Surah 30
Volume 4

Bangsa Romawi

الرُّوم

الرُّوم

LEARNING POINTS

LEARNING POINTS

Surah ini mengajarkan orang-orang beriman bahwa kemenangan datang dari Allah.

Allah telah memberkahi kita dengan begitu banyak nikmat yang patut kita syukuri.

Kenyataan bahwa kita berasal dari latar belakang yang berbeda adalah nikmat dari Allah.

Meskipun Allah telah memberi kita banyak nikmat, banyak orang gagal bersyukur kepada-Nya.

Para penyembah berhala dicela karena menyamakan tuhan-tuhan palsu mereka dengan Allah.

Nabi (ﷺ) dan para sahabatnya diperintahkan untuk selalu bersabar dan teguh dalam iman.

Orang-orang zalim akan menyadari pada Hari Kiamat bahwa kehidupan di dunia ini sangat singkat.

Illustration
SIDE STORY

SIDE STORY

Dua kekuatan terbesar dunia pada awal abad ke-7 adalah Kekaisaran Romawi dan Persia. Ketika mereka berperang pada tahun 614 M, bangsa Romawi mengalami kekalahan telak. Orang-orang Mekah sangat gembira karena umat Kristen Romawi dihancurkan oleh bangsa Persia, yang merupakan penyembah berhala seperti mereka. Umat Muslim bersedih karena bangsa Romawi memiliki kitab suci dan beriman kepada Tuhan.

Tidak lama kemudian, ayat 1-5 dari surah ini diturunkan, menyatakan bahwa bangsa Romawi akan mengalahkan musuh Persia mereka dalam waktu 3-9 tahun. Delapan tahun kemudian, bangsa Romawi memenangkan pertempuran penting melawan bangsa Persia pada hari yang sama ketika umat Muslim mengalahkan orang-orang Mekah dalam Perang Badar. {Dicatat oleh Imam Ibnu Katsir, Imam Al-Qurtubi, & Imam At-Tabari}

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang ayat 2-4: Kekalahan Romawi begitu telak sehingga tidak ada yang menyangka mereka akan menang lagi, bahkan dalam sejuta tahun sekalipun. Ayat 4 menyatakan bahwa bangsa Romawi akan menang dalam 3-9 tahun.

Menurut ayat 4, ketika kaum Kristen Romawi mengalahkan para penyembah berhala Persia, kaum Muslim juga akan bergembira karena mereka akan mengalahkan para penyembah berhala Mekah pada hari yang sama. Wilayah Laut Mati (tempat pertempuran antara Romawi dan Persia terjadi) digambarkan dalam ayat 3 sebagai 'adna al-ard' (ادنی الارض) yang berarti 'tanah terdekat (dengan Arabia).' Dalam bahasa Arab, kata 'adna' juga bisa berarti 'titik terendah.' Menurut NASA, "Laut Mati adalah titik terendah di Bumi pada 418 meter di bawah permukaan laut."

Seseorang mungkin bertanya, "Jika Allah tahu bahwa bangsa Romawi akan menang setelah 8 tahun, mengapa Dia mengatakan 3-9 tahun?" Allah tidak mengatakan 8 tahun hanya karena pelatihan dan persiapan untuk kemenangan akan membutuhkan waktu—itu tidak hanya terjadi pada tahun ke-8. Ketika bangsa Romawi menang setelah 8 tahun, itu membuka pintu bagi kemenangan total.

SIDE STORY

SIDE STORY

Ketika ayat 1-5 dari surah ini diturunkan, Abu Bakar (R.A.) sangat yakin bahwa Romawi akan menang sebagaimana firman Al-Qur'an. Ketika para penyembah berhala Mekah menantangnya untuk bertaruh, beliau menyetujuinya. Taruhan belum diharamkan pada waktu itu. Mereka berkata kepadanya, "3-9 tahun adalah jangka waktu yang panjang. Mari kita jadikan 6 tahun. Jadi, jika Romawi menang dalam 6 tahun, kamu menang. Jika tidak, kamu kalah." Ketika 6 tahun berlalu tanpa kemenangan Romawi, Abu Bakar (R.A.) harus membayar.

Nabi (ﷺ) memberitahunya bahwa ayat-ayat tersebut menyebutkan 3-9 tahun, bukan 6. Beliau kemudian memintanya untuk memperpanjang jangka waktu dan meningkatkan taruhan. Dua tahun kemudian, Persia dihancurkan oleh Romawi, dan Abu Bakar (R.A.) memenangkan taruhan. Ketika beliau membawa uang itu kepada Nabi (ﷺ), beliau (ﷺ) bersabda bahwa taruhan telah diharamkan dan uang itu harus disedekahkan. {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir, Imam Al-Qurtubi, & Imam At-Tirmidzi}

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Seseorang mungkin bertanya, "Jika taruhan itu haram, mengapa dulu diperbolehkan di Makkah?" Sebagaimana yang kami sebutkan dalam Pendahuluan buku ini, surah-surah yang diturunkan di Makkah berfokus pada pembangunan iman kaum mukmin, termasuk keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa, kemampuan Allah untuk menciptakan dan menghidupkan kembali setiap orang untuk dihakimi, pahala bagi orang-orang beriman, hukuman bagi para pendusta, dan kengerian Hari Kiamat. Setelah fondasi iman kokoh dan kaum Muslimin hijrah ke Madinah, mereka diperintahkan untuk berpuasa di bulan Ramadan dan menunaikan haji, serta praktik-praktik tertentu menjadi haram, seperti judi dan minum minuman keras. Menurut 'Aisyah (R.A.), istri Nabi (ﷺ), jika praktik-praktik ini dilarang sejak awal (ketika orang-orang masih dalam tahap awal keimanan), akan sangat sulit bagi banyak orang untuk menerima Islam. {Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari}

Sekarang, penting untuk memahami bahwa seorang Muslim hanya dapat menghasilkan uang dengan menjual sesuatu (seperti makanan) atau menyediakan jasa (seperti memperbaiki mobil seseorang). Haram hukumnya mendapatkan uang tanpa imbalan apa pun, kecuali jika itu adalah sesuatu seperti hadiah. Inilah sebabnya seorang Muslim tidak diperbolehkan berjudi atau mengambil riba.

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Manusia selalu terpesona dengan apa yang akan terjadi di masa depan. Rasa ingin tahu ini dapat membuat kita terlalu memikirkan hari esok, yang sering kali mengalihkan perhatian kita dari menikmati masa kini. Dalam beberapa kasus, obsesi ini bahkan menyebabkan orang melakukan hal-hal haram (terlarang) untuk mencoba mencari tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Illustration

Banyak orang mencari mereka yang mengaku bisa melihat masa depan. Beberapa mengunjungi pembaca garis tangan yang mengatakan mereka bisa meramal nasib Anda dengan melihat garis-garis di telapak tangan Anda. Yang lain menaruh kepercayaan pada takhayul, percaya bahwa menghindari hal-hal seperti kucing hitam, angka 13, atau cermin pecah akan menjaga mereka tetap aman. Untuk melindungi diri dari bahaya di masa depan dan membawa keberuntungan, beberapa orang memakai jimat atau azimat. Ini bisa menjadi keyakinan yang sangat pribadi. Misalnya, penulis teks ini berbagi cerita tentang ibunya yang memakaikan azimat padanya ketika ia masih kecil. Ketika ia akhirnya membukanya karena rasa ingin tahu, ia menemukan bahwa itu hanyalah selembar kertas dengan beberapa tulisan coretan, sebuah koin tua, dan beberapa biji-bijian. Ia menyadari bahwa Allah adalah satu-satunya pelindung, dan azimat itu sama sekali tidak berdaya. Orang-orang juga beralih ke horoskop, yang mengklaim dapat memprediksi masa depan berdasarkan posisi planet pada saat kelahiran mereka. Ramalan-ramalan ini biasanya sangat umum dan dapat berlaku untuk hampir semua orang.

Sepanjang sejarah, ada 'peramal' terkenal yang berpura-pura melihat masa depan. Salah satu yang paling terkenal adalah Nostradamus, seorang dokter Prancis yang meninggal pada tahun 1566 Masehi. Ia menerbitkan sebuah buku ramalan, tetapi prediksinya sangat umum sehingga para pengikutnya selalu dapat menemukan cara untuk mengaitkannya dengan peristiwa sejarah. Namun, setiap kali ia menyebutkan detail spesifik seperti suatu negara atau tahun, ramalannya gagal total. Misalnya, ia meramalkan bahwa pada Juli 1999, 'Raja Teror' akan datang dari langit, menyebabkan kehancuran global, tetapi tidak ada yang terjadi. Demikian pula, banyak peramal modern (termasuk beberapa di dunia Muslim) meramalkan bahwa tahun 2020 akan menjadi 'tahun yang luar biasa'. Namun, tahun 2020 ternyata menjadi salah satu tahun terburuk dalam sejarah baru-baru ini, dengan kebakaran hutan yang menghancurkan, pandemi global, dan penguncian wilayah yang meluas. Peristiwa-peristiwa ini membuktikan betapa tidak dapat diandalkannya ramalan manusia. Terkadang kita mungkin memiliki firasat kuat bahwa sesuatu akan terjadi, dan itu memang terjadi. Ini bisa menjadi ilham dari Allah atau hanya tebakan yang baik. Tetapi kita tidak boleh mengandalkan perasaan ini untuk memprediksi masa depan, karena hanya Allah yang mengetahui yang gaib.

Illustration
WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Sebagai Muslim, kita tahu bahwa tidak ada yang mengetahui masa depan kecuali Allah. Terkadang Dia mengungkapkan beberapa peristiwa masa depan kepada Muhammad (ﷺ) untuk membuktikan bahwa beliau adalah seorang nabi (72:26-27). Beberapa peristiwa ini disebutkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, dengan rincian spesifik, seperti nama, waktu, atau tempat. Misalnya, bangsa Romawi akan menang 3-9 tahun setelah kekalahan telak mereka (30:1-5).

Illustration

Musyrikin Mekah akan dikalahkan di Badar (54:45).

Kaum Muslimin akan memasuki Masjidil Haram di Mekah untuk 'umrah (48:27).

Abu Lahab dan istrinya akan mati dalam keadaan kafir (111:1-5).

Tidak seorang pun akan pernah menandingi gaya bahasa Al-Qur'an (2:23-24).

Nabi (ﷺ) bersabda bahwa sebelum akhir zaman, orang-orang Arab (salah satu kaum termiskin di bumi pada masanya) akan menjadi begitu kaya sehingga mereka akan saling berlomba membangun gedung tertinggi. (Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim) Mudah dipahami mengapa para penyembah berhala mengolok-olok Nabi (ﷺ) ketika beliau mengatakan sesuatu yang berani seperti ini tentang orang-orang Arab yang tidak berdaya pada masanya, yang hidup di tenda-tenda. Mereka tidak akan menantang beliau jika beliau menyebutkan bangsa Mesir, Romawi, atau Persia, yang merupakan peradaban kaya yang dikenal karena membangun struktur besar. Menariknya, 'Menara Jam' di Makkah (setinggi 601 meter) menjadi gedung tertinggi di dunia pada tahun 2012. Dua tahun kemudian, 'Burj Khalifa' (828 meter) dibangun di Dubai. Tak lama setelah itu, seorang pengusaha yang sangat kaya di Arab Saudi mengumumkan bahwa ia akan membangun 'Kingdom Tower' (sekarang disebut 'Jeddah Tower'), sebuah gedung yang lebih tinggi (1.000 meter).

Beliau (ﷺ) bersabda, "Hari Kiamat tidak akan tiba sampai tanah Arab (yang sebagian besar gurun) menjadi hutan dan sungai seperti sediakala." (Diriwayatkan oleh Imam Muslim) Menurut artikel BBC baru-baru ini, para peneliti Barat telah mengungkapkan bahwa Arab dulunya adalah 'surga' dengan sungai-sungai yang mengalir sekitar 160.000 tahun yang lalu.

Beliau (ﷺ) bersabda bahwa Islam akan menyebar ke negeri-negeri yang telah diperintah oleh dua kekaisaran terbesar pada masanya (Romawi dan Persia), seperti Suriah, Turki, Mesir, Yaman, dan banyak lainnya. (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad & Imam Muslim)

Beliau (ﷺ) mengunjungi medan perang sesaat sebelum Perang Badar dan menunjukkan kepada para sahabatnya lokasi persis di mana setiap musuh Makkah beliau akan mati. 'Umar (R.A.) bersumpah demi Allah bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang meleset dari tempatnya. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Sesaat sebelum beliau (ﷺ) wafat, beliau memberitahu putrinya Fatimah (R.A.) (yang baru berusia 27 tahun) bahwa ia akan menjadi anggota keluarga pertama yang meninggal setelah beliau. Ia wafat hanya 6 bulan setelah kematian beliau. (Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim)

Dari Kekalahan Menuju Kemenangan

1Alif-Lam-Mim. 2Romawi telah dikalahkan 3di negeri yang dekat. Namun setelah kekalahan mereka, mereka akan menang. 4dalam waktu tiga sampai sembilan tahun. Segala urusan adalah milik Allah, sebelum dan sesudah (kemenangan itu). Dan pada hari itu bergembiralah orang-orang mukmin 5karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. 6Ini adalah janji Allah. Dan Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. 7Mereka hanya mengetahui yang lahir dari kehidupan dunia, tetapi mereka lalai tentang akhirat.

الٓمٓ 1غُلِبَتِ ٱلرُّومُ 2فِيٓ أَدۡنَى ٱلۡأَرۡضِ وَهُم مِّنۢ بَعۡدِ غَلَبِهِمۡ سَيَغۡلِبُونَ 3فِي بِضۡعِ سِنِينَۗ لِلَّهِ ٱلۡأَمۡرُ مِن قَبۡلُ وَمِنۢ بَعۡدُۚ وَيَوۡمَئِذٖ يَفۡرَحُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ 4بِنَصۡرِ ٱللَّهِۚ يَنصُرُ مَن يَشَآءُۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ 5وَعۡدَ ٱللَّهِۖ لَا يُخۡلِفُ ٱللَّهُ وَعۡدَهُۥ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ 6يَعۡلَمُونَ ظَٰهِرٗا مِّنَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ عَنِ ٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ غَٰفِلُونَ7

Verse 7: Artinya mereka tahu cara berbisnis, cara bertani, dan cara bersenang-senang. Tetapi mereka tidak peduli pada iman dan amal saleh yang mengantarkan ke Jannah di Akhirat.

Seruan untuk Insaf kepada Orang-orang Kafir

8Tidakkah mereka memperhatikan keberadaan diri mereka sendiri? Allah tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan suatu tujuan dan waktu yang ditentukan. Padahal kebanyakan manusia mengingkari pertemuan dengan Tuhan mereka! 9Tidakkah mereka berjalan di muka bumi, lalu mereka melihat bagaimana akibat orang-orang yang dibinasakan sebelum mereka? Mereka lebih kuat kekuatannya, dan mereka telah mengolah bumi serta memakmurkannya lebih banyak daripada yang dapat dilakukan oleh mereka ini. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan bukti-bukti yang nyata. Allah sekali-kali tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri. 10Kemudian akibat orang-orang yang berbuat jahat adalah seburuk-buruknya, karena mereka mendustakan dan memperolok-olokkan ayat-ayat Allah.

أَوَ لَمۡ يَتَفَكَّرُواْ فِيٓ أَنفُسِهِمۗ مَّا خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَمَا بَيۡنَهُمَآ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ وَأَجَلٖ مُّسَمّٗىۗ وَإِنَّ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِ بِلِقَآيِٕ رَبِّهِمۡ لَكَٰفِرُونَ 8أَوَ لَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَيَنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ كَانُوٓاْ أَشَدَّ مِنۡهُمۡ قُوَّةٗ وَأَثَارُواْ ٱلۡأَرۡضَ وَعَمَرُوهَآ أَكۡثَرَ مِمَّا عَمَرُوهَا وَجَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِۖ فَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ 9ثُمَّ كَانَ عَٰقِبَةَ ٱلَّذِينَ أَسَٰٓـُٔواْ ٱلسُّوٓأَىٰٓ أَن كَذَّبُواْ بِ‍َٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَكَانُواْ بِهَا يَسۡتَهۡزِءُونَ10

Para Pendurhaka pada Hari Kiamat

11Allah-lah Yang memulai penciptaan, kemudian menghidupkannya kembali. Dan kemudian kalian semua akan dikembalikan kepada-Nya. 12Pada hari (ketika) Kiamat itu datang, orang-orang durhaka akan sangat putus asa. 13Tidak ada seorang pun dari sesembahan mereka yang akan berbicara membela mereka, dan mereka akan sepenuhnya mengingkarinya.

ٱللَّهُ يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ 11وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يُبۡلِسُ ٱلۡمُجۡرِمُونَ 12وَلَمۡ يَكُن لَّهُم مِّن شُرَكَآئِهِمۡ شُفَعَٰٓؤُاْ وَكَانُواْ بِشُرَكَآئِهِمۡ كَٰفِرِينَ13

Yang Diberkahi dan Yang Celaka

14Dan pada hari Kiamat tiba, manusia akan terbagi. 15Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan bergembira di dalam surga. 16Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami serta pertemuan akhirat, mereka akan terperangkap dalam azab.

وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يَوۡمَئِذٖ يَتَفَرَّقُونَ 14فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَهُمۡ فِي رَوۡضَةٖ يُحۡبَرُونَ 15وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بِ‍َٔايَٰتِنَا وَلِقَآيِٕ ٱلۡأٓخِرَةِ فَأُوْلَٰٓئِكَ فِي ٱلۡعَذَابِ مُحۡضَرُونَ16

Menjaga Salat

17Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu petang dan di waktu pagi. 18Segala puji bagi-Nya di langit dan di bumi, demikian pula di waktu sore dan di waktu zuhur.

فَسُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ حِينَ تُمۡسُونَ وَحِينَ تُصۡبِحُونَ 17وَلَهُ ٱلۡحَمۡدُ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَعَشِيّٗا وَحِينَ تُظۡهِرُونَ18

Verse 18: Ayat ini merujuk pada waktu-waktu salat lima waktu. Waktu malam merujuk pada salat Magrib dan Isya, waktu pagi merujuk pada salat Subuh, waktu sore merujuk pada salat Asar, dan waktu tengah hari merujuk pada salat Zuhur.

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Dalam ayat 19, Allah berfirman bahwa Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Ini bisa berarti bahwa Dia mengeluarkan tumbuhan dari biji dan mengeluarkan biji dari tumbuhan. Dia mengeluarkan ayam dari telur dan mengeluarkan telur dari ayam. Dia mengeluarkan orang-orang beriman (seperti Ibrahim (A.S.)) dari orang-orang kafir (seperti ayah Ibrahim) dan mengeluarkan orang-orang kafir (seperti putra Nuh (A.S.)) dari orang-orang beriman (seperti Nuh (A.S.)). {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir & Imam Al-Qurtubi}

Illustration

Kekuasaan Allah atas Hidup dan Mati

19Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mati dari yang hidup. Dan Dia menghidupkan bumi setelah matinya. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).

يُخۡرِجُ ٱلۡحَيَّ مِنَ ٱلۡمَيِّتِ وَيُخۡرِجُ ٱلۡمَيِّتَ مِنَ ٱلۡحَيِّ وَيُحۡيِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَاۚ وَكَذَٰلِكَ تُخۡرَجُونَ19

Ayat-ayat Allah

20Salah satu tanda-tanda-Nya adalah bahwa Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba umat manusia kalian telah tersebar di muka bumi.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ثُمَّ إِذَآ أَنتُم بَشَرٞ تَنتَشِرُونَ20

Verse 20: Maksudnya ayahmu Adam.

Tanda-tanda Allah

21Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٰجٗا لِّتَسۡكُنُوٓاْ إِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَكُم مَّوَدَّةٗ وَرَحۡمَةًۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ21

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Menurut ayat 22, merupakan rahmat bahwa kita memiliki penampilan yang berbeda, berbicara bahasa yang berbeda, dan memiliki budaya yang berbeda. Bayangkan jika kita semua makan makanan yang sama setiap hari—bukankah itu akan sangat membosankan? Bayangkan jika kita semua terlihat sama—bukankah itu akan sangat membingungkan? Bayangkan jika kita semua memiliki sidik jari yang sama. Jika salah satu dari kita merampok bank, bagaimana mereka akan mengetahui pencurinya bahkan jika ada kamera di seluruh bank? Bayangkan jika kita semua memiliki budaya yang sama—kita tidak akan menikmati semua budaya menakjubkan yang ditawarkan dunia. Bayangkan jika kita semua berbicara bahasa yang sama, penerjemah seperti saya akan kehilangan pekerjaan.

Illustration

Tanda-tanda Allah

22Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, dan perbedaan bahasa-bahasa kalian serta warna kulit kalian. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berilmu.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ خَلۡقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفُ أَلۡسِنَتِكُمۡ وَأَلۡوَٰنِكُمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّلۡعَٰلِمِينَ22

Tanda-tanda Allah

23Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah tidurmu di waktu malam dan siang untuk beristirahat, serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya di kedua waktu itu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ مَنَامُكُم بِٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ وَٱبۡتِغَآؤُكُم مِّن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَسۡمَعُونَ23

Tanda-tanda Allah

24Dan di antara tanda-tanda-Nya adalah Dia memperlihatkan kepadamu kilat, yang menimbulkan harapan dan ketakutan. Dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi setelah matinya. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ يُرِيكُمُ ٱلۡبَرۡقَ خَوۡفٗا وَطَمَعٗا وَيُنَزِّلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَيُحۡيِۦ بِهِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَآۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ24

Verse 24: Harapan hujan dan takut azab.

Tanda-tanda Allah

25Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah berdirinya langit dan bumi dengan perintah-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur). 26Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan di bumi. Semuanya tunduk patuh kepada-Nya. 27Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya (menghidupkannya kembali), dan itu lebih mudah bagi-Nya. Dan bagi-Nyalah sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَن تَقُومَ ٱلسَّمَآءُ وَٱلۡأَرۡضُ بِأَمۡرِهِۦۚ ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمۡ دَعۡوَةٗ مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ إِذَآ أَنتُمۡ تَخۡرُجُونَ 25وَلَهُۥ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ كُلّٞ لَّهُۥ قَٰنِتُونَ 26وَهُوَ ٱلَّذِي يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ أَهۡوَنُ عَلَيۡهِۚ وَلَهُ ٱلۡمَثَلُ ٱلۡأَعۡلَىٰ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ27

Verse 26: Ini adalah anggapan manusia. Padahal, bagi Allah, menciptakan alam semesta dan membangkitkan manusia kembali adalah hal yang sangat mudah.

BACKGROUND STORY

BACKGROUND STORY

Kaum Mekah menyembah berhala, menyamakan mereka dengan Allah. Maka dalam ayat 28-29 di bawah ini, Allah bertanya kepada mereka, jika kalian tidak mengizinkan budak-budak kalian setara dengan kalian, bagaimana mungkin Allah mengizinkan ciptaan-Nya setara dengan-Nya? Jika kalian tidak berbagi kekayaan kalian dengan budak-budak kalian, bagaimana mungkin Allah memberikan bagian dari kerajaan-Nya kepada berhala-berhala yang tidak berguna itu?

Illustration

Dialah Yang menciptakan alam semesta dan menciptakan manusia. Dia memberkahi mereka dengan suami dan istri serta anak-anak. Dia mengurus setiap orang dan segala sesuatu. Bagaimana mereka bisa mengatakan Dia memiliki sekutu? Bagaimana mereka bisa menyembah mereka selain Dia? Bagaimana mereka bisa mengatakan Dia tidak mampu menghidupkan mereka kembali?

Contoh untuk para Penyembah Berhala

28Dia memberi kalian perumpamaan dari diri kalian sendiri: Apakah kalian akan menjadikan sebagian dari budak-budak yang kalian miliki sebagai sekutu yang setara dalam apa yang telah Kami rezekikan kepada kalian, sehingga kalian memperlakukan mereka sebagaimana kalian memperlakukan orang-orang merdeka di antara kalian? Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda bagi kaum yang memahami. 29Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu hanya mengikuti hawa nafsu mereka tanpa ilmu. Maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah? Dan bagi mereka tidak ada penolong.

ضَرَبَ لَكُم مَّثَلٗا مِّنۡ أَنفُسِكُمۡۖ هَل لَّكُم مِّن مَّا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُم مِّن شُرَكَآءَ فِي مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ فَأَنتُمۡ فِيهِ سَوَآءٞ تَخَافُونَهُمۡ كَخِيفَتِكُمۡ أَنفُسَكُمۡۚ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ 28بَلِ ٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ أَهۡوَآءَهُم بِغَيۡرِ عِلۡمٖۖ فَمَن يَهۡدِي مَنۡ أَضَلَّ ٱللَّهُۖ وَمَا لَهُم مِّن نَّٰصِرِينَ29

Tetap Teguh dalam Iman

30Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama, fitrah Allah yang telah Dia ciptakan manusia menurutnya. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah itu. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. 31Kembalilah kepada-Nya, bertakwalah kepada-Nya, dan dirikanlah salat. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang musyrik, 32yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan, setiap golongan merasa senang dengan apa yang ada pada mereka.

فَأَقِمۡ وَجۡهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفٗاۚ فِطۡرَتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِي فَطَرَ ٱلنَّاسَ عَلَيۡهَاۚ لَا تَبۡدِيلَ لِخَلۡقِ ٱللَّهِۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلۡقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ 30مُنِيبِينَ إِلَيۡهِ وَٱتَّقُوهُ وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَلَا تَكُونُواْ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ 31مِنَ ٱلَّذِينَ فَرَّقُواْ دِينَهُمۡ وَكَانُواْ شِيَعٗاۖ كُلُّ حِزۡبِۢ بِمَا لَدَيۡهِمۡ فَرِحُونَ32

MANUSIA INGKAR

33Apabila manusia ditimpa kemudaratan, mereka menyeru Tuhan mereka dengan kembali kepada-Nya semata-mata. Kemudian apabila Dia merasakan kepada mereka rahmat dari-Nya, tiba-tiba segolongan dari mereka mempersekutukan Tuhan mereka, 34sehingga mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka. Maka bersenang-senanglah kamu, kelak kamu akan mengetahui. 35Ataukah Kami telah menurunkan kepada mereka bukti yang membenarkan apa yang mereka persekutukan dengan-Nya?

وَإِذَا مَسَّ ٱلنَّاسَ ضُرّٞ دَعَوۡاْ رَبَّهُم مُّنِيبِينَ إِلَيۡهِ ثُمَّ إِذَآ أَذَاقَهُم مِّنۡهُ رَحۡمَةً إِذَا فَرِيقٞ مِّنۡهُم بِرَبِّهِمۡ يُشۡرِكُونَ 33لِيَكۡفُرُواْ بِمَآ ءَاتَيۡنَٰهُمۡۚ فَتَمَتَّعُواْ فَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَ 34أَمۡ أَنزَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ سُلۡطَٰنٗا فَهُوَ يَتَكَلَّمُ بِمَا كَانُواْ بِهِۦ يُشۡرِكُونَ35

Manusia yang Tergesa-gesa

36Jika Kami berikan manusia merasakan sedikit rahmat, mereka menjadi sombong karenanya. Tetapi jika mereka ditimpa keburukan disebabkan oleh perbuatan tangan mereka sendiri, mereka langsung berputus asa.

وَإِذَآ أَذَقۡنَا ٱلنَّاسَ رَحۡمَةٗ فَرِحُواْ بِهَاۖ وَإِن تُصِبۡهُمۡ سَيِّئَةُۢ بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيهِمۡ إِذَا هُمۡ يَقۡنَطُونَ36

Riba vs. Sedekah

37Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Allah melapangkan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman. 38Maka berikanlah kepada kerabat dekat haknya, juga kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (ibnu sabil). Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridaan Allah. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. 39Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak akan menambah di sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa sedekah yang kamu maksudkan untuk mencapai keridaan Allah, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh pahala yang berlipat ganda.

أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّ ٱللَّهَ يَبۡسُطُ ٱلرِّزۡقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقۡدِرُۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ 37فَ‍َٔاتِ ذَا ٱلۡقُرۡبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلۡمِسۡكِينَ وَٱبۡنَ ٱلسَّبِيلِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ لِّلَّذِينَ يُرِيدُونَ وَجۡهَ ٱللَّهِۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ 38وَمَآ ءَاتَيۡتُم مِّن رِّبٗا لِّيَرۡبُوَاْ فِيٓ أَمۡوَٰلِ ٱلنَّاسِ فَلَا يَرۡبُواْ عِندَ ٱللَّهِۖ وَمَآ ءَاتَيۡتُم مِّن زَكَوٰةٖ تُرِيدُونَ وَجۡهَ ٱللَّهِ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُضۡعِفُونَ39

Verse 39: Secara harfiah, mereka yang mencari Wajah Allah.

Kekuasaan Allah yang Maha Kuasa

40Allah-lah Yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu kembali. Adakah di antara sekutu-sekutumu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.

ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَكُمۡ ثُمَّ رَزَقَكُمۡ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ يُحۡيِيكُمۡۖ هَلۡ مِن شُرَكَآئِكُم مَّن يَفۡعَلُ مِن ذَٰلِكُم مِّن شَيۡءٖۚ سُبۡحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يُشۡرِكُونَ40

WORDS OF WISDOM

WORDS OF WISDOM

Umumnya, semakin sederhana hidup, semakin dekat manusia kepada Allah. Semakin maju manusia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin mereka membelakangi Allah. Ini menjelaskan mengapa hidup menjadi sangat penuh tekanan di seluruh dunia, meskipun kita lebih maju daripada generasi mana pun dalam sejarah manusia. Meskipun ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting karena keduanya memudahkan hidup kita, keduanya harus dibimbing oleh nilai-nilai dan prinsip-prinsip agama. Menurut ayat 41, kerusakan telah menyebar di mana-mana karena manusia telah berpaling dari Allah.

Illustration

Mari kita lihat beberapa fakta: Sekitar 187.000.000 orang tewas hanya pada abad ke-20 saja. Masa depan terlihat suram bagi hewan karena separuh spesies dunia mungkin punah pada tahun 2100 karena perilaku manusia, termasuk polusi, limbah, perburuan berlebihan, penangkapan ikan berlebihan, perubahan iklim, dan penebangan hutan. Angka-angka lain menunjukkan bahwa dunia memiliki tingkat bunuh diri, penyalahgunaan narkoba, kelaparan, dan kejahatan yang tinggi. Semakin banyak orang sekarang menyangkal keberadaan Allah dan Hari Kiamat. Berbicara tentang negara adidaya terbesar di dunia, A.S., angka-angkanya benar-benar mengejutkan: Meskipun A.S. hanya menyumbang 5% dari populasi dunia, negara itu memiliki 25% dari narapidana dunia. Tahun 2019 mencatat 1.203.808 kejahatan kekerasan. 50% pernikahan berakhir dengan perceraian.

Merebaknya Kerusakan

41Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). 42Katakanlah (wahai Nabi), "Berjalanlah di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang telah dihancurkan sebelum kamu – kebanyakan mereka adalah orang-orang musyrik."

ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ 41قُلۡ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلُۚ كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّشۡرِكِينَ42

Yang Beruntung dan Yang Merugi

43Maka tegakkanlah wajahmu untuk agama yang lurus, sebelum datangnya suatu hari dari Allah yang tidak dapat ditolak. Pada hari itu manusia akan terbagi: 44barang siapa yang kafir akan menanggung kekafirannya; dan barang siapa yang beramal saleh telah menyiapkan untuk diri mereka tempat kembali, 45agar Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sebagai karunia dari-Nya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang kafir.

فَأَقِمۡ وَجۡهَكَ لِلدِّينِ ٱلۡقَيِّمِ مِن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَ يَوۡمٞ لَّا مَرَدَّ لَهُۥ مِنَ ٱللَّهِۖ يَوۡمَئِذٖ يَصَّدَّعُونَ 43مَن كَفَرَ فَعَلَيۡهِ كُفۡرُهُۥۖ وَمَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا فَلِأَنفُسِهِمۡ يَمۡهَدُونَ 44لِيَجۡزِيَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡكَٰفِرِينَ45

Ayat-ayat Allah

46Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa kabar gembira (akan hujan), agar Dia merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya, dan agar kapal-kapal berlayar dengan perintah-Nya, dan agar kamu mencari karunia-Nya, dan mudah-mudahan kamu bersyukur.

وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَن يُرۡسِلَ ٱلرِّيَاحَ مُبَشِّرَٰتٖ وَلِيُذِيقَكُم مِّن رَّحۡمَتِهِۦ وَلِتَجۡرِيَ ٱلۡفُلۡكُ بِأَمۡرِهِۦ وَلِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ46

Peringatan kepada Orang-orang Kafir

47Dan sungguh, Kami telah mengutus sebelummu (wahai Nabi) para rasul kepada kaum mereka masing-masing, lalu mereka datang kepada kaumnya dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Kemudian Kami binasakan orang-orang yang durhaka. Dan adalah kewajiban Kami untuk menolong orang-orang mukmin.

وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ رُسُلًا إِلَىٰ قَوۡمِهِمۡ فَجَآءُوهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَٱنتَقَمۡنَا مِنَ ٱلَّذِينَ أَجۡرَمُواْۖ وَكَانَ حَقًّا عَلَيۡنَا نَصۡرُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ47

Tanda-tanda Allah

48Allah-lah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Dia membentangkannya di langit atau menjadikannya bergumpal-gumpal sesuai kehendak-Nya, lalu kamu melihat hujan keluar dari celah-celahnya. Maka apabila Dia menurunkannya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, seketika itu mereka bergembira, 49padahal mereka telah berputus asa sebelum hujan itu diturunkan kepada mereka. 50Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Dia menghidupkan bumi setelah matinya! Sesungguhnya Dia pasti dapat menghidupkan orang-orang yang sudah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. 51Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin (yang merusak), lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan) itu menjadi kuning, niscaya mereka setelah itu tetap ingkar.

ٱللَّهُ ٱلَّذِي يُرۡسِلُ ٱلرِّيَٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابٗا فَيَبۡسُطُهُۥ فِي ٱلسَّمَآءِ كَيۡفَ يَشَآءُ وَيَجۡعَلُهُۥ كِسَفٗا فَتَرَى ٱلۡوَدۡقَ يَخۡرُجُ مِنۡ خِلَٰلِهِۦۖ فَإِذَآ أَصَابَ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمۡ يَسۡتَبۡشِرُونَ 48وَإِن كَانُواْ مِن قَبۡلِ أَن يُنَزَّلَ عَلَيۡهِم مِّن قَبۡلِهِۦ لَمُبۡلِسِينَ 49فَٱنظُرۡ إِلَىٰٓ ءَاثَٰرِ رَحۡمَتِ ٱللَّهِ كَيۡفَ يُحۡيِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَآۚ إِنَّ ذَٰلِكَ لَمُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ 50وَلَئِنۡ أَرۡسَلۡنَا رِيحٗا فَرَأَوۡهُ مُصۡفَرّٗا لَّظَلُّواْ مِنۢ بَعۡدِهِۦ يَكۡفُرُونَ51

Siapa yang Dapat Diberi Petunjuk kepada Kebenaran

52Maka sesungguhnya engkau tidak akan dapat menjadikan orang-orang mati mendengar kebenaran, dan tidak pula menjadikan orang-orang tuli mendengar seruan apabila mereka berpaling dan pergi. 53Dan engkau tidak akan dapat mengeluarkan orang-orang buta dari kesesatan mereka. Engkau tidak dapat menjadikan seorang pun mendengar (kebenaran) kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, yang berserah diri (kepada Allah).

فَإِنَّكَ لَا تُسۡمِعُ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَلَا تُسۡمِعُ ٱلصُّمَّ ٱلدُّعَآءَ إِذَا وَلَّوۡاْ مُدۡبِرِينَ 52وَمَآ أَنتَ بِهَٰدِ ٱلۡعُمۡيِ عَن ضَلَٰلَتِهِمۡۖ إِن تُسۡمِعُ إِلَّا مَن يُؤۡمِنُ بِ‍َٔايَٰتِنَا فَهُم مُّسۡلِمُونَ53

Illustration

Kuasa Allah untuk Menciptakan

54Allah-lah Yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia mengembangkan kelemahanmu menjadi kekuatan, kemudian Dia mengembangkan kekuatanmu menjadi kelemahan dan usia tua. Dia menciptakan apa saja yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعۡفٖ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعۡدِ ضَعۡفٖ قُوَّةٗ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعۡدِ قُوَّةٖ ضَعۡفٗا وَشَيۡبَةٗۚ يَخۡلُقُ مَا يَشَآءُۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيمُ ٱلۡقَدِيرُ54

Hidup Singkat

55Dan pada hari ketika Kiamat tiba, orang-orang yang durhaka akan bersumpah bahwa mereka tidak tinggal (di dunia) melainkan hanya sesaat. Demikianlah mereka selalu dipalingkan (dari kebenaran). 56Tetapi orang-orang yang diberi ilmu dan iman akan berkata (kepada mereka), "Sungguh kalian telah tinggal—sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah—sampai Hari Kebangkitan. Maka inilah Hari Kebangkitan yang selalu kalian dustakan! Tetapi kalian tidak mengetahui kebenarannya!" 57Maka pada hari itu, alasan-alasan orang-orang yang zalim tidak akan bermanfaat sedikit pun bagi mereka, dan mereka tidak akan diizinkan untuk meminta maaf (kepada Allah).

وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يُقۡسِمُ ٱلۡمُجۡرِمُونَ مَا لَبِثُواْ غَيۡرَ سَاعَةٖۚ كَذَٰلِكَ كَانُواْ يُؤۡفَكُونَ 55وَقَالَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ وَٱلۡإِيمَٰنَ لَقَدۡ لَبِثۡتُمۡ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡبَعۡثِۖ فَهَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡبَعۡثِ وَلَٰكِنَّكُمۡ كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ 56فَيَوۡمَئِذٖ لَّا يَنفَعُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مَعۡذِرَتُهُمۡ وَلَا هُمۡ يُسۡتَعۡتَبُونَ57

NASIHAT UNTUK NABI

58Kami sungguh telah memberikan segala macam pelajaran bagi manusia dalam Al-Qur'an ini. Dan tanda apa pun yang engkau (Muhammad) datangkan kepada mereka, orang-orang kafir pasti akan berkata, "Kamu hanyalah orang-orang yang berbuat kebatilan." 59Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang yang enggan mengetahui. 60Maka bersabarlah, sesungguhnya janji Allah itu benar. Dan janganlah engkau digelisahkan oleh orang-orang yang tidak memiliki keyakinan yang teguh.

وَلَقَدۡ ضَرَبۡنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٖۚ وَلَئِن جِئۡتَهُم بِ‍َٔايَةٖ لَّيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا مُبۡطِلُونَ 58كَذَٰلِكَ يَطۡبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِ ٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ 59فَٱصۡبِرۡ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞۖ وَلَا يَسۡتَخِفَّنَّكَ ٱلَّذِينَ لَا يُوقِنُونَ60

Ar-Rûm () - Kids Quran - Chapter 30 - Clear Quran for Kids by Dr. Mustafa Khattab