Laba-Laba
العَنْكَبُوت
العَنکبوت

LEARNING POINTS
Surah ini mengajarkan kita bahwa hidup ini penuh dengan ujian dan bahwa kita harus bersabar di masa-masa sulit.
Ujian menunjukkan kepada kita siapa yang benar-benar kuat atau lemah dalam iman.
Nuh (A.S.), Ibrahim (A.S.), Lut (A.S.), dan Syu'aib (A.S.) disebutkan sebagai teladan karena kesabaran mereka.
Para penyembah berhala dicela karena kebohongan mereka terhadap kebenaran.
Kisah-kisah kaum yang dibinasakan disebutkan sebagai peringatan bagi para penyembah berhala.
Allah tidak menzalimi manusia; merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
Sebagian manusia mengingat Allah hanya di waktu sulit, tetapi mereka segera berpaling dari-Nya begitu Dia melapangkan bagi mereka.
Kaum mukmin dipuji karena bertawakal kepada Allah dan menolong agama-Nya.
Jika kamu tidak dapat mengamalkan Islam di suatu tempat, kamu selalu bisa berhijrah ke tempat lain. Ingatlah: engkau bukanlah sebatang pohon!
Bumi itu luas dengan berbagai sumber daya.
Allah berjanji akan senantiasa memberi rezeki kepada orang-orang beriman, sebagaimana Dia memberi rezeki kepada seluruh ciptaan-Nya yang lain.


SIDE STORY
Enterprise adalah sebuah kota di Coffee County, Alabama, di bagian Selatan AS. Secara historis, kota ini dikenal karena menanam kapas. Namun, kumbang kapas berpindah dari Meksiko ke Selatan AS pada awal tahun 1900-an, menghancurkan sebagian besar tanaman kapas dan menyebabkan kerugian miliaran dolar. Enterprise menderita seperti banyak kota lain di Selatan. Petani tidak bisa melawan serangga mengerikan ini yang menguasai ladang kapas mereka. Mereka mencoba segalanya, tetapi tidak ada yang berhasil. Dalam satu musim, seekor kumbang betina dapat dengan mudah menghasilkan 2 juta anakan.

Daripada menanam kapas dan terus kalah dalam perjuangan melawan kumbang, para petani memutuskan untuk menanam tanaman lain seperti kacang tanah. Coffee County segera menjadi produsen kacang tanah terbesar di Amerika, dan para petani menghasilkan lebih banyak uang dari kacang tanah daripada dari kapas. Untuk berterima kasih kepada serangga ini karena telah mengubah ekonomi mereka, penduduk Enterprise membuat patung seseorang yang memegang kumbang pada tahun 1919. Pelajaran di sini adalah: jika sesuatu tidak berhasil meskipun Anda telah melakukan yang terbaik, mungkin cobalah sesuatu yang lain. Itu mungkin lebih baik untuk Anda.

WORDS OF WISDOM
Surah ini diturunkan ketika kaum Muslimin awal menghadapi masa yang sangat sulit di Makkah. Nabi (ﷺ) mencoba segala cara yang mungkin untuk mengajak penduduk Makkah kepada Islam, namun tidak ada yang berhasil. Jauh sebelum orang-orang yang berjiwa wirausaha, Nabi (ﷺ) menyadari bahwa jika Makkah bukan tanah yang baik untuk Islam, kaum Muslimin harus mencoba tanah lain. Kemudian ketika kaum Muslimin hijrah ke Madinah, Islam menjadi sangat kuat dan segera menyebar ke banyak tempat lain. Hijrah ini dari Makkah ke Madinah mengubah sejarah dunia.

BACKGROUND STORY
Pada awalnya, sebagian sahabat enggan berhijrah ke Madinah. Mereka tidak yakin mengapa Allah mengizinkan hal-hal buruk menimpa mereka di Makkah. Bagaimana mungkin para penyembah berhala menganiaya mereka, padahal mereka tidak melakukan kesalahan apa pun? Mereka hanya menyembah Allah dan berusaha menjalani kehidupan yang layak sebagai Muslim. Maka Allah menurunkan surah ini untuk mengajarkan mereka bersabar dan percaya bahwa Allah akan melakukan yang terbaik bagi mereka. Setiap orang diuji dalam kehidupan ini dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang diuji dengan kesehatan mereka (fisik, mental, emosional, dll.), ada yang diuji dengan harta mereka, ada yang diuji dengan keluarga mereka, dan ada yang diuji dengan keimanan mereka.
Ujian-ujian ini dimaksudkan untuk menunjukkan apakah seseorang adalah mukmin sejati atau bukan. Kaum mukmin diminta untuk mengambil pelajaran dari kesabaran Nuh, Ibrahim, Lut, dan Musa (A.S.), yang disebutkan dalam surah ini. Semua nabi ini harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain demi keimanan mereka. Allah berjanji akan menjaga kaum mukmin, dan meminta mereka untuk berpindah ke tempat lain jika mereka tidak dapat menjalankan agama mereka dengan bebas. Pada akhirnya, kaum mukmin selalu menang, dan orang-orang durhaka dihukum. {Dicatat oleh Imam Al-Qurtubi}

WORDS OF WISDOM
Seperti yang kami sebutkan dalam Surah Qaf (50), abjad Arab memiliki 29 huruf; 14 di antaranya muncul sebagai huruf tunggal atau dalam kelompok di awal 29 surah, seperti Alif-Lam-Mim, Ha-Mim, Ya-Sin, Sad, dan Nun. Imam Ibnu Katsir dalam penjelasannya tentang Surah 2:1 mengatakan bahwa 14 huruf ini dapat disusun menjadi sebuah kalimat Arab yang diterjemahkan menjadi: "Sebuah teks yang bijaksana dan berwibawa, penuh keajaiban." Meskipun para ulama Muslim telah mencoba menjelaskan 14 huruf ini, tidak ada yang mengetahui makna sebenarnya kecuali Allah.
Nabi (ﷺ) bersabda, "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada keduanya ada kebaikan. Carilah apa yang bermanfaat bagimu. Bertawakkallah kepada Allah. Dan janganlah menyerah. Jika sesuatu yang buruk menimpamu, janganlah berkata, 'Seandainya aku melakukan ini, niscaya hal itu tidak akan terjadi.' Sebaliknya, katakanlah, 'Ini adalah ketetapan Allah, dan Allah melakukan apa yang Dia kehendaki,' karena kata 'seandainya' membuka pintu bagi setan (Syaitan) untuk membisikkan (keraguan)." {Diriwayatkan oleh Imam Muslim}
Hadis ini mengajarkan kita bahwa Allah mencintai seorang Muslim yang kuat dalam iman, pendidikan, fisik, kekayaan, dan kehidupan sosialnya. Kita harus melakukan apa yang baik bagi diri kita dan orang lain, dan tidak menyia-nyiakan waktu serta energi kita untuk kegiatan dan diskusi yang merugikan atau tidak bermanfaat. Kita harus selalu bertawakkal kepada Allah dan tidak pernah berputus asa. Kita harus bersabar di masa-masa sulit. Kita harus selalu percaya bahwa Allah melakukan apa yang terbaik bagi kita, meskipun kita tidak memahami hikmah di baliknya. Penyesalan tidak akan mengubah masa lalu, tetapi akan merusak masa kini dan masa depan. Kita tidak boleh membiarkan Syaitan menipu kita.
Ujian
1Alif-Lam-Mim. 2Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan begitu saja setelah mereka berkata, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji? 3Sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. Maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan orang-orang yang berdusta. 4Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari Kami? Alangkah buruknya apa yang mereka putuskan itu!
الٓمٓ 1أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتۡرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَنُونَ 2وَلَقَدۡ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۖ فَلَيَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡكَٰذِبِينَ 3أَمۡ حَسِبَ ٱلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلسَّئَِّاتِ أَن يَسۡبِقُونَاۚ سَآءَ مَا يَحۡكُمُونَ4

WORDS OF WISDOM
Hidup ini penuh cobaan. Setiap orang diuji, tidak peduli seberapa baik mereka. Nabi (ﷺ) bersabda bahwa tidak ada yang diuji lebih berat daripada para nabi. {Diriwayatkan oleh Imam Ahmad} Jika Anda berpikir Anda tidak seharusnya diuji karena Anda orang baik, Anda akan seperti orang yang berdiri di depan banteng, berpikir bahwa banteng itu tidak akan menyerangnya karena dia seorang vegetarian!
Banyak orang berpikir bahwa 'ujian' itu berkaitan dengan hal-hal buruk (kematian, sakit, kemiskinan, dan sebagainya). Namun, ujian bisa berupa hal baik atau buruk—seperti kesehatan dan sakit, kekayaan dan kemiskinan, kekuatan dan kelemahan, dan sebagainya. Allah berfirman dalam Al-Quran (21:35), "Kami menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan." Misalnya, baik Dawud (A.S.) maupun Firaun diuji dengan kekuasaan. Dawud (A.S.) lulus dan Firaun gagal. Baik Sulaiman (A.S.) maupun Qarun diuji dengan kekayaan. Sulaiman (A.S.) lulus dan Qarun gagal. Ayyub (A.S.) diuji dalam kesehatan, kekayaan, dan keluarganya. Muhammad (ﷺ) diuji dengan berbagai cara, termasuk kematian anak-anaknya dan anggota keluarga lainnya, serta serangan dari musuh-musuhnya.

Kata 'ujian' (fitnah dalam bahasa Arab), berasal dari 'fatana', yang berarti melebur emas dalam api agar kita bisa mendapatkan emas murni dan membuang kotorannya. Sebagaimana firman Allah dalam ayat 2-3, tujuan utama ujian adalah untuk menunjukkan siapa yang benar dalam iman (seperti emas murni) dan siapa yang memiliki iman yang lemah.

BACKGROUND STORY
Sa'd ibn Abi Waqqas (R.A.) memeluk Islam sekitar usia 17 tahun, dan beliau adalah salah satu dari 10 sahabat yang diberitahu oleh Nabi (ﷺ) bahwa mereka akan masuk Jannah. Sa'd (R.A.) berkata bahwa beliau selalu berbakti kepada ibunya, tetapi ketika beliau memeluk Islam, ibunya menjadi sangat marah kepadanya. Ibunya mengancam, "Jika kamu tidak meninggalkan agama barumu ini, aku tidak akan makan atau minum sampai aku mati dan orang-orang akan berkata, 'Malunya kamu karena telah membunuh ibumu!'" Beliau memohon kepadanya: "Tolong, jangan lakukan itu karena aku tidak akan pernah meninggalkan Islam." Namun, ibunya tidak mendengarkannya dan menahan diri dari makan selama 3 hari, sampai ia menjadi sangat lemah. Beliau mengadu kepada Nabi (ﷺ) tentang ibunya, sehingga ayat 8 dari surah ini diturunkan.
Sa'd (R.A.) berkata kepada ibunya, "Ibuku sayang! Sekalipun engkau memiliki 100 nyawa dan nyawa-nyawa itu keluar dari tubuhmu satu per satu, aku tidak akan pernah meninggalkan agamaku. Jadi, terserah padamu apakah engkau ingin makan atau tidak." Akhirnya, ketika ibunya merasa bahwa beliau sangat serius dengan Islam, ibunya mulai makan dan minum lagi. {Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam At-Tirmidhi}

WORDS OF WISDOM
Seperti Sa'd (R.A.), bahkan para nabi pun harus menghadapi anggota keluarga yang kafir. Itu mungkin salah satu tantangan terbesar yang harus dilalui para nabi. Alasannya adalah orang-orang akan berkata, "Jika orang ini benar-benar seorang nabi, keluarganya akan menjadi yang pertama percaya pada pesannya." Orang lain akan menggunakan ini sebagai alasan untuk tidak beriman. Sebagian besar nabi yang disebutkan dalam surah ini memiliki beberapa kerabat dekat yang menolak mereka: ayah Ibrahim (A.S.) adalah seorang kafir; putra dan istri Nuh (A.S.) adalah orang-orang kafir; istri Lut (A.S.) adalah seorang kafir; dan Abu Lahab, paman Nabi Muhammad (ﷺ), adalah seorang kafir.

SIDE STORY
Dalam Islam, penting untuk beriman kepada Allah dan beramal saleh. Inilah mengapa Al-Quran menyebutkan "orang-orang yang beriman dan beramal saleh" di banyak tempat, termasuk ayat 7 dan 9 di bawah ini. Tidak cukup hanya mengatakan Anda seorang Muslim yang baik; orang-orang juga harus melihat Islam dalam tindakan Anda. Ada seorang pria yang sedang berjalan pulang bersama kedua anaknya dari sekolah tahfiz (tempat mereka menghafal Al-Quran). Mereka melewati seorang petani tua yang sedang shalat 2 rakaat setelah shalat Zuhur di kebun kecilnya. Anak-anak itu memperhatikan sepatu petani yang sudah tua dan robek yang berada di belakangnya. Mereka mulai mengolok-olok sepatunya. Salah satu dari mereka berkata, "Ayo kita mengerjai petani itu dengan membakar sepatunya dan menikmati melihatnya dari balik pohon besar ini." Anak yang lain berkata, "Jangan! Milikilah rahmah (kasih sayang/belas kasihan). Kita bisa saja membuang sepatunya ke sungai, dan lari sebelum dia menangkap kita."

Sang ayah tidak menyukai rencana jahat mereka dan berkata kepada keduanya, "Nak! Apa gunanya membuat orang miskin ini menderita? Jika kalian pergi ke sekolah tahfiz, biarkan orang-orang melihat Al-Quran dalam tindakan kalian. Bagaimana kalau kita meletakkan 3 dinar emas di dalam sepatunya dan mengawasinya dari balik pohon besar itu?" Mereka menyetujui ide tersebut.
Ketika lelaki tua itu selesai shalat, dia pergi mengambil sepatunya dan terkejut menemukan emas di dalam sepatunya. Petani itu mulai menangis. Dia berkata, "Alhamdu-lillah atas terkabulnya doaku. Istriku sakit, dan aku tidak mampu membeli obat untuknya." Melihat ini, sang ayah dan anak-anaknya menjadi sangat emosional. Sang ayah berkata, "Bukankah ini jauh lebih baik daripada mengerjainya dan membuatnya sengsara hanya untuk bersenang-senang?"
Orang-orang Beriman yang Sejati
5Barangsiapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 6Dan barangsiapa berjihad, maka sesungguhnya ia berjihad untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam. 7Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sungguh akan Kami hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan sungguh akan Kami beri balasan kepada mereka dengan balasan yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. 8Dan Kami wasiatkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu menaati keduanya. Hanya kepada-Kulah kamu kembali, lalu Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. 9Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sungguh akan Kami masukkan mereka ke dalam golongan orang-orang saleh.
مَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَأٓتٖۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ 5وَمَن جَٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفۡسِهِۦٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ ٱلۡعَٰلَمِينَ 6وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنۡهُمۡ سَئَِّاتِهِمۡ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَحۡسَنَ ٱلَّذِي كَانُواْ يَعۡمَلُونَ 7وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ حُسۡنٗاۖ وَإِن جَٰهَدَاكَ لِتُشۡرِكَ بِي مَا لَيۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٞ فَلَا تُطِعۡهُمَآۚ إِلَيَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ 8وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُدۡخِلَنَّهُمۡ فِي ٱلصَّٰلِحِينَ9
Kaum Munafik
10Ada sebagian orang yang berkata, "Kami beriman kepada Allah," tetapi apabila mereka menderita di jalan Allah, mereka menganggap penganiayaan manusia sebagai azab Allah. Tetapi apabila datang kemenangan dari Tuhanmu, mereka pasti berkata 'kepada orang-orang beriman', "Sesungguhnya kami selalu bersama kamu." Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam hati seluruh makhluk-Nya? 11Allah pasti akan menampakkan dengan jelas siapa orang-orang yang beriman dan siapa orang-orang yang munafik.
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ فَإِذَآ أُوذِيَ فِي ٱللَّهِ جَعَلَ فِتۡنَةَ ٱلنَّاسِ كَعَذَابِ ٱللَّهِۖ وَلَئِن جَآءَ نَصۡرٞ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمۡۚ أَوَ لَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَعۡلَمَ بِمَا فِي صُدُورِ ٱلۡعَٰلَمِينَ 10وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ11

BACKGROUND STORY
Kaum musyrikin Mekah berkata kepada sebagian Muslim yang baru masuk Islam, "Tinggalkanlah agama ini. Dan seandainya memang ada kehidupan setelah mati, kami berjanji akan menanggung dosa-dosa kalian dan dihukum atas nama kalian." Kemudian, ayat 12-13 diturunkan, memberi tahu mereka bahwa setiap orang hanya akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Kaum musyrikin itu akan menanggung akibatnya karena telah menyesatkan orang lain. {Dicatat oleh Imam Ibnu Katsir & Imam Al-Qurtubi}

Janji Palsu
12Orang-orang kafir berkata kepada orang-orang beriman, "Ikutilah jalan kami, dan kami akan menanggung dosa-dosa kalian." Padahal mereka sedikit pun tidak akan menanggung dosa-dosa mereka (para mukmin). Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta. 13Dan sungguh mereka akan memikul beban-beban mereka sendiri, dan beban-beban orang lain di samping beban mereka sendiri. Dan sungguh mereka akan ditanya pada Hari Kiamat tentang dusta yang mereka ada-adakan.
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّبِعُواْ سَبِيلَنَا وَلۡنَحۡمِلۡ خَطَٰيَٰكُمۡ وَمَا هُم بِحَٰمِلِينَ مِنۡ خَطَٰيَٰهُم مِّن شَيۡءٍۖ إِنَّهُمۡ لَكَٰذِبُونَ 12وَلَيَحۡمِلُنَّ أَثۡقَالَهُمۡ وَأَثۡقَالٗا مَّعَ أَثۡقَالِهِمۡۖ وَلَيُسَۡٔلُنَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ عَمَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ13
Verse 13: Dosa-dosa orang-orang yang telah mereka sesatkan.

BACKGROUND STORY
Nuh (A.S.) mengajak kaumnya kepada Islam selama 950 tahun, tetapi mereka menolak untuk beriman kepada pesannya. Mereka bahkan mengolok-oloknya ketika ia membangun Bahtera sebelum Air Bah. Beberapa orang berkata kepadanya, "Orang gila mana yang akan membangun kapal di padang pasir?" Yang lain berkata, "Nuh telah gagal sebagai seorang nabi, jadi mari kita lihat apakah ia akan berhasil sebagai seorang tukang kayu!" Ketika Air Bah akhirnya datang, orang-orang durhaka dihancurkan dan Allah menyelamatkan Nuh (A.S.) dan para pengikutnya.

Dengan cara yang sama, kaum Ibrahim (A.S.) menyembah berhala selama beberapa generasi. Mereka hanya mengikuti orang tua mereka secara membabi buta. Ketika Ibrahim (A.S.) mencoba mengoreksi mereka, mereka menolak untuk berubah, karena mereka merasa nyaman melakukan apa yang dilakukan teman-teman dan orang tua mereka. Akhirnya, Ibrahim (A.S.) menghancurkan berhala-berhala mereka yang tidak berdaya. Kaumnya yang marah ingin membalas dendam dengan membakarnya, tetapi Allah menyelamatkannya dari api (21:51-71).
Allah juga menyelamatkan Lut (A.S.), Syu'aib (A.S.), Musa (A.S.), serta nabi-nabi lainnya, dan Dia menghancurkan musuh-musuh mereka. Ini adalah pesan bagi umat Muslim yang teraniaya bahwa Allah selalu ada untuk melindungi mereka jika mereka menaruh kepercayaan kepada-Nya. {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir & Imam Al-Qurtubi}

WORDS OF WISDOM
Nabi (ﷺ) bersabda kepada sepupu kecilnya, 'Abdullah ibn 'Abbas (R.A.), "Wahai anak muda! Izinkan aku mengajarimu beberapa kalimat (nasihat). Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya Dia akan selalu bersamamu. Jika kamu meminta sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah bahwa seandainya seluruh manusia berkumpul untuk memberimu manfaat, mereka tidak akan dapat memberimu manfaat kecuali jika Allah telah menuliskannya. Dan seandainya mereka berkumpul untuk mencelakakanmu, mereka tidak akan dapat mencelakakanmu kecuali jika Allah telah menuliskannya. Pena-pena telah diangkat, dan lembaran-lembaran telah kering." {Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidhi}
Dalam riwayat lain, beliau bersabda, "Jagalah Allah, niscaya Dia akan selalu bersamamu. Kenalilah Allah di waktu lapang, niscaya Dia akan menjagamu di waktu sulit. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa bersama kesabaran ada kemenangan, dan bersama kesulitan ada kelapangan, dan bersama kesukaran ada kemudahan." {Diriwayatkan oleh Imam Ahmad}
Kaum Nuh Dibinasakan
14Sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh. Kemudian banjir melanda mereka ketika mereka sedang berbuat zalim. 15Tetapi Kami menyelamatkannya dan orang-orang yang berada di dalam bahtera, dan Kami menjadikannya sebagai tanda bagi seluruh alam.
وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمۡ أَلۡفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمۡسِينَ عَامٗا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمۡ ظَٰلِمُونَ 14فَأَنجَيۡنَٰهُ وَأَصۡحَٰبَ ٱلسَّفِينَةِ وَجَعَلۡنَٰهَآ ءَايَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ15
Kaum Ibrahim
16Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada kaumnya, "Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui." 17Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah hanyalah berhala-berhala, dan kamu membuat kebohongan. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak dapat memberikan rezeki kepadamu sedikit pun. Maka carilah rezeki di sisi Allah, dan sembahlah Dia serta bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.
وَإِبۡرَٰهِيمَ إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُۖ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ 16إِنَّمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوۡثَٰنٗا وَتَخۡلُقُونَ إِفۡكًاۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَا يَمۡلِكُونَ لَكُمۡ رِزۡقٗا فَٱبۡتَغُواْ عِندَ ٱللَّهِ ٱلرِّزۡقَ وَٱعۡبُدُوهُ وَٱشۡكُرُواْ لَهُۥٓۖ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ17
Peringatan kepada Kaum Ibrahim
18Jika kamu terus menolak, maka demikian pula banyak umat sebelum kamu. Kewajiban rasul hanyalah menyampaikan pesan dengan jelas. 19Tidakkah mereka melihat bagaimana Allah memulai penciptaan kemudian menghidupkannya kembali? Sesungguhnya itu mudah sekali bagi Allah. 20Katakanlah, "Berjalanlah di muka bumi dan lihatlah bagaimana Dia memulai penciptaan, kemudian Allah akan menciptakannya kembali. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." 21Dia mengazab siapa yang Dia kehendaki, dan merahmati siapa yang Dia kehendaki. Dan kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan. 22Kamu tidak akan dapat luput dari-Nya di bumi maupun di langit. Dan tidak ada bagimu pelindung dan penolong selain Allah. 23Adapun orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya, mereka tidak dapat mengharapkan rahmat-Ku. Dan bagi mereka azab yang pedih.
وَإِن تُكَذِّبُواْ فَقَدۡ كَذَّبَ أُمَمٞ مِّن قَبۡلِكُمۡۖ وَمَا عَلَى ٱلرَّسُولِ إِلَّا ٱلۡبَلَٰغُ ٱلۡمُبِينُ 18أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ كَيۡفَ يُبۡدِئُ ٱللَّهُ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥٓۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِير 19قُلۡ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ بَدَأَ ٱلۡخَلۡقَۚ ثُمَّ ٱللَّهُ يُنشِئُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأٓخِرَةَۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ 20يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ وَيَرۡحَمُ مَن يَشَآءُۖ وَإِلَيۡهِ تُقۡلَبُونَ 21وَمَآ أَنتُم بِمُعۡجِزِينَ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا فِي ٱلسَّمَآءِۖ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِن وَلِيّٖ وَلَا نَصِير 22وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بَِٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَلِقَآئِهِۦٓ أُوْلَٰٓئِكَ يَئِسُواْ مِن رَّحۡمَتِي وَأُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيم23
Verse 22: Sebagai contoh, bagaimana Allah mengeluarkan tumbuhan dari biji dan mengeluarkan biji dari tumbuhan.
IBRAHIM MENANG
24Maka jawaban kaumnya hanyalah, "Bunuh dia!" atau "Bakar dia!" Lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman. 25Dia berkata kepada kaumnya, "Sesungguhnya kamu mengambil berhala-berhala selain Allah hanyalah untuk memelihara persahabatan di antara kamu dalam kehidupan dunia ini. Namun pada Hari Kiamat kamu akan saling mengingkari dan saling melaknat. Tempat tinggalmu adalah api neraka, dan tidak ada penolong bagimu!" 26Maka Lut beriman kepadanya. Dan Ibrahim berkata, "Sesungguhnya aku akan berhijrah kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." 27Kami menganugerahinya Ishaq dan Ya'qub, dan Kami menjadikan kenabian serta kitab pada keturunannya. Kami memberinya pahalanya di dunia ini, dan di akhirat dia pasti termasuk orang-orang yang saleh.
فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُواْ ٱقۡتُلُوهُ أَوۡ حَرِّقُوهُ فَأَنجَىٰهُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلنَّارِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ 24وَقَالَ إِنَّمَا ٱتَّخَذۡتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَوۡثَٰنٗا مَّوَدَّةَ بَيۡنِكُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ ثُمَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ يَكۡفُرُ بَعۡضُكُم بِبَعۡضٖ وَيَلۡعَنُ بَعۡضُكُم بَعۡضٗا وَمَأۡوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن نَّٰصِرِينَ 25فََٔامَنَ لَهُۥ لُوطٞۘ وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّيٓۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ 26وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَجَعَلۡنَا فِي ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلۡكِتَٰبَ وَءَاتَيۡنَٰهُ أَجۡرَهُۥ فِي ٱلدُّنۡيَاۖ وَإِنَّهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ27
Verse 26: Misalnya, Ibrahim dikaruniai keluarga yang baik dan warisan yang agung. Juga, umat Islam mendoakan keberkahan Allah atasnya dan keluarganya di akhir setiap salat.
KAUM LUTH
28Dan (ingatlah) ketika Lut berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu melakukan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun di antara umat manusia sebelum kamu. 29Apakah kamu mendatangi laki-laki (untuk melampiaskan syahwat), memutus jalan, dan melakukan perbuatan mungkar di tempat-tempat pertemuanmu?" Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan (secara mengejek): "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang yang benar." 30Lut berdoa, "Ya Tuhanku! Tolonglah aku menghadapi kaum yang berbuat kerusakan itu."
وَلُوطًا إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦٓ إِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلۡفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنۡ أَحَدٖ مِّنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ 28أَئِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ وَتَقۡطَعُونَ ٱلسَّبِيلَ وَتَأۡتُونَ فِي نَادِيكُمُ ٱلۡمُنكَرَۖ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُواْ ٱئۡتِنَا بِعَذَابِ ٱللَّهِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ 29قَالَ رَبِّ ٱنصُرۡنِي عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡمُفۡسِدِينَ30
Ibrahim Didatangi Malaikat
31Ketika utusan-utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira (tentang kelahiran Ishaq), mereka berkata, "Sesungguhnya kami akan membinasakan penduduk kota ini (yaitu kaum Lut), karena penduduknya adalah orang-orang yang zalim." 32Dia berkata, "Tetapi Lut ada di sana!" Mereka menjawab, "Kami lebih mengetahui siapa yang ada di sana. Sungguh kami akan menyelamatkannya dan keluarganya--kecuali istrinya, dia termasuk golongan orang-orang yang akan dibinasakan."
وَلَمَّا جَآءَتۡ رُسُلُنَآ إِبۡرَٰهِيمَ بِٱلۡبُشۡرَىٰ قَالُوٓاْ إِنَّا مُهۡلِكُوٓاْ أَهۡلِ هَٰذِهِ ٱلۡقَرۡيَةِۖ إِنَّ أَهۡلَهَا كَانُواْ ظَٰلِمِينَ 31قَالَ إِنَّ فِيهَا لُوطٗاۚ قَالُواْ نَحۡنُ أَعۡلَمُ بِمَن فِيهَاۖ لَنُنَجِّيَنَّهُۥ وَأَهۡلَهُۥٓ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ كَانَتۡ مِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ32
Kaum Lut Dibinasakan
33Dan ketika para malaikat utusan Kami datang kepada Lut, dia merasa sempit dadanya dan khawatir dengan kedatangan mereka. Mereka berkata, "Janganlah kamu takut dan jangan pula bersedih hati. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkanmu dan keluargamu—kecuali istrimu, dia termasuk orang-orang yang akan dibinasakan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka telah melampaui batas." 34Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka telah melampaui batas. 35Dan sungguh Kami telah meninggalkan sebagian dari bekas-bekasnya sebagai pelajaran yang nyata bagi orang-orang yang berakal.
وَلَمَّآ أَن جَآءَتۡ رُسُلُنَا لُوطٗا سِيٓءَ بِهِمۡ وَضَاقَ بِهِمۡ ذَرۡعٗاۖ وَقَالُواْ لَا تَخَفۡ وَلَا تَحۡزَنۡ إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهۡلَكَ إِلَّا ٱمۡرَأَتَكَ كَانَتۡ مِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ 33إِنَّا مُنزِلُونَ عَلَىٰٓ أَهۡلِ هَٰذِهِ ٱلۡقَرۡيَةِ رِجۡزٗا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ بِمَا كَانُواْ يَفۡسُقُونَ 34وَلَقَد تَّرَكۡنَا مِنۡهَآ ءَايَةَۢ بَيِّنَةٗ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ35
KAUM SYU'AIB DIBINASAKAN
36Dan kepada penduduk Madyan Kami utus saudara mereka Syu'aib. Dia berkata, "Wahai kaumku! Sembahlah Allah, dan harapkanlah (pahala) hari Akhir. Dan janganlah kamu merajalela berbuat kerusakan di bumi." 37Tetapi mereka mendustakannya, maka gempa bumi yang dahsyat menimpa mereka, dan mereka mati bergelimpangan di rumah-rumah mereka.
وَإِلَىٰ مَدۡيَنَ أَخَاهُمۡ شُعَيۡبٗا فَقَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱرۡجُواْ ٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ 36فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلرَّجۡفَةُ فَأَصۡبَحُواْ فِي دَارِهِمۡ جَٰثِمِينَ37

Kaum-kaum Dibinasakan Terdahulu
38Dan (demikian pula Kami binasakan) kaum 'Ad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu dari (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Setan menjadikan perbuatan-perbuatan mereka indah bagi mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan (yang benar), padahal mereka adalah orang-orang yang berakal. 39Dan (Kami binasakan pula) Qarun, Firaun, dan Haman. Sungguh Musa telah datang kepada mereka dengan bukti-bukti yang nyata, tetapi mereka berlaku sombong di bumi. Padahal mereka tidak dapat luput (dari azab Kami). 40Maka masing-masing (mereka) Kami binasakan karena dosanya; di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu, dan ada yang ditimpa suara yang menggelegar, dan ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada (pula) yang Kami tenggelamkan. Allah sekali-kali tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
وَعَادٗا وَثَمُودَاْ وَقَد تَّبَيَّنَ لَكُم مِّن مَّسَٰكِنِهِمۡۖ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ أَعۡمَٰلَهُمۡ فَصَدَّهُمۡ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَكَانُواْ مُسۡتَبۡصِرِينَ 38وَقَٰرُونَ وَفِرۡعَوۡنَ وَهَٰمَٰنَۖ وَلَقَدۡ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَٱسۡتَكۡبَرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَمَا كَانُواْ سَٰبِقِينَ 39فَكُلًّا أَخَذۡنَا بِذَنۢبِهِۦۖ فَمِنۡهُم مَّنۡ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِ حَاصِبٗا وَمِنۡهُم مَّنۡ أَخَذَتۡهُ ٱلصَّيۡحَةُ وَمِنۡهُم مَّنۡ خَسَفۡنَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ وَمِنۡهُم مَّنۡ أَغۡرَقۡنَاۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ40

BACKGROUND STORY
Orang-orang Mekah menyembah berhala, berharap berhala-berhala itu akan memberi rezeki dan melindungi mereka di kehidupan ini serta membela mereka di Kehidupan Akhirat. Banyak dari mereka tidak dapat memahami bahwa berhala-berhala itu tidak berdaya. Seharusnya mereka menyembah Allah—satu-satunya Pencipta, Pemberi Rezeki, dan Pelindung. Mereka biasa membawa berhala utama mereka ke medan perang untuk mendapatkan dukungan. Ketika mereka kalah dalam salah satu pertempuran dan harus melarikan diri, mereka tidak bisa membawanya kembali. Salah seorang dari mereka berteriak kepada berhala itu: "Hei! Kamu tidak melakukan apa pun untuk membantu kami. Setidaknya bantu kami membawamu kembali!"
'Amr ibn Al-Jamooh adalah kepala suku Banu Salamah. Dia memiliki berhala bernama Manaf, yang biasa dia sembah dan hormati. Putranya masuk Islam secara diam-diam dan ingin menunjukkan kepada ayahnya bahwa berhala ini tidak berguna. Jadi dia menutupi Manaf dengan kotoran dan melemparkannya ke parit dalam keadaan terbalik. 'Amr sangat marah ketika melihat berhala kesayangannya dipermalukan seperti itu. Dia membersihkan dan memberinya wewangian, serta meletakkan pedang di tangannya untuk perlindungan. Namun, berhala itu kembali tidak dihormati, jadi dia berteriak kepada Manaf, "Ayolah! Bisakah kamu menolong dirimu sendiri? Bahkan seekor kambing pun akan membela dirinya sendiri!" Tak lama kemudian, dia menemukan berhala itu rusak dan terikat pada anjing mati serta dibuang di lubang kotor. Akhirnya, 'Amr menyadari bahwa berhalanya tidak berdaya, sehingga dia akhirnya menerima Islam. {Dicatat oleh Imam Ibnu Hisyam dalam Sirahnya}
Dalam ayat 41-44, para penyembah berhala diberitahu bahwa berhala-berhala yang tidak berdaya itu tidak dapat melindungi mereka, sama seperti jaring laba-laba yang lemah tidak dapat melindungi seekor laba-laba. {Dicatat oleh Imam Ibnu Katsir & Imam Al-Qurtubi}

WORDS OF WISDOM
Allah mencela penduduk Mekah karena menyembah berhala-berhala yang terbuat dari kayu dan batu. Dari luar, berhala-berhala itu tidak memiliki tangan, kaki, mata, atau telinga yang nyata (7:195). Dari dalam, mereka tidak memiliki kehidupan, kekuatan, atau akal. Mereka dingin, mati (16:20-21), dan tidak dapat menjaga pengikut mereka atau bahkan diri mereka sendiri (7:197).
Demikian pula, rumah laba-laba tidak dapat memberikan perlindungan dari dalam maupun dari luar. Dari luar, jaringnya terlalu lemah untuk melindungi laba-laba dari hujan lebat dan cuaca buruk serta mudah putus. Dari dalam, struktur keluarga laba-laba sangat lemah, karena banyak spesies bersifat kanibal. Ambil contoh laba-laba janda hitam. Begitu selesai kawin, betina memakan jantan. Kemudian ketika telur menetas, anak-anaknya memangsa satu sama lain. Pada beberapa spesies lain, anak-anaknya memakan induknya sendiri.

Allah adalah Pelindung Maha Perkasa
41Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat sarang. Dan sesungguhnya sarang yang paling rapuh dari semua sarang adalah sarang laba-laba, sekiranya mereka mengetahui. 42Sesungguhnya Allah mengetahui bahwa apa saja yang mereka seru selain Dia adalah tidak ada apa-apanya. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 43Itulah perumpamaan-perumpamaan yang Kami buat untuk manusia, tetapi tidak ada yang akan memahaminya kecuali orang-orang yang berakal. 44Allah menciptakan langit dan bumi dengan benar. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagi orang-orang yang beriman.
مَثَلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوۡلِيَآءَ كَمَثَلِ ٱلۡعَنكَبُوتِ ٱتَّخَذَتۡ بَيۡتٗاۖ وَإِنَّ أَوۡهَنَ ٱلۡبُيُوتِ لَبَيۡتُ ٱلۡعَنكَبُوتِۚ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ 41إِنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦ مِن شَيۡءٖۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ 42وَتِلۡكَ ٱلۡأَمۡثَٰلُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِۖ وَمَا يَعۡقِلُهَآ إِلَّا ٱلۡعَٰلِمُونَ 43خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ بِٱلۡحَقِّۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لِّلۡمُؤۡمِنِينَ44
Nasihat kepada Nabi
45Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Al-Kitab dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat yang tulus itu mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Mengingat Allah adalah yang terbesar dari semua perbuatan. Dan Allah mengetahui sepenuhnya apa yang kamu semua lakukan.
ٱتۡلُ مَآ أُوحِيَ إِلَيۡكَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُونَ45
Berdebat dengan Ahli Kitab
46Janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka. Dan katakanlah, "Kami beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. Tuhan kami dan Tuhan kamu adalah Esa. Dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."
وَلَا تُجَٰدِلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنۡهُمۡۖ وَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَأُنزِلَ إِلَيۡكُمۡ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمۡ وَٰحِدٞ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ46

SIDE STORY
NASA mempekerjakan seorang pria tanpa pendidikan atau pelatihan sama sekali untuk memimpin misi luar angkasanya. Meskipun dia tidak bisa membaca atau menulis, dia mengarang sebuah manual terperinci untuk mengirim astronot ke luar angkasa, membawa mereka kembali dengan selamat, dan memperbaiki masalah teknis yang paling rumit. Dia bahkan mengetahui rahasia luar angkasa yang belum pernah diketahui siapa pun sebelumnya, memprediksi penemuan masa depan, dan mengoreksi kesalahan dalam manual sebelumnya. Semua ahli luar angkasa ditantang untuk menulis manual yang serupa dengannya, tetapi mereka gagal. Dia memenangkan Hadiah Nobel Fisika, dan telah dihormati oleh majalah Time sebagai ahli terbesar dalam teknologi luar angkasa, kecerdasan buatan, dan ilmu roket sepanjang masa.
Tunggu sebentar! Siapa gerangan yang akan percaya cerita seperti itu? Sejujurnya, saya hanya mengarangnya untuk memperkenalkan pertanyaan berikut tentang siapa yang menulis Al-Quran.

WORDS OF WISDOM
Seseorang mungkin bertanya, "Bagaimana kita tahu bahwa penulis Al-Quran adalah Allah, bukan Nabi Muhammad (ﷺ)?" Itu pertanyaan yang sangat bagus. Mari kita renungkan poin-poin berikut: Ayat 48 di bawah ini menyatakan bahwa Nabi (ﷺ) tidak bisa membaca atau menulis. Jika beliau bisa, para penyembah berhala pasti akan berkata, "Dia pasti menyalin Al-Quran ini dari kitab-kitab suci lainnya."
Meskipun Al-Quran diwahyukan kepada seorang nabi yang tidak bisa membaca atau menulis, kitab ini sangat konsisten dan tidak bertentangan dengan dirinya sendiri.
Jika beliau adalah penulis Al-Quran, mengapa beliau tiba-tiba mengungkapkannya pada usia 40 tahun? Beliau tidak pernah menyebutkan satu ayat pun sebelum usia tersebut (10:16).
Untuk membuktikan bahwa Al-Quran tidak ditulis oleh Muhammad (ﷺ), Allah menantang para ahli bahasa Arab, yang mampu membaca dan menulis, untuk menghasilkan bahkan satu surah pun yang serupa dengan surah-surah Al-Quran, tetapi mereka gagal—padahal surah terpendek (108) hanya terdiri dari 3 ayat!
Jika Nabi (ﷺ) adalah penulis Al-Quran, beliau pasti akan menyebutkan momen-momen tersulit dalam hidupnya di dalam kitab itu, termasuk kematian istrinya Khadijah dan 6 dari 7 anaknya.
Dia (ﷺ) juga tidak akan menyebutkan beberapa ayat yang mengkritik beberapa hal yang dia lakukan. Bayangkan jika seorang presiden atau orang penting menulis buku tentang kehidupannya sendiri. Mereka mungkin akan menceritakan betapa hebatnya mereka. Mereka kemungkinan besar tidak akan pernah mengkritik diri sendiri dalam buku itu. Namun, Allah mengoreksi Nabi (ﷺ) beberapa kali dalam Al-Quran. Misalnya, ketika dia (ﷺ) tidak memberikan perhatian penuh kepada 'Abdullah ibn Umm Maktum (80:1-10); ketika dia (ﷺ) mengharamkan dirinya dari sesuatu yang dihalalkan baginya (66:1-2); dan ketika dia (ﷺ) lupa mengucapkan 'insya Allah' (18:23).
Siapa pun yang memahami bahasa Arab dapat dengan mudah membedakan gaya antara Al-Quran dan hadis. Baik makna maupun kata-kata Al-Quran diwahyukan oleh Allah. Adapun hadis, maknanya berasal dari Allah, tetapi Nabi (ﷺ) menyampaikannya dengan kata-katanya sendiri.
Mengapa dia (ﷺ) akan mengarang Al-Quran? Demi uang atau kekuasaan? Seperti yang akan kita lihat dalam Surah 41, para penyembah berhala sudah menawarkan hal-hal ini kepadanya, tetapi dia menolak dan rela mati demi pesannya.
Dalam beberapa kasus, seperti ketika istrinya 'Aisyah (R.A.) dituduh secara tidak benar, dia (ﷺ) harus menunggu selama sebulan hingga Allah menurunkan beberapa ayat (24:11-26) untuk menjelaskan situasi tersebut. Mengapa dia tidak mengarangnya dalam 10 menit saja?
Bahkan musuh-musuh terburuknya setuju bahwa dia (ﷺ) tidak pernah berbohong kepada manusia mana pun. Bagaimana mungkin dia kemudian berbohong tentang Allah?
Kita tahu bahwa Nabi (ﷺ) hidup di padang pasir hampir 1.500 tahun yang lalu tanpa pendidikan atau peradaban. Arabia dipenuhi dengan perang, kemiskinan, kejahatan, dan kekerasan. Bagaimana mungkin satu orang bisa memulai peradaban yang telah mengubah dunia? Bagaimana mungkin beliau (ﷺ) mengubah para sahabatnya menjadi generasi terbaik? Bagaimana mungkin beliau (ﷺ) menciptakan sebuah negara kecil yang mampu mengalahkan Romawi dan Persia, dua adikuasa terbesar pada zamannya?
Bagaimana mungkin beliau (ﷺ) bisa menghasilkan ajaran-ajaran sempurna tentang hukum keluarga, hukum waris, hak-hak wanita, hak asasi manusia, hak-hak hewan, pola makan, kesehatan, bisnis, konseling, politik, sejarah, dan banyak lagi? Jutaan umat Muslim (termasuk dokter, insinyur, ilmuwan, pengusaha, dan guru) telah merasakan manfaat dari ajaran dan warisan beliau yang agung.
Jika beliau tidak pernah sekolah, bagaimana mungkin beliau (ﷺ) bisa menyampaikan fakta-fakta ilmiah yang tidak diketahui pada zamannya, tetapi baru ditemukan dalam 200 tahun terakhir? Bagaimana beliau tahu bahwa alam semesta mengembang (51:47)? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu tentang perkembangan bayi di dalam rahim ibu (22:7 dan 23:12-14)? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu bahwa bumi itu bulat (39:5) dan berputar (27:88)? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu bahwa matahari dan bulan bergerak dalam orbitnya (36:40)? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu tentang lapisan-lapisan gelombang di kedalaman samudra (24:40)? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu bahwa dada seseorang akan terasa sesak oleh tekanan jika mereka naik ke luar angkasa (6:125)?
Seperti yang akan kita lihat dalam Surah 30, bagaimana mungkin beliau (ﷺ) bisa menceritakan peristiwa masa depan, yang kemudian terjadi persis seperti yang beliau katakan? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu bahwa Romawi akan mengubah kekalahan mereka menjadi kemenangan atas Persia dalam 3-9 tahun (30:1-5)? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu bahwa Abu Lahab akan meninggal 10 tahun kemudian sebagai seorang kafir, meskipun banyak teman Abu Lahab akhirnya memeluk Islam (111:1-5)?
Bagaimana beliau (ﷺ) mengetahui beberapa detail yang tidak disebutkan dalam kitab apa pun sebelum beliau? Beliau (ﷺ) bahkan mengoreksi beberapa kesalahan dalam kitab-kitab tersebut, meskipun beliau (ﷺ) tidak pernah membacanya. Bagaimana beliau (ﷺ) mengetahui 3 mukjizat 'Isa (A.S.) dalam Al-Quran yang tidak ada dalam Alkitab: 1) bagaimana 'Isa (A.S.) berbicara saat beliau baru berumur beberapa hari untuk membela ibunya, 2) ketika beliau (A.S.) menciptakan burung dari tanah liat dan burung-burung itu menjadi hidup, 3) dan ketika beliau (A.S.) menurunkan hidangan penuh makanan dari langit untuk para sahabatnya (5:110-115)? Bagaimana beliau (ﷺ) mengetahui kisah Musa (A.S.) dan Al-Khidr (A.S.) (18:60-82), yang tidak disebutkan dalam Alkitab? Bagaimana beliau (ﷺ) tahu bahwa penguasa Mesir pada zaman Yusuf (A.S.) adalah seorang 'Raja,' bukan 'Firaun' seperti yang salah disebutkan dalam Alkitab?
Tidak mungkin bagi Nabi (ﷺ) untuk menyalin kitab-kitab sebelumnya karena beliau (ﷺ) tidak bisa membaca atau menulis, dan kitab-kitab tersebut pun tidak dalam bahasa Arab. Jika beliau (ﷺ) menyalinnya, bagaimana beliau (ﷺ) hanya mengambil fakta-fakta dan meninggalkan kesalahan-kesalahannya? Saya teringat kisah nyata seorang siswa yang menyalin semua yang ada di lembar jawaban siswa lain, termasuk namanya! Berdasarkan poin-poin ini, jelaslah bahwa tidak mungkin bagi Nabi (ﷺ) untuk menghasilkan Al-Qur'an. Oleh karena itu, pastilah Al-Qur'an itu diwahyukan kepadanya oleh Allah.

Wahyu Terakhir
47Dan demikianlah Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an ini), sebagaimana Kami telah menurunkannya kepada para rasul sebelumnya. Maka orang-orang yang telah Kami berikan Kitab (sebelumnya) dari kalangan orang-orang beriman, mereka beriman kepadanya (Al-Qur'an ini), dan sebagian dari mereka (penduduk Mekah) juga beriman kepadanya. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang kafir yang zalim. 48Dan engkau (wahai Nabi) tidak pernah membaca suatu Kitab pun sebelum (Al-Qur'an) ini (diturunkan kepadamu) dan engkau tidak (pula) menulisnya dengan tangan kananmu. Sekiranya (engkau bisa membaca atau menulis), niscaya orang-orang yang batil akan ragu-ragu. 49Sebenarnya (Al-Qur'an) ini adalah ayat-ayat yang nyata, yang tersimpan dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.
وَكَذَٰلِكَ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَۚ فَٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يُؤۡمِنُونَ بِهِۦۖ وَمِنۡ هَٰٓؤُلَآءِ مَن يُؤۡمِنُ بِهِۦۚ وَمَا يَجۡحَدُ بَِٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلۡكَٰفِرُونَ 47وَمَا كُنتَ تَتۡلُواْ مِن قَبۡلِهِۦ مِن كِتَٰبٖ وَلَا تَخُطُّهُۥ بِيَمِينِكَۖ إِذٗا لَّٱرۡتَابَ ٱلۡمُبۡطِلُونَ 48بَلۡ هُوَ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتٞ فِي صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَۚ وَمَا يَجۡحَدُ بَِٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّٰلِمُونَ49

BACKGROUND STORY
Para penyembah berhala mengatakan bahwa mereka tidak menerima Al-Qur'an sebagai bukti kenabian Muhammad (ﷺ). Sebaliknya, mereka menuntut mukjizat yang 'nyata', seperti tongkat Musa (A.S.). Sebagai Muslim, kita percaya bahwa setiap nabi datang kepada kaumnya. Musa (A.S.) datang kepada kaumnya, 'Isa (A.S.) datang kepada kaumnya, Salih (A.S.) datang kepada kaumnya, Hud (A.S.) datang kepada kaumnya, dan seterusnya. Setiap nabi melakukan mukjizat yang relevan dengan keahlian kaumnya. Maka Musa (A.S.) menantang para penyihir cerdik Firaun dengan tongkatnya, dan 'Isa (A.S.) menantang para tabib di zamannya dengan menghidupkan orang mati.
Yang membuat Muhammad (ﷺ) unik adalah bahwa beliau adalah nabi universal (7:158 dan 34:28). Mukjizat Musa (A.S.) dan 'Isa (A.S.) hanya bertahan dalam waktu singkat, tetapi mukjizat utama Muhammad (ﷺ) akan tetap ada hingga akhir zaman, selalu membuktikan bahwa beliau diutus oleh Allah. Penduduk Mekah (yang merupakan ahli bahasa Arab) seharusnya mampu mengenali Al-Qur'an sebagai mukjizat. Al-Qur'an dalam bahasa mereka sendiri, tetapi merupakan sesuatu yang tidak dapat mereka tandingi. {Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Katsir & Imam Al-Qurtubi}

WORDS OF WISDOM
Mungkin ada yang bertanya, "Al-Quran adalah mukjizat yang agung, tetapi apakah Nabi (ﷺ) juga melakukan mukjizat lain?" Nabi (ﷺ) melakukan banyak mukjizat. Imam Ibn Al-Qayyim menyatakan dalam kitabnya 'Ighathat Al-Lahfan' bahwa ada lebih dari 1.000 mukjizat yang dilakukan oleh Nabi (ﷺ). Mukjizat-mukjizat ini tercatat dalam banyak kitab sahih.
Berikut adalah beberapa dari mukjizat-mukjizat yang dilakukan oleh Nabi (ﷺ): Pembelahan bulan (QS. 54:1 & diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari); Al-Isra' wal-Mi'raj, perjalanan dari Makkah ke Yerusalem, lalu ke langit dan kembali, semuanya dalam satu malam yang sama (QS. 17:1, 53:3-18 & diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, Imam Muslim, & Imam Ahmad); melipatgandakan makanan, air, dan susu (diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Ahmad); air memancar dari sela-sela jari beliau ketika para sahabatnya tidak dapat menemukan air (diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari & Imam Muslim); menyembuhkan orang sakit (diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari); batu-batu terdengar memuji Allah di tangannya (diriwayatkan oleh Imam At-Tabarani); dan menceritakan peristiwa masa depan yang kemudian menjadi kenyataan, seperti yang akan kita lihat di awal Surah berikutnya.
Kaum Musyrikin Menuntut Tanda-tanda
50Mereka berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya tanda-tanda dari Tuhannya?" Katakanlah, "Wahai Nabi, tanda-tanda itu hanyalah di sisi Allah. Dan aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang jelas." 51Tidakkah cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab yang dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam Al-Qur'an ini terdapat rahmat dan peringatan bagi kaum yang beriman. 52Katakanlah, "Wahai Nabi, cukuplah Allah sebagai Saksi antara aku dan kamu. Dia mengetahui segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan orang-orang yang beriman kepada kebatilan dan kafir kepada Allah, merekalah orang-orang yang rugi yang sebenarnya."
وَقَالُواْ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ ءَايَٰتٞ مِّن رَّبِّهِۦۚ قُلۡ إِنَّمَا ٱلۡأٓيَٰتُ عِندَ ٱللَّهِ وَإِنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٞ مُّبِينٌ 50أَوَ لَمۡ يَكۡفِهِمۡ أَنَّآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ يُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَرَحۡمَةٗ وَذِكۡرَىٰ لِقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ 51قُلۡ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيۡنِي وَبَيۡنَكُمۡ شَهِيدٗاۖ يَعۡلَمُ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱلۡبَٰطِلِ وَكَفَرُواْ بِٱللَّهِ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡخَٰسِرُونَ52
Menyegerakan Azab
53Mereka mendesakmu, wahai Nabi, untuk menyegerakan azab. Sekiranya tidak ada waktu yang telah ditentukan, niscaya azab itu telah menimpa mereka. Tetapi azab itu pasti akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, saat mereka sama sekali tidak menduganya. 54Mereka mendesakmu untuk menyegerakan azab. Dan Jahannam pasti akan mengepung orang-orang kafir. 55Pada hari azab akan meliputi mereka dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah apa yang telah kamu kerjakan."
وَيَسۡتَعۡجِلُونَكَ بِٱلۡعَذَابِ وَلَوۡلَآ أَجَلٞ مُّسَمّٗى لَّجَآءَهُمُ ٱلۡعَذَابُۚ وَلَيَأۡتِيَنَّهُم بَغۡتَةٗ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ 53يَسۡتَعۡجِلُونَكَ بِٱلۡعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةُۢ بِٱلۡكَٰفِرِينَ 54يَوۡمَ يَغۡشَىٰهُمُ ٱلۡعَذَابُ مِن فَوۡقِهِمۡ وَمِن تَحۡتِ أَرۡجُلِهِمۡ وَيَقُولُ ذُوقُواْ مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ55
Verse 55: Azab mereka ditetapkan untuk Hari Kiamat.

BACKGROUND STORY
Kaum musyrikin menindas umat Muslim di Makkah selama bertahun-tahun. Ketika keadaan memburuk, Nabi (ﷺ) meminta para sahabatnya untuk melarikan diri dari penindasan di Makkah dan hijrah ke Madinah. Beberapa dari mereka bertanya, "Siapa yang akan menjaga kami di sana? Siapa yang akan memberi kami makan?" Maka turunlah ayat 29:60, memberitahu mereka untuk belajar dari hewan dan burung. Mereka tidak berjalan membawa uang atau lemari es, tetapi Allah selalu memberi rezeki dan menjaga mereka. {Diriwayatkan oleh Imam Al-Qurtubi}
Nabi (ﷺ) bersabda, "Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Dia akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung-burung. Mereka pergi di pagi hari dengan perut kosong, dan kembali di sore hari dengan perut kenyang." {Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidhi}

Nasihat untuk Kaum Mukmin yang Dizalimi
56Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bumi-Ku sungguh luas, maka sembahlah Aku saja. 57Setiap jiwa akan merasakan kematian, kemudian kamu semua akan dikembalikan kepada Kami. 58Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, pasti akan Kami tempatkan mereka di tempat-tempat tinggal yang tinggi di surga, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang berbuat baik! 59orang-orang yang sabar, dan bertawakal kepada Tuhan mereka! 60Betapa banyak makhluk bergerak yang tidak dapat menyediakan rezekinya sendiri! Allah-lah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga. Dia sungguh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui segala sesuatu.
يَٰعِبَادِيَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّ أَرۡضِي وَٰسِعَةٞ فَإِيَّٰيَ فَٱعۡبُدُونِ 56كُلُّ نَفۡسٖ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ 57وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُم مِّنَ ٱلۡجَنَّةِ غُرَفٗا تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ نِعۡمَ أَجۡرُ ٱلۡعَٰمِلِينَ 58ٱلَّذِينَ صَبَرُواْ وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ 59وَكَأَيِّن مِّن دَآبَّةٖ لَّا تَحۡمِلُ رِزۡقَهَا ٱللَّهُ يَرۡزُقُهَا وَإِيَّاكُمۡۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ60
Pertanyaan-pertanyaan kepada orang-orang musyrik
61Jika kamu bertanya kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi serta menundukkan matahari dan bulan?" Mereka pasti akan menjawab, "Allah!" Maka bagaimana mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)? 62Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan membatasinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. 63Dan jika kamu bertanya kepada mereka, "Siapakah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu menghidupkan bumi dengannya setelah matinya?" Mereka pasti akan menjawab, "Allah!" Katakanlah, "Segala puji bagi Allah!" Tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti. 64Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.
وَلَئِن سَأَلۡتَهُم مَّنۡ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَسَخَّرَ ٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُۖ فَأَنَّىٰ يُؤۡفَكُونَ 61ٱللَّهُ يَبۡسُطُ ٱلرِّزۡقَ لِمَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦ وَيَقۡدِرُ لَهُۥٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيم 62وَلَئِن سَأَلۡتَهُم مَّن نَّزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَأَحۡيَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ مِنۢ بَعۡدِ مَوۡتِهَا لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُۚ قُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِۚ بَلۡ أَكۡثَرُهُمۡ لَا يَعۡقِلُونَ 63وَمَا هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا لَهۡوٞ وَلَعِبٞۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلۡأٓخِرَةَ لَهِيَ ٱلۡحَيَوَانُۚ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ64
Orang-orang Kafir yang Tidak Bersyukur
65Apabila mereka berada di atas kapal yang dilanda badai, mereka berseru kepada Allah dengan mengikhlaskan agama bagi-Nya. Tetapi begitu Dia menyelamatkan mereka ke darat, mereka segera mempersekutukan-Nya. 66Maka biarkanlah mereka kufur terhadap apa yang telah Kami berikan kepada mereka, dan bersenang-senanglah mereka! Kelak mereka akan mengetahui.
فَإِذَا رَكِبُواْ فِي ٱلۡفُلۡكِ دَعَوُاْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ فَلَمَّا نَجَّىٰهُمۡ إِلَى ٱلۡبَرِّ إِذَا هُمۡ يُشۡرِكُونَ 65لِيَكۡفُرُواْ بِمَآ ءَاتَيۡنَٰهُمۡ وَلِيَتَمَتَّعُواْۚ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ66

BACKGROUND STORY
Penyembah berhala tidak pernah kehabisan alasan untuk tidak beriman kepada Allah. Menurut 28:57, mereka berdalih bahwa jika mereka mengikuti Islam, mereka akan diusir dari tanah mereka. Allah menjawab dengan memberitahu mereka untuk membuka mata mereka dan melihat bagaimana Allah menjadikan Makkah tempat yang aman, sedangkan kota-kota lain selalu dalam bahaya. Jika seseorang memasuki Baitullah, tidak ada yang bisa menyakiti mereka. Mereka sudah tahu bagaimana Allah melindungi kota itu dari Pasukan Gajah (105:1-5).
Makkah dikelilingi pegunungan, di tengah gurun, tanpa sungai atau danau. Daerah itu sangat panas di musim panas. Namun, orang-orang yang tinggal di sana memiliki banyak usaha dan sumber daya, termasuk buah-buahan yang berasal dari tempat lain. Jika Allah menjaga mereka dengan baik bahkan ketika mereka menyembah tuhan-tuhan palsu, apakah mereka berpikir Dia akan mengecewakan mereka jika mereka menerima-Nya sebagai satu-satunya Tuhan mereka?
Peringatan kepada Penyembah Berhala
67Tidakkah mereka melihat bagaimana Kami telah menjadikan (Makkah) tempat yang aman, padahal orang-orang di sekeliling mereka dirampas? Maka mengapa mereka masih percaya kepada kebatilan dan mengingkari nikmat Allah? 68Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau mendustakan kebenaran setelah datang kepadanya? Bukankah Jahannam itu tempat tinggal yang layak bagi orang-orang kafir?
أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّا جَعَلۡنَا حَرَمًا ءَامِنٗا وَيُتَخَطَّفُ ٱلنَّاسُ مِنۡ حَوۡلِهِمۡۚ أَفَبِٱلۡبَٰطِلِ يُؤۡمِنُونَ وَبِنِعۡمَةِ ٱللَّهِ يَكۡفُرُونَ 67وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ كَذَّبَ بِٱلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَهُۥٓۚ أَلَيۡسَ فِي جَهَنَّمَ مَثۡوٗى لِّلۡكَٰفِرِينَ68
Pertolongan Allah kepada Orang-orang Beriman
69Adapun orang-orang yang berjuang di jalan Kami, niscaya Kami akan menunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat kebaikan.
وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ فِينَا لَنَهۡدِيَنَّهُمۡ سُبُلَنَاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ69