُواْ عَلَىٰٓ أَمۡرِهِمۡ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيۡهِم مَّسۡجِدٗا21

Berapa Jumlah Mereka?

22Ada yang akan berkata, 'Mereka tiga orang, yang keempat adalah anjing mereka,' dan (yang lain) berkata, 'Mereka lima orang, yang keenam adalah anjing mereka,' sebagai tebakan tanpa dasar. Dan (yang lain lagi) berkata, 'Mereka tujuh orang, yang kedelapan adalah anjing mereka.' Katakanlah (Muhammad), 'Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka yang sebenarnya; tidak ada yang mengetahuinya kecuali sedikit (orang).' Maka janganlah kamu berdebat tentang mereka kecuali dengan pengetahuan yang pasti, dan janganlah kamu menanyakan tentang mereka kepada siapa pun di antara mereka yang berdebat.

سَيَقُولُونَ ثَلَٰثَةٞ رَّابِعُهُمۡ كَلۡبُهُمۡ وَيَقُولُونَ خَمۡسَةٞ سَادِسُهُمۡ كَلۡبُهُمۡ رَجۡمَۢا بِٱلۡغَيۡبِۖ وَيَقُولُونَ سَبۡعَةٞ وَثَامِنُهُمۡ كَلۡبُهُمۡۚ قُل رَّبِّيٓ أَعۡلَمُ بِعِدَّتِهِم مَّا يَعۡلَمُهُمۡ إِلَّا قَلِيلٞۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمۡ إِلَّا مِرَآءٗ ظَٰهِرٗا وَلَا تَسۡتَفۡتِ فِيهِم مِّنۡهُمۡ أَحَدٗا22

Verse 22: Berdasarkan apa yang telah diwahyukan dalam Al-Qur'an.

Katakanlah, "Insya Allah"

23Jika kamu berniat melakukan sesuatu, janganlah kamu mengatakan, 'Aku pasti akan melakukan ini besok' 24tanpa menambahkan, 'Insya Allah'. Namun jika kamu lupa, maka ingatlah Tuhanmu dan katakanlah, 'Aku percaya Tuhanku akan membimbingku lebih dekat kepada apa yang benar.'

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَاْيۡءٍ إِنِّي فَاعِلٞ ذَٰلِكَ غَدًا 23إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُۚ وَٱذۡكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلۡ عَسَىٰٓ أَن يَهۡدِيَنِ رَبِّي لِأَقۡرَبَ مِنۡ هَٰذَا رَشَدٗا24

Lama di Gua

25Mereka tinggal di gua mereka tiga ratus tahun, dan ditambah sembilan tahun. 26Katakanlah (Muhammad), 'Allah lebih mengetahui berapa lama mereka tinggal (di sana). Milik-Nyalah segala yang gaib di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya! Tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia, dan Dia tidak menyekutukan seorang pun dalam menetapkan keputusan-Nya.'

وَلَبِثُواْ فِي كَهۡفِهِمۡ ثَلَٰثَ مِاْئَةٖ سِنِينَ وَٱزۡدَادُواْ تِسۡعٗا 25قُلِ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا لَبِثُواْۖ لَهُۥ غَيۡبُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ أَبۡصِرۡ بِهِۦ وَأَسۡمِعۡۚ مَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَلِيّٖ وَلَا يُشۡرِكُ فِي حُكۡمِهِۦٓ أَحَدٗا26

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Banyak dari kaum Muslimin pertama sangat miskin. Suatu hari, para pemimpin Mekah datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata, "Jika Anda benar-benar ingin kami bergabung dengan Anda, maka Anda harus menyingkirkan orang-orang miskin dan berbau tak sedap di sekitar Anda itu!" Nabi (ﷺ) berharap bahwa suatu hari para pemimpin itu akan menjadi Muslim, jadi beliau menunggu petunjuk dari Allah. Kemudian ayat 6:52 dan 18:28 diturunkan, memerintahkan Nabi (ﷺ) untuk terus menghormati kaum Muslimin yang beriman yang duduk bersamanya dan tidak perlu khawatir tentang para pemimpin yang sombong itu. {Imam Muslim & Imam Al-Qurtubi}

Nasihat untuk Nabi

27Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Kitab Tuhanmu. Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah Firman-Nya. Dan kamu tidak akan pernah menemukan tempat berlindung selain Dia. 28Bersabarlah bersama orang-orang yang menyeru Tuhan mereka pada pagi dan petang, mengharapkan keridaan-Nya. Janganlah palingkan pandanganmu dari mereka, karena menginginkan perhiasan kehidupan dunia. Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, yang mengikuti hawa nafsunya, dan urusannya melampaui batas.

وَٱتۡلُ مَآ أُوحِيَ إِلَيۡكَ مِن كِتَابِ رَبِّكَۖ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَٰتِهِۦ وَلَن تَجِدَ مِن دُونِهِۦ مُلۡتَحَدٗا 27وَٱصۡبِرۡ نَفۡسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ وَلَا تَعۡدُ عَيۡنَاكَ عَنۡهُمۡ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ وَلَا تُطِعۡ مَنۡ أَغۡفَلۡنَا قَلۡبَهُۥ عَن ذِكۡرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمۡرُهُۥ فُرُطٗا28

Peringatan untuk Orang-orang Kafir

29Dan katakanlah (Muhammad), "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. Barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah ia kafir." Sesungguhnya Kami telah menyediakan bagi orang-orang zalim neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, mereka akan diberi minum dengan air seperti luluhan tembaga yang menghanguskan wajah. Alangkah buruknya minuman itu! Dan tempat istirahat yang paling buruk!

وَقُلِ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكُمۡۖ فَمَن شَآءَ فَلۡيُؤۡمِن وَمَن شَآءَ فَلۡيَكۡفُرۡۚ إِنَّآ أَعۡتَدۡنَا لِلظَّٰلِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمۡ سُرَادِقُهَاۚ وَإِن يَسۡتَغِيثُواْ يُغَاثُواْ بِمَآءٖ كَٱلۡمُهۡلِ يَشۡوِي ٱلۡوُجُوهَۚ بِئۡسَ ٱلشَّرَابُ وَسَآءَتۡ مُرۡتَفَقًا29

PAHALA PARA MUKMIN

30Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang memperbagus amalnya. 31Bagi mereka adalah surga-surga 'Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di sana mereka akan dihiasi dengan gelang-gelang emas, dan memakai pakaian hijau dari sutra halus dan tebal, bersandar di sana di atas dipan-dipan yang berhias. Alangkah baiknya pahala itu! Dan alangkah indahnya tempat istirahat itu!

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجۡرَ مَنۡ أَحۡسَنَ عَمَلًا 30أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ جَنَّٰتُ عَدۡنٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهِمُ ٱلۡأَنۡهَٰرُ يُحَلَّوۡنَ فِيهَا مِنۡ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٖ وَيَلۡبَسُونَ ثِيَابًا خُضۡرٗا مِّن سُندُسٖ وَإِسۡتَبۡرَقٖ مُّتَّكِ‍ِٔينَ فِيهَا عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِۚ نِعۡمَ ٱلثَّوَابُ وَحَسُنَتۡ مُرۡتَفَقٗا31

Kisah 2) Pemilik Dua Kebun

32Berilah mereka, wahai Nabi, perumpamaan dua orang laki-laki. Kepada salah seorang dari keduanya (yang kafir) Kami berikan dua kebun anggur yang Kami kelilingi dengan pohon-pohon kurma, dan di antara keduanya Kami tanamkan berbagai tanaman. 33Masing-masing kebun itu menghasilkan buahnya dengan sempurna, dan tidak kurang sedikit pun. Dan Kami alirkan sungai di antara keduanya. 34Dan dia juga memiliki harta benda lain. Maka dia membanggakan diri kepada temannya (yang miskin) sambil bercakap-cakap dengannya, "Aku memiliki harta dan pengikut yang lebih banyak darimu." 35Dan dia masuk ke kebunnya dalam keadaan menzalimi dirinya sendiri, sambil berkata, "Aku tidak menyangka kebun ini akan binasa selama-lamanya." 36dan aku tidak mengira Hari Kiamat itu akan datang. Dan sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku, niscaya aku akan mendapatkan tempat kembali yang lebih baik daripada ini."

وَٱضۡرِبۡ لَهُم مَّثَلٗا رَّجُلَيۡنِ جَعَلۡنَا لِأَحَدِهِمَا جَنَّتَيۡنِ مِنۡ أَعۡنَٰبٖ وَحَفَفۡنَٰهُمَا بِنَخۡلٖ وَجَعَلۡنَا بَيۡنَهُمَا زَرۡعٗا 32كِلۡتَا ٱلۡجَنَّتَيۡنِ ءَاتَتۡ أُكُلَهَا وَلَمۡ تَظۡلِم مِّنۡهُ شَيۡ‍ٔٗاۚ وَفَجَّرۡنَا خِلَٰلَهُمَا نَهَرٗا 33وَكَانَ لَهُۥ ثَمَرٞ فَقَالَ لِصَٰحِبِهِۦ وَهُوَ يُحَاوِرُهُۥٓ أَنَا۠ أَكۡثَرُ مِنكَ مَالٗا وَأَعَزُّ نَفَرٗا 34وَدَخَلَ جَنَّتَهُۥ وَهُوَ ظَالِمٞ لِّنَفۡسِهِۦ قَالَ مَآ أَظُنُّ أَن تَبِيدَ هَٰذِهِۦٓ أَبَدٗا 35وَمَآ أَظُنُّ ٱلسَّاعَةَ قَآئِمَةٗ وَلَئِن رُّدِدتُّ إِلَىٰ رَبِّي لَأَجِدَنَّ خَيۡرٗا مِّنۡهَا مُنقَلَبٗا36

Illustration

Tanggapan Sahabatnya

37Sahabatnya yang beriman menjawab kepadanya sambil bercakap-cakap dengannya, "Bagaimana kamu ingkar kepada Tuhan yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu menjadikanmu seorang laki-laki yang sempurna? 38Tetapi aku (percaya bahwa) Dia-lah Allah, Tuhanku, dan aku tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhanku. 39Mengapa tidak kamu ucapkan, ketika kamu memasuki kebunmu, "Masya Allah! Tidak ada kekuatan kecuali dengan Allah!" Meskipun kamu melihat aku lebih sedikit harta dan anak daripada kamu, 40mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku (kebun) yang lebih baik dari kebunmu (ini); dan Dia mengirimkan petir dari langit ke kebunmu, sehingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin (tidak ditumbuhi pepohonan), 41Atau airnya menjadi kering (meresap ke dalam tanah), sehingga kamu tidak akan dapat menemukannya lagi.

قَالَ لَهُۥ صَاحِبُهُۥ وَهُوَ يُحَاوِرُهُۥٓ أَكَفَرۡتَ بِٱلَّذِي خَلَقَكَ مِن تُرَابٖ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ثُمَّ سَوَّىٰكَ رَجُلٗا 37لَّٰكِنَّا۠ هُوَ ٱللَّهُ رَبِّي وَلَآ أُشۡرِكُ بِرَبِّيٓ أَحَدٗا 38وَلَوۡلَآ إِذۡ دَخَلۡتَ جَنَّتَكَ قُلۡتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالٗا وَوَلَدٗا 39فَعَسَىٰ رَبِّيٓ أَن يُؤۡتِيَنِ خَيۡرٗا مِّن جَنَّتِكَ وَيُرۡسِلَ عَلَيۡهَا حُسۡبَانٗا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ فَتُصۡبِحَ صَعِيدٗا زَلَقًا 40أَوۡ يُصۡبِحَ مَآؤُهَا غَوۡرٗا فَلَن تَسۡتَطِيعَ لَهُۥ طَلَبٗا41

Verse 37: Maksudnya ayahmu, Adam.

Azab

42Maka binasalah seluruh hasil kebunnya. Dan ia pun membolak-balikkan kedua telapak tangannya (menyesali) atas apa yang telah ia belanjakan untuknya. Ia berkata, 'Aduhai, sekiranya aku tidak pernah mempersekutukan Tuhanku!' 43Ia tidak memiliki golongan yang dapat menolongnya selain Allah, dan ia pun tidak dapat menolong dirinya sendiri. 44Di sanalah kekuasaan (pertolongan) hanya dari Allah, Tuhan Yang Maha Benar. Dia sebaik-baik pemberi pahala dan sebaik-baik pemberi kesudahan.

وَأُحِيطَ بِثَمَرِهِۦ فَأَصۡبَحَ يُقَلِّبُ كَفَّيۡهِ عَلَىٰ مَآ أَنفَقَ فِيهَا وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا وَيَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي لَمۡ أُشۡرِكۡ بِرَبِّيٓ أَحَدٗا 42وَلَمۡ تَكُن لَّهُۥ فِئَةٞ يَنصُرُونَهُۥ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَمَا كَانَ مُنتَصِرًا 43هُنَالِكَ ٱلۡوَلَٰيَةُ لِلَّهِ ٱلۡحَقِّۚ هُوَ خَيۡرٞ ثَوَابٗا وَخَيۡرٌ عُقۡبٗا44

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Ayat 46 menyebutkan "amal-amal baik yang kekal." Menurut para ulama, ini berarti semua amal saleh dan ibadah yang bermanfaat bagi kita di Hari Kiamat dan menuntun kita menuju kehidupan abadi di Jannah, termasuk salat, sedekah, puasa, dan zikir (mengingat Allah) seperti: 'SubhanAllah' (Maha Suci Allah), 'Alhamdulillah' (Segala puji bagi Allah), dan 'Allahu Akbar' (Allah Maha Besar). {Imam Ibn Kathir & Imam Al-Qurtubi}

SIDE STORY

SIDE STORY

Pada suatu masa, hiduplah seorang Imam di sebuah desa di tepi samudra. Suatu hari, ia pergi ke pasar untuk menjual kudanya. Tak lama kemudian, seorang pria datang dan berkata ia akan merasa diberkahi jika dapat membeli kuda Imam tersebut. Imam itu menasihati pria tersebut, "Kuda ini unik dan terlatih dengan baik. Untuk membuatnya berjalan, Anda harus mengucapkan, 'SubhanAllah.' Untuk membuatnya berlari, Anda harus mengucapkan, 'Alhamdulillah.' Dan untuk membuatnya berhenti, Anda harus mengucapkan, 'Allahu Akbar.'" Pria itu membayar harganya dan berterima kasih kepada Imam atas nasihat yang luar biasa itu.

Ketika ia duduk di atas kuda, ia mengucapkan, 'SubhanAllah.' Kuda itu mulai berjalan. Kemudian ia mengucapkan, 'Alhamdulillah,' dan kuda itu mulai berlari. Ia terus mengucapkan, 'Alhamdulillah,' dan kuda itu berlari semakin cepat. Tiba-tiba, pria itu menyadari bahwa kuda itu berlari menuju tebing. Ia sangat ketakutan akan jatuh ke samudra sehingga ia lupa bagaimana cara menghentikan kuda itu. Ia terus mengucapkan hal-hal lain seperti, 'Astaghfirullah' dan 'A'uzubillah,' tetapi tidak ada yang berhasil.

Illustration

Akhirnya, ketika kuda itu hanya berjarak satu langkah dari tepi, pria itu teringat dan berteriak, 'Allahu Akbar!' dan kuda itu berhenti. Pria itu menarik napas dalam-dalam, menengadah ke langit, dan berteriak, 'Alhamdulillah!' Tamat.

Keuntungan Duniawi dan Abadi

45Dan berilah mereka perumpamaan kehidupan dunia ini, seperti tumbuh-tumbuhan di bumi yang subur karena air hujan yang Kami turunkan dari langit. Kemudian (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kering dan hancur berkeping-keping, diterbangkan oleh angin. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. 46Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amal kebajikan yang kekal (selama-lamanya) adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik untuk menjadi harapan.

وَٱضۡرِبۡ لَهُم مَّثَلَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا كَمَآءٍ أَنزَلۡنَٰهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَٱخۡتَلَطَ بِهِۦ نَبَاتُ ٱلۡأَرۡضِ فَأَصۡبَحَ هَشِيمٗا تَذۡرُوهُ ٱلرِّيَٰحُۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ مُّقۡتَدِرًا 45ٱلۡمَالُ وَٱلۡبَنُونَ زِينَةُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ وَٱلۡبَٰقِيَٰتُ ٱلصَّٰلِحَٰتُ خَيۡرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابٗا وَخَيۡرٌ أَمَلٗا46

Hari Penghakiman

47Dan (ingatlah) pada hari Kami akan menerbangkan gunung-gunung, dan kamu akan melihat bumi terhampar. Dan Kami akan mengumpulkan seluruh manusia, tanpa meninggalkan seorang pun. 48Mereka akan dihadapkan di hadapan Tuhanmu dalam barisan-barisan, dan (akan dikatakan kepada orang-orang durhaka,) "Sesungguhnya kamu telah kembali kepada Kami dalam keadaan sendirian, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali pertama, padahal kamu selalu menduga bahwa Kami tidak akan pernah menetapkan waktu pertemuan bagimu." 49Dan kitab (catatan amal) akan dibentangkan, dan kamu akan melihat orang-orang durhaka ketakutan karena apa yang tertulis di dalamnya. Mereka akan berseru, "Celakalah kami! Kitab apakah ini yang tidak meninggalkan dosa kecil maupun besar, tanpa mencatatnya?" Dan mereka akan mendapati apa yang telah mereka kerjakan hadir di hadapan mereka. Dan Tuhanmu tidak akan pernah menzalimi seorang pun.

وَيَوۡمَ نُسَيِّرُ ٱلۡجِبَالَ وَتَرَى ٱلۡأَرۡضَ بَارِزَةٗ وَحَشَرۡنَٰهُمۡ فَلَمۡ نُغَادِرۡ مِنۡهُمۡ أَحَدٗا 47وَعُرِضُواْ عَلَىٰ رَبِّكَ صَفّٗا لَّقَدۡ جِئۡتُمُونَا كَمَا خَلَقۡنَٰكُمۡ أَوَّلَ مَرَّةِۢۚ بَلۡ زَعَمۡتُمۡ أَلَّن نَّجۡعَلَ لَكُم مَّوۡعِدٗا 48وَوُضِعَ ٱلۡكِتَٰبُ فَتَرَى ٱلۡمُجۡرِمِينَ مُشۡفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَٰوَيۡلَتَنَا مَالِ هَٰذَا ٱلۡكِتَٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةٗ وَلَا كَبِيرَةً إِلَّآ أَحۡصَىٰهَاۚ وَوَجَدُواْ مَا عَمِلُواْ حَاضِرٗاۗ وَلَا يَظۡلِمُ رَبُّكَ أَحَدٗا49

IBLIS DAN PENGIKUTNYA

50Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kepada Adam,' maka mereka pun sujud, kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, dan dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai pelindung-pelindung selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Alangkah buruknya pilihan orang-orang zalim itu! 51Aku tidak pernah menjadikan mereka saksi atas penciptaan langit dan bumi, dan tidak (pula) atas penciptaan diri mereka sendiri. Dan Aku tidak akan mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong. 52Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Dia berfirman, 'Panggillah sekutu-sekutu-Ku yang kamu sangka itu.' Lalu mereka memanggilnya, tetapi (sekutu-sekutu itu) tidak menyambut panggilan mereka. Dan Kami jadikan tempat kebinasaan bagi mereka semua. 53Orang-orang durhaka akan melihat neraka, lalu mereka yakin bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya, dan mereka tidak akan menemukan jalan untuk menghindarinya.

وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأٓدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ كَانَ مِنَ ٱلۡجِنِّ فَفَسَقَ عَنۡ أَمۡرِ رَبِّهِۦٓۗ أَفَتَتَّخِذُونَهُۥ وَذُرِّيَّتَهُۥٓ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِي وَهُمۡ لَكُمۡ عَدُوُّۢۚ بِئۡسَ لِلظَّٰلِمِينَ بَدَلٗا ٥٠ ۞ 50مَّآ أَشۡهَدتُّهُمۡ خَلۡقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَلَا خَلۡقَ أَنفُسِهِمۡ وَمَا كُنتُ مُتَّخِذَ ٱلۡمُضِلِّينَ عَضُدٗا 51وَيَوۡمَ يَقُولُ نَادُواْ شُرَكَآءِيَ ٱلَّذِينَ زَعَمۡتُمۡ فَدَعَوۡهُمۡ فَلَمۡ يَسۡتَجِيبُواْ لَهُمۡ وَجَعَلۡنَا بَيۡنَهُم مَّوۡبِقٗا 52وَرَءَا ٱلۡمُجۡرِمُونَ ٱلنَّارَ فَظَنُّوٓاْ أَنَّهُم مُّوَاقِعُوهَا وَلَمۡ يَجِدُواْ عَنۡهَا مَصۡرِفٗا53

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Dalam ayat 54-57, Allah berfirman bahwa Dia telah memberikan segala macam pelajaran dalam Al-Qur'an, tetapi manusia terus saja membantah, menggunakan kebatilan melawan kebenaran, bahkan tanpa memahaminya. Sebagai contoh, mereka berargumen bahwa:

• Al-Qur'an adalah sihir. • Nabi (ﷺ) mengarang Al-Qur'an.

• Allah seharusnya mengutus malaikat kepada mereka, bukan hanya seorang manusia. • Ada tuhan-tuhan lain bersama Allah.

Illustration

• Allah tidak bisa menghidupkan mereka kembali untuk penghakiman. • Tuhan-tuhan mereka akan membela mereka jika memang ada Hari Kiamat.

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Berdebat untuk menegakkan kebenaran dibenarkan dalam Islam. Al-Quran berdalil, misalnya, bahwa Allah adalah Pencipta kita dan hanya Dia yang berhak disembah, Muhammad (ﷺ) adalah Nabi-Nya, Al-Quran adalah wahyu dari-Nya, dan Hari Kiamat pasti akan datang. Nabi (ﷺ) dan para sahabatnya juga menanggapi orang-orang yang datang untuk berdebat tentang keyakinan-keyakinan ini. Namun, berdebat tanpa alasan tidak baik, terutama jika dilakukan hanya untuk pamer atau memenangkan perdebatan, bukan untuk mendukung kebenaran.

Nabi (ﷺ) bersabda, "Aku menjamin: • Sebuah rumah di dalam Surga bagi mereka yang meninggalkan perdebatan meskipun mereka benar. • Sebuah rumah di tengah Surga bagi mereka yang menghindari kebohongan meskipun mereka bercanda. • Sebuah rumah di tingkatan Surga tertinggi bagi mereka yang memiliki akhlak yang baik." {Imam Abu Dawud}

SIDE STORY

SIDE STORY

Ada seorang pria yang selalu merokok. Istrinya mencoba segala cara untuk meyakinkannya berhenti merokok, tetapi dia selalu menolak. Dia memberitahunya bahwa dia menyia-nyiakan tabungan mereka dan membahayakan dirinya sendiri, tetapi dia tidak mendengarkan. Akhirnya, dia berkata kepadanya, "Untuk setiap $10 yang kamu habiskan untuk rokok, aku akan mengambil $10 untuk diriku sendiri dari tabungan." Dia membantah, "Ambil saja $20, aku tidak peduli."

Jadi dia mulai mengambil uang sejumlah yang dia buang untuk membeli rokok. Tetapi ini tidak mengubah situasi, jadi dia memutuskan untuk mencoba hal lain. Dia memberitahunya bahwa dia akan mengambil uang itu dan membakarnya, sama seperti dia membakar rokok. Baru ketika dia melihat istrinya membakar uang itu, dia menyadari bahwa dia telah membuat kesalahan dan berjanji untuk berhenti merokok—mulai tahun depan!

Illustration
SIDE STORY

SIDE STORY

Khalid menelepon penyedia internetnya untuk mengeluh tentang kenaikan pembayaran. Dia mengatakan telah berlangganan paket data tak terbatas seharga $100, tetapi ketika dia menggunakan lebih dari 20 gigabyte, mereka menagihnya tambahan $50. Dia tidak bisa memahami bagaimana 'paket tak terbatas' miliknya bisa 'terbatas.' Setelah berdebat selama 30 menit, perusahaan internet itu menjawab, "Ya, paket tak terbatas kami sebenarnya terbatas, sama seperti nama Anda adalah Khalid ('yang hidup selamanya'), tetapi semua orang tahu Anda akan meninggal."

Mengingkari Al-Qur'an

54Sungguh, telah Kami jelaskan dalam Al-Qur'an ini segala macam perumpamaan bagi manusia, tetapi manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. 55Dan tidak ada yang menghalangi manusia untuk beriman ketika petunjuk datang kepada mereka, dan memohon ampunan kepada Tuhan mereka, kecuali (keinginan mereka) agar ditimpa (hukum) seperti yang menimpa orang-orang terdahulu, atau azab datang di hadapan mereka. 56Dan Kami tidak mengutus para rasul melainkan untuk memberi kabar gembira dan peringatan. Tetapi orang-orang kafir membantah dengan kebatilan untuk melenyapkan kebenaran dengan (bantahan) itu, dan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan peringatan-Ku sebagai olok-olokan. 57Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya? Sungguh, Kami telah menutup hati mereka sehingga mereka tidak dapat memahami (Al-Qur'an ini), dan (Kami telah) menyumbat telinga mereka. Dan jika engkau (Muhammad) menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan pernah mendapat petunjuk.

وَلَقَدۡ صَرَّفۡنَا فِي هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ لِلنَّاسِ مِن كُلِّ مَثَلٖۚ وَكَانَ ٱلۡإِنسَٰنُ أَكۡثَرَ شَيۡءٖ جَدَلٗا 54وَمَا مَنَعَ ٱلنَّاسَ أَن يُؤۡمِنُوٓاْ إِذۡ جَآءَهُمُ ٱلۡهُدَىٰ وَيَسۡتَغۡفِرُواْ رَبَّهُمۡ إِلَّآ أَن تَأۡتِيَهُمۡ سُنَّةُ ٱلۡأَوَّلِينَ أَوۡ يَأۡتِيَهُمُ ٱلۡعَذَابُ قُبُلٗا 55وَمَا نُرۡسِلُ ٱلۡمُرۡسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَۚ وَيُجَٰدِلُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِٱلۡبَٰطِلِ لِيُدۡحِضُواْ بِهِ ٱلۡحَقَّۖ وَٱتَّخَذُوٓاْ ءَايَٰتِي وَمَآ أُنذِرُواْ هُزُوٗا 56وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِ‍َٔايَٰتِ رَبِّهِۦ فَأَعۡرَضَ عَنۡهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتۡ يَدَاهُۚ إِنَّا جَعَلۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ أَكِنَّةً أَن يَفۡقَهُوهُ وَفِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَقۡرٗاۖ وَإِن تَدۡعُهُمۡ إِلَى ٱلۡهُدَىٰ فَلَن يَهۡتَدُوٓاْ إِذًا أَبَدٗا57

Kesabaran Allah

58Tuhanmulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sekiranya Dia hendak menyiksa mereka dengan segera karena perbuatan mereka, niscaya Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Akan tetapi bagi mereka ada ajal yang telah ditentukan, yang mereka tidak akan menemukan tempat berlindung darinya. 59Itulah negeri-negeri yang telah Kami binasakan ketika mereka terus-menerus berbuat zalim, dan Kami telah menetapkan waktu untuk kebinasaan mereka.

وَرَبُّكَ ٱلۡغَفُورُ ذُو ٱلرَّحۡمَةِۖ لَوۡ يُؤَاخِذُهُم بِمَا كَسَبُواْ لَعَجَّلَ لَهُمُ ٱلۡعَذَابَۚ بَل لَّهُم مَّوۡعِدٞ لَّن يَجِدُواْ مِن دُونِهِۦ مَوۡئِلٗا 58وَتِلۡكَ ٱلۡقُرَىٰٓ أَهۡلَكۡنَٰهُمۡ لَمَّا ظَلَمُواْ وَجَعَلۡنَا لِمَهۡلِكِهِم مَّوۡعِدٗا59

Verse 59: Maksudnya kaum 'Ad dan Tsamud.

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Suatu hari, Nabi Musa (A.S.) menyampaikan pidato yang mengesankan, lalu seorang pria bertanya kepadanya, "Siapakah orang yang paling berilmu di muka bumi?" Karena Musa (A.S.) adalah seorang nabi yang agung, beliau menjawab, "Itu adalah aku!" Allah mewahyukan kepada Musa (A.S.) bahwa beliau seharusnya tidak mengatakan demikian, dan memberitahunya bahwa ada seorang hamba yang memiliki ilmu khusus yang tidak dimiliki Musa. Musa (A.S.) kemudian diperintahkan untuk melakukan perjalanan menemui hamba ini, yang bernama Al-Khidr, di suatu tempat di antara pertemuan dua laut. Musa (A.S.) bertanya bagaimana beliau bisa mengenali hamba tersebut, dan Allah memberitahunya, "Bawalah seekor ikan (asin) bersamamu dan di mana pun kamu kehilangan ikan itu, di sanalah kamu akan menemukannya."

Musa (A.S.) dan pembantu mudanya, Yusha', berjalan selama berhari-hari hingga mereka mencapai titik pertemuan dua laut dan memutuskan untuk beristirahat. Tiba-tiba, ikan asin itu hidup kembali dan melompat ke dalam air, tetapi Yusha' lupa memberitahu Musa (A.S.). Setelah mereka melanjutkan perjalanan, Musa (A.S.) menanyakan ikan itu dan Yusha' memberitahunya bahwa ikan itu hilang di tempat mereka beristirahat. Musa (A.S.) berkata, "Inilah tanda yang kita cari." Kemudian mereka kembali dan menemukan Al-Khidr.

Musa (A.S.) bertanya kepada Al-Khidr apakah beliau boleh mengikutinya dan belajar dari ilmu khususnya. Pada awalnya, Al-Khidr berkata, "Kamu tidak akan bisa bersabar bersamaku." Musa (A.S.) berjanji akan bersabar dan patuh. Namun tak lama kemudian Musa (A.S.) memprotes: • Ketika Al-Khidr melubangi sebuah kapal setelah pemiliknya memberi mereka tumpangan gratis. • Ketika ia membunuh seorang anak laki-laki yang tidak bersalah. • Ketika ia memperbaiki dinding milik kaum yang tidak ramah secara gratis. Sebelum mereka berpisah, Al-Khidr menjelaskan kepada Musa (A.S.) mengapa ia melakukan semua hal tersebut. Nabi (ﷺ) mengomentari kisah ini: "Seandainya saudaraku Musa (A.S.) lebih bersabar, niscaya Allah akan menceritakan lebih banyak kepada kita tentang beliau dan hamba yang berilmu itu." {Imam Al-Bukhari & Imam Muslim}

Illustration

KISAH 3) MUSA & AL-KHIDR

60Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, "Aku tidak akan berhenti berjalan sebelum sampai ke pertemuan dua laut, sekalipun aku harus berjalan berabad-abad lamanya." 61Maka ketika mereka sampai di tempat itu, mereka lupa akan ikan mereka, lalu ikan itu mengambil jalannya ke laut. 62Setelah mereka berjalan lebih jauh, dia berkata kepada pembantunya, "Bawakanlah makanan kita! Sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita hari ini." 63Dia menjawab, "Tahukah engkau ketika kita singgah di batu itu? Di sanalah aku lupa (akan) ikan itu. Tidak ada yang membuatku lupa untuk menceritakannya kecuali setan. Dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh." 64Musa berkata, "Itulah yang kita cari." Lalu mereka kembali, menelusuri jejak mereka.

وَإِذۡ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَىٰهُ لَآ أَبۡرَحُ حَتَّىٰٓ أَبۡلُغَ مَجۡمَعَ ٱلۡبَحۡرَيۡنِ أَوۡ أَمۡضِيَ حُقُبٗا 60فَلَمَّا بَلَغَا مَجۡمَعَ بَيۡنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِي ٱلۡبَحۡرِ سَرَبٗا 61فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدۡ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبٗا 62قَالَ أَرَءَيۡتَ إِذۡ أَوَيۡنَآ إِلَى ٱلصَّخۡرَةِ فَإِنِّي نَسِيتُ ٱلۡحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيۡطَٰنُ أَنۡ أَذۡكُرَهُۥۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِي ٱلۡبَحۡرِ عَجَبٗا 63قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبۡغِۚ فَٱرۡتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصٗا64

Musa Bertemu Al-Khidr

65Di sana mereka menemukan seorang hamba Kami, yang telah Kami anugerahi rahmat dari sisi Kami dan yang telah Kami ajari ilmu dari sisi Kami. 66Musa berkata kepadanya, 'Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku sebagian dari petunjuk yang benar yang telah diajarkan kepadamu?' 67Dia menjawab, 'Sesungguhnya engkau tidak akan sanggup bersabar bersamaku.' 68'Dan bagaimana engkau bisa bersabar atas sesuatu yang engkau belum mengetahuinya?' 69Musa berkata, 'Engkau akan mendapati aku sabar, insya Allah, dan aku tidak akan menentang perintahmu.' 70Dia menjawab, 'Maka jika kamu mengikutiku, janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu pun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu.”

فَوَجَدَا عَبۡدٗا مِّنۡ عِبَادِنَآ ءَاتَيۡنَٰهُ رَحۡمَةٗ مِّنۡ عِندِنَا وَعَلَّمۡنَٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلۡمٗا 65قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلۡ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمۡتَ رُشۡدٗا 66قَالَ إِنَّكَ لَن تَسۡتَطِيعَ مَعِيَ صَبۡرٗا 67وَكَيۡفَ تَصۡبِرُ عَلَىٰ مَا لَمۡ تُحِطۡ بِهِۦ خُبۡرٗا 68قَالَ سَتَجِدُنِيٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ صَابِرٗا وَلَآ أَعۡصِي لَكَ أَمۡرٗا 69قَالَ فَإِنِ ٱتَّبَعۡتَنِي فَلَا تَسۡ‍َٔلۡنِي عَن شَيۡءٍ حَتَّىٰٓ أُحۡدِثَ لَكَ مِنۡهُ ذِكۡرٗا70

Kisah Kapal

71Maka keduanya berjalan, hingga ketika keduanya menaiki sebuah perahu, lalu orang itu melubanginya. Musa berkata, 'Apakah engkau melubanginya untuk menenggelamkan penumpangnya? Sungguh, engkau telah melakukan sesuatu yang sangat keji!' 72Dia menjawab, 'Bukankah sudah kukatakan bahwa engkau tidak akan sabar bersamaku?' 73Musa berkata, 'Janganlah engkau menyalahkanku karena kelupaanku, dan janganlah engkau mempersulitku.'

فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَا رَكِبَا فِي ٱلسَّفِينَةِ خَرَقَهَاۖ قَالَ أَخَرَقۡتَهَا لِتُغۡرِقَ أَهۡلَهَا لَقَدۡ جِئۡتَ شَيۡ‍ًٔا إِمۡرٗا 71قَالَ أَلَمۡ أَقُلۡ إِنَّكَ لَن تَسۡتَطِيعَ مَعِيَ صَبۡرٗا 72قَالَ لَا تُؤَاخِذۡنِي بِمَا نَسِيتُ وَلَا تُرۡهِقۡنِي مِنۡ أَمۡرِي عُسۡرٗا73

Kisah Anak Laki-laki Itu

74Kemudian mereka melanjutkan perjalanan hingga bertemu dengan seorang anak laki-laki, lalu orang itu membunuhnya. Musa memprotes, 'Apakah engkau telah membunuh jiwa yang tak berdosa yang tidak membunuh siapa pun? Sungguh, engkau telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar!' 75Dia menjawab, 'Bukankah sudah kukatakan kepadamu bahwa engkau tidak akan sanggup bersabar bersamaku?' 76Musa berkata, 'Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu setelah ini, maka janganlah engkau menjadikanku temanmu lagi, karena sungguh, engkau telah mendapatkan alasan yang cukup dariku.'

فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَا لَقِيَا غُلَٰمٗا فَقَتَلَهُۥ قَالَ أَقَتَلۡتَ نَفۡسٗا زَكِيَّةَۢ بِغَيۡرِ نَفۡسٖ لَّقَدۡ جِئۡتَ شَيۡ‍ٔٗا نُّكۡرٗا ٧٤ ۞ 74قَالَ أَلَمۡ أَقُل لَّكَ إِنَّكَ لَن تَسۡتَطِيعَ مَعِيَ صَبۡرٗا 75قَالَ إِن سَأَلۡتُكَ عَن شَيۡءِۢ بَعۡدَهَا فَلَا تُصَٰحِبۡنِيۖ قَدۡ بَلَغۡتَ مِن لَّدُنِّي عُذۡرٗا76

Peristiwa Dinding

77Kemudian keduanya melanjutkan perjalanan hingga sampai kepada penduduk suatu negeri. Keduanya meminta makanan kepada penduduknya, tetapi penduduknya enggan menjamu mereka. Di sana mereka menemukan sebuah dinding yang hampir roboh, lalu dia menegakkannya. Musa berkata, "Sekiranya engkau mau, niscaya engkau dapat meminta imbalan untuk itu." 78Dia menjawab, "Inilah saat perpisahan antara aku dan engkau! Aku akan memberitahukan kepadamu takwil (makna) dari apa yang engkau tidak mampu bersabar terhadapnya."

فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَيَآ أَهۡلَ قَرۡيَةٍ ٱسۡتَطۡعَمَآ أَهۡلَهَا فَأَبَوۡاْ أَن يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارٗا يُرِيدُ أَن يَنقَضَّ فَأَقَامَهُۥۖ قَالَ لَوۡ شِئۡتَ لَتَّخَذۡتَ عَلَيۡهِ أَجۡرٗا 77قَالَ هَٰذَا فِرَاقُ بَيۡنِي وَبَيۡنِكَۚ سَأُنَبِّئُكَ بِتَأۡوِيلِ مَا لَمۡ تَسۡتَطِع عَّلَيۡهِ صَبۡرًا78

Penjelasan Ketiga Peristiwa

79Adapun kapal itu adalah milik beberapa orang miskin yang bekerja di laut. Maka aku bermaksud merusaknya, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang zalim yang merampas setiap kapal yang baik dengan paksa. 80Dan adapun anak muda itu, kedua orang tuanya adalah orang-orang mukmin sejati, tetapi kami khawatir dia nantinya akan menekan mereka ke dalam kejahatan dan kekufuran. 81Maka kami berharap agar Tuhan mereka akan mengganti mereka dengan anak lain yang lebih saleh dan lebih berbakti. 82Dan adapun tembok itu, adalah milik dua anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta karun milik mereka, dan ayah mereka adalah seorang yang saleh. Maka Tuhanmu menghendaki agar kedua anak itu dewasa dan mengeluarkan harta karun mereka, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Aku tidak melakukannya atas kemauanku sendiri. Itulah takwil dari apa yang kamu tidak sabar terhadapnya.

أَمَّا ٱلسَّفِينَةُ فَكَانَتۡ لِمَسَٰكِينَ يَعۡمَلُونَ فِي ٱلۡبَحۡرِ فَأَرَدتُّ أَنۡ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَآءَهُم مَّلِكٞ يَأۡخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصۡبٗا 79وَأَمَّا ٱلۡغُلَٰمُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤۡمِنَيۡنِ فَخَشِينَآ أَن يُرۡهِقَهُمَا طُغۡيَٰنٗا وَكُفۡرٗا 80فَأَرَدۡنَآ أَن يُبۡدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيۡرٗا مِّنۡهُ زَكَوٰةٗ وَأَقۡرَبَ رُحۡمٗا 81وَأَمَّا ٱلۡجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَٰمَيۡنِ يَتِيمَيۡنِ فِي ٱلۡمَدِينَةِ وَكَانَ تَحۡتَهُۥ كَنزٞ لَّهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَٰلِحٗا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَن يَبۡلُغَآ أَشُدَّهُمَا وَيَسۡتَخۡرِجَا كَنزَهُمَا رَحۡمَةٗ مِّن رَّبِّكَۚ وَمَا فَعَلۡتُهُۥ عَنۡ أَمۡرِيۚ ذَٰلِكَ تَأۡوِيلُ مَا لَمۡ تَسۡطِع عَّلَيۡهِ صَبۡرٗا82

Verse 82: Ini Al-Khidr yang menggunakan 'kami kerajaan'.

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Kisah selanjutnya adalah tentang seorang raja yang beriman yang melakukan perjalanan ke timur jauh dan barat jauh, dan dikenal sebagai Zul-Qarnain ('dua tanduk/titik matahari terbit dan terbenam'). Beberapa orang berpendapat bahwa Zul-Qarnain adalah Iskandar Agung, tetapi ini tidak mungkin benar karena Iskandar Agung adalah penyembah berhala. Kemungkinan besar, Zul-Qarnain adalah Abu Kuraib Al-Hamiri, seorang raja yang beriman dari Yaman. Menurut Imam Ibnu Katsir, Allah memberkahi Zul-Qarnain dengan kekuasaan dan sumber daya, sehingga ia melakukan perjalanan jauh. Selama perjalanannya ke barat, ia terinspirasi untuk memberi pahala kepada orang-orang yang berbuat baik dan menghukum orang-orang yang berbuat jahat. Ia melakukan hal yang sama selama perjalanannya ke timur.

Dalam perjalanan ketiganya, ia bertemu dengan sekelompok orang yang tidak memiliki perlindungan dari matahari. Ia bertemu dengan sekelompok orang yang hanya memahaminya melalui bahasa isyarat. Mereka memintanya untuk membangun penghalang di antara dua gunung untuk melindungi mereka dari serangan kaum Ya'juj dan Ma'juj.

Kita tidak tahu pasti di mana Ya'juj dan Ma'juj dikurung. Ini seharusnya tidak aneh jika kita mengingat bahwa sesekali kita bertemu dengan suku baru (misalnya, di Hutan Amazon dan Filipina) yang sebelumnya tidak dikenal. Pada akhir zaman, Ya'juj dan Ma'juj akan mampu menggali jalan keluar dari penghalang itu dan menyebabkan banyak masalah di seluruh bumi sebelum akhirnya mereka akan dihancurkan.

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Seseorang mungkin bertanya, "Jika Al-Quran tidak bertentangan dengan sains, mengapa ayat 86 mengatakan bahwa matahari terbenam di lumpur?" Berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi jenis pertanyaan ini: • Para penyembah berhala Mekah tidak pernah menggunakan ayat-ayat ini untuk mempertanyakan Al-Quran karena mereka memahami maknanya. • Para ulama Al-Quran telah membahas ayat-ayat ini dan menjelaskannya secara rinci, termasuk Imam Ar-Razi dan Imam Az-Zamakhshari. • Hari ini, beberapa orang yang membenci Islam mencoba mencari cara untuk menyerang Al-Quran, sehingga mereka menggunakan pertanyaan-pertanyaan semacam ini meskipun mereka tidak bisa membaca atau memahami bahasa Arab.

Sekarang, ayat tersebut tidak mengatakan bahwa matahari terbenam di lumpur. Dikatakan bahwa matahari *tampak* bagi Zul-Qarnain terbenam di mata air berlumpur. Dengan kata lain, inilah yang dia lihat, bukan apa yang sebenarnya terjadi. Demikian pula, kita menggunakan kata-kata 'matahari terbit' dan 'matahari terbenam' meskipun matahari sebenarnya tidak terbit atau terbenam. Ini hanyalah apa yang terlihat oleh mata kita, bukan apa yang sebenarnya terjadi.

Di banyak tempat dalam Al-Quran, Allah memberitahu kita sesuatu dari sudut pandang manusia, meskipun Dia melihat segala sesuatu secara berbeda. Contohnya: • Dalam 27:7-8, ketika Musa (A.S.) melihat semak yang menyala, dia mengira itu terbakar, padahal sebenarnya bersinar dengan cahaya. • Dalam 40:57, Allah mengatakan bahwa menciptakan langit dan bumi akan jauh lebih besar daripada menciptakan kembali manusia, berdasarkan apa yang dipikirkan orang. Namun bagi-Nya, Dia menciptakan segalanya dengan satu kata: 'kun,' 'Jadilah!' • Dalam 22:17, Allah mengatakan bahwa Dia akan mengadili antara Muslim, Kristen, Yahudi, dan lainnya pada Hari Kiamat. Dia menggunakan gelar yang sama yang digunakan orang untuk menggambarkan diri mereka, meskipun satu-satunya agama yang diterima di sisi-Nya adalah Islam (3:19 dan 3:85).

Illustration

KISAH 4) Dzulqarnain

83Mereka bertanya kepadamu tentang Zul-Qarnain. Katakanlah, 'Aku akan membacakan kepadamu sebagian dari kisahnya.' 84Sesungguhnya Kami telah meneguhkannya di bumi, dan Kami telah memberinya jalan untuk mencapai segala sesuatu.

وَيَسۡ‍َٔلُونَكَ عَن ذِي ٱلۡقَرۡنَيۡنِۖ قُلۡ سَأَتۡلُواْ عَلَيۡكُم مِّنۡهُ ذِكۡرًا 83إِنَّا مَكَّنَّا لَهُۥ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَءَاتَيۡنَٰهُ مِن كُلِّ شَيۡءٖ سَبَبٗا84

Perjalanan ke Barat

85Maka ia menempuh suatu jalan, 86hingga ia sampai ke tempat terbenamnya matahari. Seolah-olah matahari itu terbenam di dalam mata air yang berlumpur. Di sana ia mendapati suatu kaum. Kami berfirman kepadanya, 'Wahai Zul-Qarnain! Engkau boleh menghukum mereka atau berbuat baik kepada mereka.' 87Ia berkata, 'Adapun orang yang berbuat zalim, akan kami siksa mereka, kemudian mereka akan dikembalikan kepada Tuhan mereka, yang akan menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat pedih.' 88Adapun orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan mendapat pahala yang terbaik, dan akan kami mudahkan bagi mereka urusan mereka.

فَأَتۡبَعَ سَبَبًا 85حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ مَغۡرِبَ ٱلشَّمۡسِ وَجَدَهَا تَغۡرُبُ فِي عَيۡنٍ حَمِئَةٖ وَوَجَدَ عِندَهَا قَوۡمٗاۖ قُلۡنَا يَٰذَا ٱلۡقَرۡنَيۡنِ إِمَّآ أَن تُعَذِّبَ وَإِمَّآ أَن تَتَّخِذَ فِيهِمۡ حُسۡنٗا 86قَالَ أَمَّا مَن ظَلَمَ فَسَوۡفَ نُعَذِّبُهُۥ ثُمَّ يُرَدُّ إِلَىٰ رَبِّهِۦ فَيُعَذِّبُهُۥ عَذَابٗا نُّكۡرٗا 87وَأَمَّا مَنۡ ءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا فَلَهُۥ جَزَآءً ٱلۡحُسۡنَىٰۖ وَسَنَقُولُ لَهُۥ مِنۡ أَمۡرِنَا يُسۡرٗا88

Perjalanan ke Timur

89Kemudian dia menempuh jalan yang lain. 90hingga dia sampai ke tempat terbitnya matahari. Dia mendapatinya terbit atas suatu kaum yang tidak Kami berikan kepada mereka pelindung darinya! 91Demikianlah. Dan sungguh Kami mengetahui segala sesuatu tentang dia.

ثُمَّ أَتۡبَعَ سَبَبًا 89حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ مَطۡلِعَ ٱلشَّمۡسِ وَجَدَهَا تَطۡلُعُ عَلَىٰ قَوۡمٖ لَّمۡ نَجۡعَل لَّهُم مِّن دُونِهَا سِتۡرٗا 90كَذَٰلِكَۖ وَقَدۡ أَحَطۡنَا بِمَا لَدَيۡهِ خُبۡرٗا91

Verse 90: Mereka mungkin tidak memiliki pakaian atau rumah untuk melindungi mereka dari terik matahari.

Perjalanan Lain

92Kemudian dia menempuh jalan yang ketiga. 93hingga dia tiba di suatu celah di antara dua gunung. Dia mendapati di hadapan mereka suatu kaum yang hampir tidak memahami bahasanya. 94Mereka memohon, 'Wahai Zul-Qarnain! Sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj benar-benar membuat kerusakan di muka bumi. Bolehkah kami membayarmu sesuatu agar engkau membangunkan tembok antara kami dan mereka?' 95Dia menjawab, 'Apa yang Tuhanku telah karuniakan kepadaku jauh lebih baik. Tetapi bantulah aku dengan kekuatan, dan aku akan membangunkan penghalang antara kalian dan mereka.' 96'Berilah aku balok-balok besi!' Kemudian, ketika dia telah mengisi celah antara kedua gunung itu, dia berkata, 'Tiup!' Ketika besi itu menjadi merah membara, dia berkata, 'Bawakan aku tembaga cair untuk aku tuangkan di atasnya.' 97Maka mereka tidak sanggup mendakinya dan tidak pula melubanginya. 98Dia berkata, 'Ini adalah rahmat dari Tuhanku. Tetapi apabila janji Tuhanku tiba, Dia akan meratakannya (tembok itu) dengan tanah. Dan janji Tuhanku pasti benar.' 99Pada hari itu, Kami akan membiarkan mereka² bergelombang satu sama lain. Kemudian, Sangkakala akan ditiup, 13 dan Kami akan mengumpulkan mereka semua.

ثُمَّ أَتۡبَعَ سَبَبًا 92حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ بَيۡنَ ٱلسَّدَّيۡنِ وَجَدَ مِن دُونِهِمَا قَوۡمٗا لَّا يَكَادُونَ يَفۡقَهُونَ قَوۡلٗا 93قَالُواْ يَٰذَا ٱلۡقَرۡنَيۡنِ إِنَّ يَأۡجُوجَ وَمَأۡجُوجَ مُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَهَلۡ نَجۡعَلُ لَكَ خَرۡجًا عَلَىٰٓ أَن تَجۡعَلَ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَهُمۡ سَدّٗا 94قَالَ مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيۡرٞ فَأَعِينُونِي بِقُوَّةٍ أَجۡعَلۡ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُمۡ رَدۡمًا 95ءَاتُونِي زُبَرَ ٱلۡحَدِيدِۖ حَتَّىٰٓ إِذَا سَاوَىٰ بَيۡنَ ٱلصَّدَفَيۡنِ قَالَ ٱنفُخُواْۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَعَلَهُۥ نَارٗا قَالَ ءَاتُونِيٓ أُفۡرِغۡ عَلَيۡهِ قِطۡرٗا 96فَمَا ٱسۡطَٰعُوٓاْ أَن يَظۡهَرُوهُ وَمَا ٱسۡتَطَٰعُواْ لَهُۥ نَقۡبٗا 97قَالَ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّي حَقّٗا ٩٨ ۞ 98وَتَرَكۡنَا بَعۡضَهُمۡ يَوۡمَئِذٖ يَمُوجُ فِي بَعۡضٖۖ وَنُفِخَ فِي ٱلصُّورِ فَجَمَعۡنَٰهُمۡ جَمۡعٗا99

Verse 99: Ya'juj dan Ma'juj.

Para Pendurhaka Pada Hari Kiamat

100Pada hari itu, Kami akan menampakkan Jahannam dengan jelas bagi orang-orang kafir, 101yaitu orang-orang yang mengabaikan peringatan-Ku dan tidak tahan mendengar kebenaran. 102Apakah orang-orang kafir itu menyangka bahwa mereka dapat begitu saja menjadikan hamba-hamba-Ku yang beriman sebagai tuhan-tuhan selain Aku? Sungguh Kami telah menyiapkan neraka Jahannam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir.

وَعَرَضۡنَا جَهَنَّمَ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡكَٰفِرِينَ عَرۡضًا 100ٱلَّذِينَ كَانَتۡ أَعۡيُنُهُمۡ فِي غِطَآءٍ عَن ذِكۡرِي وَكَانُواْ لَا يَسۡتَطِيعُونَ سَمۡعًا 101أَفَحَسِبَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَن يَتَّخِذُواْ عِبَادِي مِن دُونِيٓ أَوۡلِيَآءَۚ إِنَّآ أَعۡتَدۡنَا جَهَنَّمَ لِلۡكَٰفِرِينَ نُزُلٗا102

Verse 101: yaitu Al-Qur'an.

Verse 102: Seperti 'Isa dan para malaikat.

Orang-orang yang Merugi

103Katakanlah, "Maukah Kami beritahukan kepadamu siapa orang yang paling merugi amal perbuatannya?" 104Mereka itulah orang-orang yang sia-sia usahanya dalam kehidupan dunia ini, padahal mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. 105Mereka itu adalah orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan pertemuan dengan-Nya, maka sia-sialah amal perbuatan mereka, sehingga Kami tidak akan memberikan timbangan bagi amal mereka pada hari Kiamat. 106Demikianlah balasan mereka, yaitu neraka Jahanam, disebabkan kekafiran mereka dan karena mereka mengolok-olok ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku.

قُلۡ هَلۡ نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَ أَعۡمَٰلًا 103ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعۡيُهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُمۡ يُحۡسِنُونَ صُنۡعًا 104أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِ‍َٔايَٰتِ رَبِّهِمۡ وَلِقَآئِهِۦ فَحَبِطَتۡ أَعۡمَٰلُهُمۡ فَلَا نُقِيمُ لَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَزۡنٗا 105ذَٰلِكَ جَزَآؤُهُمۡ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُواْ وَٱتَّخَذُوٓاْ ءَايَٰتِي وَرُسُلِي هُزُوًا106

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Anda mungkin pernah mendengar frasa, "Rumput tetangga selalu lebih hijau." Ini berarti banyak orang tidak pernah puas dengan apa yang mereka miliki dan berpikir bahwa apa yang dimiliki orang lain lebih baik. Mereka menginginkan ponsel, mobil, atau rumah yang lebih baik. Sebagai contoh, • Anak-anak ingin cepat dewasa, dan orang tua berharap bisa kembali ke masa kanak-kanak. • Orang miskin ingin kaya, dan orang kaya ingin tidur nyenyak di malam hari seperti yang dilakukan orang miskin. • Banyak orang lajang sangat ingin menikah, dan sebagian orang yang sudah menikah berharap mereka masih lajang. • Mereka yang punya sepeda mungkin iri pada mereka yang punya mobil, yang iri pada mereka yang punya kapal pesiar, yang iri pada mereka yang punya jet pribadi. • Seseorang mungkin memiliki ponsel lama dan beralih ke ponsel pintar, tetapi kemudian tidak sabar untuk meningkatkan ke model yang lebih baru lagi. • Seseorang mungkin pindah dari apartemen ke rumah kota (townhouse), dan sekarang menginginkan rumah mewah (mansion) sebagai gantinya.

Namun, situasinya akan sangat berbeda di Jannah. Dalam ayat 108 surah ini, Allah berfirman bahwa penghuni Jannah tidak akan pernah ingin pindah ke tempat lain karena tidak ada tempat yang lebih baik. Tidak akan ada rumah, pakaian, makanan, atau kualitas hidup yang lebih baik daripada apa yang ada di Jannah. Nabi (ﷺ) meriwayatkan bahwa Allah berfirman, "Aku telah menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang beriman apa yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, dan belum pernah terlintas dalam benak manusia." {Imam Al-Bukhari & Imam Muslim}

Illustration

Para Pemenang

107Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka surga Firdaus sebagai tempat menetap, 108mereka kekal di dalamnya, tidak ingin berpindah darinya.

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ كَانَتۡ لَهُمۡ جَنَّٰتُ ٱلۡفِرۡدَوۡسِ نُزُلًا 107خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يَبۡغُونَ عَنۡهَا حِوَلٗا108

Penulisan Ilmu Allah

109Katakanlah (Nabi Muhammad), "Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) firman Tuhanku, niscaya habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) firman Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)."

قُل لَّوۡ كَانَ ٱلۡبَحۡرُ مِدَادٗا لِّكَلِمَٰتِ رَبِّي لَنَفِدَ ٱلۡبَحۡرُ قَبۡلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَٰتُ رَبِّي وَلَوۡ جِئۡنَا بِمِثۡلِهِۦ مَدَدٗا109

Beriman dan Beramal Saleh

110Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa." Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.

قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا110

Verse 110: Maksudnya mereka tidak menyembah selain Allah dan mereka tidak riya'.

Al-Kahf () - Kids Quran - Chapter 18 - Clear Quran for Kids by Dr. Mustafa Khattab