Terjemahan ini dilakukan melalui teknologi modern Kecerdasan Buatan (AI). Selain itu, ini didasarkan pada Dr. Mustafa Khattab's "The Clear Quran".

Al-A’râf (Surah 7)
الأعْرَاف (Tempat Tertinggi)
Pengantar
Surah ini dinamai berdasarkan tempat-tempat tinggi yang disebutkan dalam ayat 46. Seperti banyak surah Makkiyah lainnya, ia menceritakan kisah-kisah para nabi terdahulu yang didustakan oleh kaum mereka sendiri dan bagaimana para pendusta itu akhirnya dibinasakan. Sebagaimana disebutkan dalam surah sebelumnya (6:10-11), kisah-kisah ini dimaksudkan untuk menenteramkan Nabi (ﷺ) dan memperingatkan kaumnya akan azab Allah. Kisah kesombongan Setan serta godaan dan kejatuhan Adam dijelaskan secara rinci, beserta pelajaran bagi kaum mukmin agar mewaspadai bisikan-bisikan Setan. Rincian tentang Surga dan Neraka (ayat 36-53) di sini tidak tertandingi oleh surah sebelumnya mana pun. Ketidakberdayaan berhala-berhala lebih lanjut ditekankan. Ketaatan penuh kepada Allah dan para nabi-Nya ditekankan dalam surah ini dan surah berikutnya. Dengan Nama Allah—Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang