Surah 53
Volume 1

Bintang

النَّجْم

النَّجْم

LEARNING POINTS

LEARNING POINTS

Surah ini menyatakan bahwa risalah Nabi ﷺ sesungguhnya berasal dari Allah. Maka manusia seharusnya mempercayai apa yang beliau sampaikan, termasuk fakta bahwa beliau melihat Malaikat Jibril (علیہ السلام) dua kali — satu kali di Makkah dan satu kali lagi selama perjalanan malam beliau ke langit.

Orang-orang yang menyembah berhala, dengan harapan berhala-berhala itu akan membela mereka pada Hari Kiamat, diberitahu bahwa mereka melakukan kesalahan besar. Mereka juga diberitahu bahwa bahkan malaikat pun tidak dapat membela siapa pun tanpa izin Allah.

Allah adalah satu-satunya Yang menciptakan dan memelihara setiap orang. Inilah sebabnya mengapa manusia seharusnya hanya menyembah-Nya saja dan menghormati Firman-Nya, Al-Quran.

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Nabi menderita di Makkah selama bertahun-tahun, terutama setelah wafatnya istrinya Khadijah dan pamannya Abu Thalib. Untuk menghibur Nabi, Allah memerintahkan malaikat Jibril untuk membawanya dalam perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Al-Masjid Al-Aqsa di Yerusalem (17:1). Menurut ayat berikutnya, Nabi kemudian dibawa ke langit, di mana beliau menerima 3 hadiah dari Allah:

1. Salat lima waktu.

2. Dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah (2:285-286).

3. Dan janji dari Allah untuk mengampuni orang-orang beriman, selama mereka meninggalkan dunia ini tanpa menyekutukan-Nya. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Penghakiman adalah Al-Haqq

1Demi bintang ketika ia terbenam! 2Sahabatmu Muhammad (ﷺ) tidak sesat dan tidak pula menyimpang. 3Dan apa yang ia ucapkan bukanlah dari hawa nafsunya. 4Itu tidak lain hanyalah wahyu yang diturunkan kepadanya. 5Ia diajarkan oleh seorang malaikat yang memiliki kekuatan dahsyat dan mempunyai bentuk yang sempurna, 6yang pernah menampakkan diri dalam wujud aslinya 7sementara dia berada di ufuk tertinggi, 8kemudian dia mendekat kepada Nabi 9sehingga jaraknya hanya dua busur panah atau bahkan lebih dekat lagi. 10Lalu Allah mewahyukan kepada hamba-Nya apa yang Dia wahyukan melalui Jibril. 11Hati Nabi tidak meragukan apa yang dilihatnya. 12Bagaimana kalian, para penyembah berhala, kemudian membantahnya tentang apa yang dilihatnya? 13Dan sungguh dia melihat malaikat itu turun untuk kedua kalinya 14di sisi Sidratul Muntaha, di titik terjauh di Langit Ketujuh— 15di dekatnya adalah Surga Ma'wa— 16Ketika Sidratul Muntaha itu diliputi oleh keagungan yang dahsyat! 17Pandangan Nabi tidak berpaling ke kiri atau ke kanan, dan tidak melampaui batas. 18Sungguh, dia telah melihat sebagian dari ayat-ayat Tuhannya yang terbesar.

وَٱلنَّجۡمِ إِذَا هَوَىٰ 1مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمۡ وَمَا غَوَىٰ 2وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلۡهَوَىٰٓ 3إِنۡ هُوَ إِلَّا وَحۡيٞ يُوحَىٰ 4عَلَّمَهُۥ شَدِيدُ ٱلۡقُوَىٰ 5ذُو مِرَّةٖ فَٱسۡتَوَىٰ 6وَهُوَ بِٱلۡأُفُقِ ٱلۡأَعۡلَىٰ 7ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّىٰ 8فَكَانَ قَابَ قَوۡسَيۡنِ أَوۡ أَدۡنَىٰ 9فَأَوۡحَىٰٓ إِلَىٰ عَبۡدِهِۦ مَآ أَوۡحَىٰ 10مَا كَذَبَ ٱلۡفُؤَادُ مَا رَأَىٰٓ 11أَفَتُمَٰرُونَهُۥ عَلَىٰ مَا يَرَىٰ 12وَلَقَدۡ رَءَاهُ نَزۡلَةً أُخۡرَىٰ 13عِندَ سِدۡرَةِ ٱلۡمُنتَهَىٰ 14عِندَهَا جَنَّةُ ٱلۡمَأۡوَىٰٓ 15إِذۡ يَغۡشَى ٱلسِّدۡرَةَ مَا يَغۡشَىٰ 16مَا زَاغَ ٱلۡبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ 17١٧ لَقَدۡ رَأَىٰ مِنۡ ءَايَٰتِ رَبِّهِ ٱلۡكُبۡرَىٰٓ18

Verse 13: Pohon Sidr (yang tumbuh di beberapa negara Arab) dikenal karena naungannya yang menyejukkan dan buahnya. Pohon yang dimaksud di sini berada di Langit Ketujuh. Nabi bersabda bahwa pohon ini sangat besar, dengan daun-daun yang lebar dan buahnya (Diriwayatkan oleh Imam Muslim).

SIDE STORY

SIDE STORY

Suatu hari, seorang petani menemukan sebutir telur di sarang elang yang ditinggalkan. Dia membawa telur itu kembali ke peternakannya dan meletakkannya di sarang salah satu ayamnya. Telur itu menetas, dan anak elang itu tumbuh besar meniru ayam-ayam lainnya. Dia menghabiskan separuh hidupnya di kandang dan separuh lainnya di halaman, tidak pernah mendongak. Suatu hari elang tua itu akhirnya mengangkat kepalanya dan melihat sesuatu yang menakjubkan: seekor elang muda melayang di langit. Dengan air mata di matanya, elang tua itu berkata pada dirinya sendiri, 'Seandainya aku terlahir sebagai elang!'

Illustration

Suatu hari, seorang petani menemukan sebutir telur di sarang elang yang ditinggalkan. Dia membawa telur itu kembali ke peternakannya dan meletakkannya di sarang salah satu ayamnya. Telur itu menetas, dan anak elang itu tumbuh besar meniru ayam-ayam lainnya. Dia menghabiskan separuh hidupnya di kandang dan separuh lainnya di halaman, tidak pernah mendongak. Suatu hari elang tua itu akhirnya mengangkat kepalanya dan melihat sesuatu yang menakjubkan: seekor elang muda melayang di langit. Dengan air mata di matanya, elang tua itu berkata pada dirinya sendiri, 'Seandainya aku terlahir sebagai elang!'

Illustration

Seruan kepada Penyembah Berhala

19Maka, pernahkah kamu memperhatikan Lāt dan ʿUzzā, 20serta yang ketiga, Manāt? 21Apakah bagi kamu anak laki-laki dan bagi-Nya anak perempuan? 22Maka, itu adalah pembagian yang tidak adil! 23Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapakmu mengadakannya, yang Allah tidak pernah menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan-persangkaan dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, padahal sesungguhnya telah datang kepada mereka petunjuk dari Tuhan mereka. 24Ataukah setiap orang akan mendapatkan apa saja yang diinginkannya? 25Padahal, milik Allahlah dunia dan akhirat. 26Betapa banyak malaikat yang agung di langit! Bahkan mereka tidak dapat memberi syafaat kepada siapa pun, kecuali setelah Allah mengizinkan kepada siapa yang Dia kehendaki dan hanya bagi orang yang diridai-Nya.

أَفَرَءَيۡتُمُ ٱللَّٰتَ وَٱلۡعُزَّى 19وَمَنَوٰةَ ٱلثَّالِثَةَ ٱلۡأُخۡرَىٰٓ 20أَلَكُمُ ٱلذَّكَرُ وَلَهُ ٱلۡأُنثَىٰ 21تِلۡكَ إِذٗا قِسۡمَةٞ ضِيزَىٰٓ 22إِنۡ هِيَ إِلَّآ أَسۡمَآءٞ سَمَّيۡتُمُوهَآ أَنتُمۡ وَءَابَآؤُكُم مَّآ أَنزَلَ ٱللَّهُ بِهَا مِن سُلۡطَٰنٍۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَمَا تَهۡوَى ٱلۡأَنفُسُۖ وَلَقَدۡ جَآءَهُم مِّن رَّبِّهِمُ ٱلۡهُدَىٰٓ 23أَمۡ لِلۡإِنسَٰنِ مَا تَمَنَّىٰ 24فَلِلَّهِ ٱلۡأٓخِرَةُ وَٱلۡأُولَىٰ 25وَكَم مِّن مَّلَكٖ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ لَا تُغۡنِي شَفَٰعَتُهُمۡ شَيۡ‍ًٔا إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ أَن يَأۡذَنَ ٱللَّهُ لِمَن يَشَآءُ وَيَرۡضَىٰٓ26

Verse 24: Allah tidak memiliki anak laki-laki atau anak perempuan. Meskipun para penyembah berhala itu tidak suka memiliki anak perempuan, mereka mengklaim bahwa malaikat adalah anak perempuan Allah.

Verse 25: Apakah mereka menyangka berhala-berhala itu akan melindungi mereka dari Allah pada Hari Kiamat?

Verse 26: Apakah mereka mengira berhala-berhala itu akan melindungi mereka dari Allah di Hari Kiamat?

Apakah para Malaikat itu Putri-putri Allah?

27Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar mengatakan malaikat-malaikat itu perempuan, 28padahal mereka tidak mempunyai ilmu sedikit pun tentang itu. Mereka hanya mengikuti persangkaan. Dan sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikit pun dapat menggantikan kebenaran. 29Maka berpalinglah (wahai Muhammad) dari orang yang berpaling dari Peringatan Kami, dan tidak menginginkan kecuali kehidupan dunia yang fana ini. 30Itulah batas pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan siapa yang mendapat petunjuk.

إِنَّ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ لَيُسَمُّونَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ تَسۡمِيَةَ ٱلۡأُنثَىٰ 27وَمَا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٍۖ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّۖ وَإِنَّ ٱلظَّنَّ لَا يُغۡنِي مِنَ ٱلۡحَقِّ شَيۡ‍ٔٗا 28فَأَعۡرِضۡ عَن مَّن تَوَلَّىٰ عَن ذِكۡرِنَا وَلَمۡ يُرِدۡ إِلَّا ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا 29ذَٰلِكَ مَبۡلَغُهُم مِّنَ ٱلۡعِلۡمِۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِمَنِ ٱهۡتَدَىٰ30

SIDE STORY

SIDE STORY

Seorang kakek Bangsa Pribumi Kanada sedang mengajari cucunya tentang kebaikan dan kejahatan di dunia ini. Dia berkata, 'Saya merasa ada dua serigala yang bertarung di dalam hati saya. Salah satunya baik dan yang lainnya jahat.' Anak muda itu bertanya, 'Menurut Kakek, mana yang akan menang?' Kakek itu menjawab, 'Yang terus saya beri makan.'

Illustration

Menurut bagian selanjutnya, kita bukanlah malaikat atau setan. Kita bisa memilih untuk berbuat baik atau jahat. Mereka yang berbuat baik dan menghindari kejahatan akan diberi pahala berlimpah oleh Allah.

Allah Mengetahui Siapa yang Baik?

31Milik Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi, agar Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat atas apa yang telah mereka kerjakan, dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan balasan yang terbaik— 32yaitu orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali dosa-dosa kecil. Sesungguhnya ampunan Tuhanmu amat luas. Dia lebih mengetahui (keadaan)mu, sejak Dia menciptakanmu dari tanah dan ketika kamu masih berupa janin-janin kecil dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui siapa yang bertakwa.

وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ لِيَجۡزِيَ ٱلَّذِينَ أَسَٰٓـُٔواْ بِمَا عَمِلُواْ وَيَجۡزِيَ ٱلَّذِينَ أَحۡسَنُواْ بِٱلۡحُسۡنَى 31ٱلَّذِينَ يَجۡتَنِبُونَ كَبَٰٓئِرَ ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡفَوَٰحِشَ إِلَّا ٱللَّمَمَۚ إِنَّ رَبَّكَ وَٰسِعُ ٱلۡمَغۡفِرَةِۚ هُوَ أَعۡلَمُ بِكُمۡ إِذۡ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ وَإِذۡ أَنتُمۡ أَجِنَّةٞ فِي بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمۡۖ فَلَا تُزَكُّوٓاْ أَنفُسَكُمۡۖ هُوَ أَعۡلَمُ بِمَنِ ٱتَّقَىٰٓ32

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Al-Walid ibn Al-Mughirah, salah satu musuh terbesar Nabi, pernah tersentuh oleh Al-Quran dan memutuskan untuk memeluk Islam. Namun, salah satu temannya yang jahat menjadi sangat marah dan berkata kepadanya, 'Tinggalkan saja Islam dan aku siap masuk Neraka untuk dihukum atas dosa-dosamu hanya dengan sedikit bayaran.' Untuk menyenangkan temannya, Al-Walid menerima tawaran itu, lalu meninggalkan Islam dan mulai mencaci maki Nabi lagi. Al-Walid membayar sebagian uang kepada temannya, lalu menolak membayar sisanya. Ayat-ayat berikut memberitahu Al-Walid bahwa tidak seorang pun akan dihukum menggantikan orang lain. Pelajaran di sini adalah: kita harus berusaha menyenangkan Allah dengan melakukan apa yang benar, karena tidak mungkin menyenangkan semua orang. (Diriwayatkan oleh Imam At-Tabari)

Illustration
SIDE STORY

SIDE STORY

Suatu hari, seorang pria bernama Joha sedang menunggangi keledainya sementara putranya berjalan kaki menuju pasar. Mereka melewati sekelompok orang yang menjadi sangat marah dan berkata, 'Lihatlah pria ini tanpa belas kasihan di hatinya. Dia menunggangi sementara anak kecilnya berjalan kaki.' Joha turun dan menempatkan putranya di atas keledai, lalu mulai berjalan kaki. Ketika mereka bertemu kelompok lain, orang-orang berteriak, 'Lihatlah anak ini yang tidak menghormati ayahnya yang sudah tua!' Joha naik ke punggung keledai bersama putranya dan melanjutkan perjalanan. Ketika mereka bertemu kelompok ketiga, orang-orang berteriak, 'Apa yang terjadi dengan hak-hak hewan? Bagaimana bisa dua orang yang berat berada di punggung keledai yang malang? Berbelas kasihlah!' Joha menyuruh putranya turun agar mereka berdua bisa memikul keledai itu bersama-sama. Mereka melewati kelompok lain, dan orang-orang mulai mengolok-olok mereka. Joha kemudian berkata kepada putranya, 'Mari kita berjalan bersama keledai ini.' Ketika mereka melewati kelompok lain, orang-orang mulai menertawakan mereka, berkata, 'Lihatlah dua orang bodoh ini. Untuk apa Allah menciptakan keledai kalau begitu?' Joha berkata kepada putranya, 'Kau lihat, Nak! Kau tidak bisa menyenangkan semua orang. Cukup berusaha menyenangkan Allah, Yang Maha Esa.'

Illustration

Kesepakatan Buruk

33Tidakkah engkau melihat orang yang berpaling dari Islam, 34dan memberikan sedikit (harta) agar orang lain dihukum menggantikannya, 35kemudian ia berhenti? 36Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib sehingga dia dapat melihat akhirat? 37Atau belumkah sampai kepadanya berita tentang apa yang ada dalam Kitab Musa, 38dan Ibrahim yang menunaikan (segala tugas)? 39bahwa seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, 40dan bahwasanya seorang manusia tidak akan memperoleh selain dari apa yang telah diusahakannya, 41kemudian hasil usahanya itu akan diperlihatkan dalam catatan amalnya, 42kemudian dia akan diberi balasan yang paling sempurna, dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu).

أَفَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي تَوَلَّىٰ 33وَأَعۡطَىٰ قَلِيلٗا وَأَكۡدَىٰٓ 34أَعِندَهُۥ عِلۡمُ ٱلۡغَيۡبِ فَهُوَ يَرَىٰٓ 35أَمۡ لَمۡ يُنَبَّأۡ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ 36وَإِبۡرَٰهِيمَ ٱلَّذِي وَفَّىٰٓ 37أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٞ وِزۡرَ أُخۡرَىٰ 38وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ 39وَأَنَّ سَعۡيَهُۥ سَوۡفَ يُرَىٰ 40ثُمَّ يُجۡزَىٰهُ ٱلۡجَزَآءَ ٱلۡأَوۡفَىٰ 41وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلۡمُنتَهَىٰ42

Semuanya di Tangan Allah

43Dan bahwasanya Dialah yang menjadikan kebahagiaan dan kesedihan. 44Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan. 45Dan Dialah yang menciptakan pasangan-pasangan, laki-laki dan perempuan, 46dari nutfah apabila dipancarkan. 47Dan bahwasanya Dialah yang akan membangkitkan semua orang untuk kedua kalinya. 48Dan Dia-lah yang menjadikan (seseorang) kaya atau miskin. 49Dan Dia-lah Tuhan bintang Syi'ra. 50Dan Dia membinasakan kaum 'Ad yang pertama, 51dan kemudian kaum Tsamud, tanpa menyisakan seorang pun. 52Dan sebelum itu Dia membinasakan kaum Nuh, yang sesungguhnya lebih zalim dan lebih banyak dosanya. 53Dan Dialah yang membalikkan negeri-negeri Luth. 54Betapa dahsyatnya apa yang menimpa mereka! 55Maka, nikmat Tuhanmu yang mana yang akan kamu dustakan?

وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضۡحَكَ وَأَبۡكَىٰ 43وَأَنَّهُۥ هُوَ أَمَاتَ وَأَحۡيَا 44وَأَنَّهُۥ خَلَقَ ٱلزَّوۡجَيۡنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلۡأُنثَىٰ 45مِن نُّطۡفَةٍ إِذَا تُمۡنَىٰ 46وَأَنَّ عَلَيۡهِ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُخۡرَىٰ 47وَأَنَّهُۥ هُوَ أَغۡنَىٰ وَأَقۡنَىٰ 48وَأَنَّهُۥ هُوَ رَبُّ ٱلشِّعۡرَىٰ 49وَأَنَّهُۥٓ أَهۡلَكَ عَادًا ٱلۡأُولَىٰ 50وَثَمُودَاْ فَمَآ أَبۡقَىٰ 51وَقَوۡمَ نُوحٖ مِّن قَبۡلُۖ إِنَّهُمۡ كَانُواْ هُمۡ أَظۡلَمَ وَأَطۡغَىٰ 52وَٱلۡمُؤۡتَفِكَةَ أَهۡوَىٰ 53فَغَشَّىٰهَا مَا غَشَّىٰ 54فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكَ تَتَمَارَىٰ55

Verse 55: Sirius adalah bintang terang yang disembah oleh sebagian orang Arab.

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Simbol ini (yang kita lihat di akhir ayat 62 dalam bahasa Arab) menandai salah satu dari 15 tempat dalam Al-Quran di mana pembaca seharusnya bersujud (atau melakukan sujud tilawah) dan mengucapkan: 'Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya dan membentuknya, serta memberinya kemampuan mendengar dan melihat dengan kekuatan dan kekuasaan-Nya. Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta.' {Diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim} atau 'Sub-hana Rabbia Al-A'la' (Maha Suci Tuhanku—Yang Maha Tinggi).

Semuanya di Tangan Allah

56Nabi ini adalah seorang pemberi peringatan seperti rasul-rasul yang telah mendahuluinya. 57Hari Kiamat sudah sangat dekat. 58Tiada yang mengetahui waktu pastinya kecuali Allah. 59Maka, apakah kalian menganggap aneh berita ini, 60kalian menertawakannya dan tidak menangis, 61dan tidak memperhatikan? 62Sebaliknya, sujudlah kepada Allah dan sembahlah Dia saja!

هَٰذَا نَذِيرٞ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلۡأُولَى 56أَزِفَتِ ٱلۡأٓزِفَةُ 57لَيۡسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ كَاشِفَةٌ 58أَفَمِنۡ هَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ تَعۡجَبُونَ 59وَتَضۡحَكُونَ وَلَا تَبۡكُونَ 60وَأَنتُمۡ سَٰمِدُونَ 61فَٱسۡجُدُواْۤ لِلَّهِۤ وَٱعۡبُدُواْ62

An-Najm () - Kids Quran - Chapter 53 - Clear Quran for Kids by Dr. Mustafa Khattab