Buah Tin
التِّين
التين

LEARNING POINTS
Allah menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk agar mereka tidak berjalan dengan empat kaki seperti hewan.
Dia juga memberkahi mereka dengan martabat dan kecerdasan dan menempatkan mereka sebagai khalifah di bumi.
Meskipun Allah memuliakan manusia, banyak dari mereka memilih untuk merendahkan diri mereka sendiri dengan mengingkari Pencipta mereka, mengabaikan tugas-tugas mereka, menyebabkan masalah bagi diri mereka sendiri dan orang lain, dan menyembah sebagian dari ciptaan-Nya (manusia lain, hewan, batu, dan sebagainya). Semua praktik ini akan menjerumuskan mereka ke Jahannam di akhirat.
Orang-orang beriman dimuliakan di dunia ini dan juga di akhirat.
Penting untuk berusaha membaca Al-Quran dengan suara yang indah. Salah seorang sahabat—bernama Al-Bara'—berkata, "Aku mendengar Nabi membaca surah ini dalam salat—bacaannya begitu indah sehingga aku tidak pernah mendengar suara yang lebih baik dari siapa pun sebelum atau sesudahnya." {Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim}


SIDE STORY
Sebagian kaum musyrik Arab akan membuat berhala mereka dari kurma, menyembahnya sepanjang hari, kemudian memakannya ketika mereka lapar. Yang lain akan menyembah batu yang indah yang mereka temukan di padang pasir, kemudian mereka membuangnya segera setelah mereka menemukan batu yang lebih indah. Beberapa sahabat Nabi melakukan beberapa hal ini sebelum mereka memeluk Islam, dan mereka sering bercanda tentang hal itu setelah mereka memeluk Islam. Umar bin Al-Khattab pernah ditanya, "Anda adalah seorang pria yang cerdas—bagaimana Anda bisa menyembah berhala sebelum Islam?" Umar menjawab, "Saya memiliki kecerdasan, tetapi saya tidak memiliki hidayah yang benar."

WORDS OF WISDOM
Seseorang mungkin bertanya, "Jika penyembahan berhala tidak masuk akal, mengapa begitu banyak orang menyembah berhala?" Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami bahwa manusia secara fitrahnya adalah makhluk religius. Jadi mereka ingin percaya pada sesuatu, entah itu masuk akal atau tidak. Namun, banyak orang tidak menyukai kewajiban agama, seperti salat, puasa, dan sedekah. Inilah sebabnya mengapa sangat nyaman bagi banyak orang untuk menyembah berhala atau bahkan hewan, dengan mengetahui bahwa mereka tidak akan pernah diminta untuk melakukan apa pun olehnya.
Pesan untuk Para Pengingkar yang Kufur Nikmat
1Demi buah Tin dan buah Zaitun di Yerusalem, 2dan Gunung Sinai, 3dan negeri Makkah yang aman ini! 4Sungguh, Kami menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. 5Kemudian Kami akan mengembalikan mereka ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), 6kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. 7Maka, apa yang membuatmu, wahai para penyembah berhala, mendustakan Hari Pembalasan? 8Bukankah Allah adalah Hakim yang seadil-adilnya?
وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيۡتُونِ 1وَطُورِ سِينِينَ 2وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ 3لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ 4ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ 5إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ 6فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِٱلدِّينِ 7أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَحۡكَمِ ٱلۡحَٰكِمِينَ8
Verse 8: Allah bersumpah demi buah tin dan zaitun di Yerusalem, tempat Nabi Isa dilahirkan; Gunung Sinai, tempat Allah berbicara kepada Nabi Musa; dan kota Makkah, tempat Nabi Muhammad dibesarkan.